Studi Baru: Kesuksesan Pendidikan Anak Dipengaruhi oleh Gen Orang Tua

kesuksesan pendidikan anak
Foto: www.xframe.io

Pernah bertanya-tanya faktor apa saja yang bisa memengaruhi kesuksesan pendidikan anak? Sebuah penelitian baru yang dari UCL dan diterbitkan di American Journal of Human Genetics menunjukkan satu hal yang cukup mengejutkan. Yakni, kesuksesan pendidikan anak tergantung pada gen yang mereka warisi dan juga yang tidak.

Apa yang Dilakukan Studi Ini?

Untuk studi ini, para peneliti meninjau dan menganalisa 12 studi dari sejumlah negara dan menggunakan metode yang disebut polygenic scoring. Ini untuk mempelajari pengaruh varian jutaan genetik terhadap pencapaian pendidikan pada hampir 40.000 pasangan orang tua dan anak.

Hasilnya? Studi ini mengonfirmasi bahwa gen yang seseorang warisi secara langsung sangat berpengaruh terhadap pencapaian pendidikan anak. Bagaimana dengan gen yang tidak diwarisi? Gen yang berhubungan dengan level pendidikan orang tua sendiri dan yang kemudian memengaruhi gaya hidup dan lingkungan yang diberikan kepada anak pun juga penting dan berpengaruh.

Dengan kata lain, anak-anak menyerupai orang tua mereka karena faktor alami (nature) yakni gen, dan fakor lingkungan dan pengasuhan mereka (nurture). Dan dua hal ini, nature dan nurture, saling berkaitan.

Kok bisa, ya?

Ibu dan ayah masing-masing mewariskan setengah dari gen mereka ke anak-anak mereka. Dan meski setengah lagi tidak diteruskan ke anak, hal ini tetap memengaruhi kepribadian orang tua dan akhirnya anak-anak. Misalnya saja, orang tua yang suka belajar kemungkinan suka membaca, sehingga pada akhirnya mengajarkan hal yang sama kepada keturunannya.

Konsep ini—di mana gen orang tua memengaruhi pencapaian dari keturunan mereka dengan membentuk lingkungan di sekitar mereka—disebut pengasuhan genetik (genetic nurture). Yakni sebuah konsep yang menggambarkan bagaimana gen orang tua secara tidak langsung memengaruhi karakter anak-anak mereka.

Apa Arti Hasil Studi Ini Bagi Orang Tua dan Kesuksesan Pendidikan Anak?

Penelitian ini menemukan bahwa pengasuhan genetik memengaruhi kesuksesan pendidikan dengan porsi hampir setengah dari warisan genetik.

“Studi ini memperlihatkan bagaimana kompleknya hubungan antara gen dan lingkungan. Meski studi kami menggunakan metode genetik, tapi buktinya kuat bahwa lingkungan sama pentingnya dengan genetik ketika membicarakan pendidikan,” kata Dr. Jean-Baptiste Pingault, peneliti utama.

Studi ini menegaskan bahwa dua hal ini saling melengkapi. Faktor yang pertama sepenuhnya memang tergantung pada warisan sehingga tidak ada yang bisa dilakukan orang tua. Namun, apa yang orang tua lakukan dan pilih, memberikan kontribusi penting untuk kesuksesan pendidikan anak.

Dari hasil penelitian ini, para ilmuwan ingin membuktikan bahwa ada cara untuk memutus rantai kemiskinan lintas generasi.

Namun, “masih terlalu dini untuk mengatakan apakah yang paling penting apa yang terjadi di dalam keluarga (orang tua membacakan buku kepada anak, contohnya) atau di luar keluarga (memilih sekolah dan aktivitas),” kata Dr Biyao Wang, penulis utama.

Selanjutnya studi ini berharap menemukan pengasuhan genetik seperti apa yang efektif dan paling penting dalam mendorong dan mendukung anak untuk sukses. Sembari menunggu hasil peneltiian selanjutnya, yuk ciptakan lingkungan terbaik agar anak menikmati sesi belajar.