Aha! Kebiasaan Lugu Ini Bisa Membahayakan Tulang Belakang

Foto: www.gettyimages.com

Ah, tulang belakang–sebuah bagian tubuh yang seringkali terlupakan; istilah anak Jakarta Selatan, ‘take it for granted‘. Padahal keberadaannya super duper penting. Oleh karenanya untuk menjaga kondisi dan kesehatan tulang belakang, baca artikel ini sampai habis.

Ini Kebiasaan yang Membahayakan Tulang Belakang dan Postur Tubuh

Foto: www.shutterstock.com

Menurut chiropractor Tinah Tan dari Klinik Citylife Sehat, kebiasaan sehari-hari yang tampak tidak berbahaya dan ternyata membahayakan tulang belakang dan postur tubuh tergantung pekerjaan seseorang. Misalnya, kamu adalah seorang ibu rumah tangga dan suka memasak. “Seringkali nyiapin sayur biasanya duduk di lantai. Tapi lutut jadi tertekuk dan itu bikin sakit lutut,” jelasnya.

Di sisi lain, jika kamu seorang pekerja kantoran, high heels adalah salah satu ancaman bagi tulang belakang. Bukan berarti tidak boleh. “Boleh-boleh aja pakai high heels, tapi mesti tahu kondisi kakinya,” paparnya. Jika high heels adalah teman kehidupan 9-5 kamu, pastikan melakukan peregangan dengan mengangkat telapak kaki. Ini berfungsi untuk menjaga otot kaki dan memastikannya tidak dalam kondisi tertarik sepanjang waktu.

Oh, bagaimana dengan mahasiswa? Tas ransel yang berisikan kulkas buku-buku tebal adalah sesuatu yang membuat tulang punggung tidak nyaman. Dan satu gerakan ini dilakukan hampir semua orang–dan ternyata berbahaya: penggunaan smartphone yang membuat lehermu terus menunduk. “Lama-lama bisa bikin saraf tulang belakang tertarik,” katanya.

Definisi Posisi Tubuh yang Tepat

Foto: www.unsplash.com

“Ada yang namanya argonomik, yaitu pada saat kita berdiri harus sesuai dengan garis gravitasinya. Telinga, pundak dan pinggul berada dalam satu garis lurus. Simetris,” jelasnya.

Sementara saat duduk Dokter Tinah menyarankan agar menyesuaikan tinggi badan dengan instrumen yang digunakan. “Dan penting juga untuk tidak duduk dalam waktu lama. Satu jam duduk, lalu berdirilah sebentar. Kemudian duduk lagi. Sebaliknya, jika bekerjanya berdiri, selingi dengan duduk selama satu menit. Jadi ada jeda,” bebernya.

Bagaimana dengan posisi tubuh saat melakukan aktivitas favorit kita, yakni tidur? Tidak boleh tengkurap; miring dan telentang diperbolehkan. “Tidur itu lama, lebih dari lima jam, jadi harus dilakukan dalam posisi yang benar. Jika tidak, otomatis tulang belakangmu akan tidak sehat.“ Dan membicarakan tentang tidur, jadi teringat bantal. “Pilihlah bantal yang sesuai dengan lengkung leher dan lebar bahu kita,” paparnya. Untuk info lebih lanjut, hubungi chiropractor langgananmu.

Ini yang Harus Kamu Lakukan untuk Mencegah Sakit pada Tulang Punggung

Foto: www.shutterstock.com

Untuk pekerja, gunakan back support untuk mencegah sakit pinggang dan menjaga posisi tulang belakang. Lalu, untuk sepatu, pastikan penopang kaki atau insol menopang kaki dengan baik. Tidak menyebabkan kaki nyeri saat bergerak.

Pena atau duit logam terakhirmu terjatuh ke lantai? Membungkuk terlebih dahulu, dan tekukkan kedua lutut dengan sempurna sebelum mengambil barang yang tercecer.

Dan jangan menunduk terlalu lama, baik itu saat mengetik di depan komputer/laptop ponsel. Dan jika kamu membawa sesuatu yang berat di tangan, begini cara membawanya: bawa barang dengan posisi tangan mendekati tubuh (jangan ada jarak antara paha dan tangan).

Tanda-Tanda bahwa Tulang Belakangmu Bermasalah

Foto: www.shutterstock.com

Pertama-tama bisa dideteksi dari keluhan dan rasa tidak nyaman saat beraktivitas. “Dan jangan sepelekan juga rasa kaku dan rasa kesemutan,” ungkapnya.

Atau jika kamu merasa punggungmu miring, bengkok atau tidak tegak saat berdiri. Untuk kondisi ini sebaiknya konsultasikan ke ahli fisio atau chiropractor. Atau, intinya jika terjadi nyeri atau rasa tidak nyaman yang berlarut-larut di area sekitar punggung, jangan remehkan. Kunjungi ahli secepatnya.

Ingin agar tulang punggungmu tetap sehat? Lakukan konsultasi dan pengecekan setahun dua kali. “Mirip konsultasi dengan dokter gigi, jadi pemeriksaan tulang belakang pun harus rutin. Jangan sampai menunggu saraf terjepit, baru terapi, ” ujarnya

Kemana harus konsultasi? “Untuk tulang belakang bisa diperiksakan ke dokter, karena terus terang belum ada yang namanya dokter tulang belakang. Atau ke chiropractor, atau dokter fisio,” terangnya.

Makanan Ini Bisa Membantu Tulang Tetap Sehat

Foto: www.shutterstock.com

“Mulailah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium karena tulang belakang itu bertumbuh dan butuh kalsium, misalnya susu atau ikan.”

Lalu, jangan anggap remeh air putih! Air tanpa rasa ini ternyata bermanfaat menjaga kesehatan sendi di tulang belakang. Selain itu, pastikan kamu terpapar sinar matahari yang cukup untuk mendapatkan vitamin D yang berfungsi membantu mengolah makanan.

Di sisi lain, adakah makanan yang tidak begitu baik untuk tulang belakang? “Makanan seperti gluten atau tepung juga bisa membuat tulang belakang jadi kaku. Jadi, cegah dengan mengurangi konsumsi hal itu,“ sarannya.

Selanjutnya: olahraga ini sempurna untuk menjaga kesehatan sendi dan tulang.