FYI, Masker Menjadi Kurang Efektif Jika Kamu Batuk Lebih dari Sekali

keefektifan masker
Foto: www.gettyimages.com

Cuci tangan dengan benar. Lakukan social distancing. Itu, plus menggunakan masker wajah dianjurkan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Alasannya, ketika seseorang yang sudah terinfeksi batuk, bersin atau meludah saat berbicara, masker wajah bisa memblokir droplet respitori mampir ke orang lain. Akan tetapi, sebuah penelitian baru, yang dipublikasikan di Physics of Fluids, memperlihatkan bahwa meski keefektifan masker menjadi berkurang ketika seseorang batuk berkali-kali.

Bagaimana Peneliti Menemukan Hasil Ini?

Penelitian dari Universitas Nicosia di Cyprus menggunakan simulasi komputer untuk mereplika pola aliran droplet respiratori saat seseorang batuk berkali-kali dan memakai masker. Ternyata, kemampuan masker wajah memfilter droplet menjadi kurang efektif ketika batuk berulang-ulang.

Penasaran jumlah batuk yang dimaksudkan para peneliti ini? Setelah 10 siklus batuk, keefektifan masker bisa turun sekitar 8 persen. Dan jika kamu penasaran seberapa keras jenis batuk yang dikeluarkan, studi ini mengatakan bahwa jenis batuk yang dilakukan di sini tergolong dalam batuk sedang.

“Kami berpendapat bahwa penurunan efisiensi akan lebih signifikan jika batuknya keras, dan penggunaan maskernya lebih lama,” tulis studi tersebut.

Jadi, Apakah Masker Wajah Masih Perlu Dipakai?

Ah, ini pertanyaan yang mungkin memenuhi pikiranmu saat ini. Jika keefektifan masker berkurang saat kita batuk, masih perlukah dipakai?

Meski begitu, masker wajah tetap bisa mengurangi jarak airborne droplet berkelana. Tanpa masker, mereka bisa menempuh perjalanan hampir 1 meter. Dan dengan masker, jarak tersebut bisa dipotong hingga setengahnya. Plus, jumlah droplet juga berkurang jika memakai masker wajah. Jadi, masker wajah wajib dipakai saat kamu berada di ruang publik.

Meski begitu, para peneliti menekankan bahwa masker wajah tidak cukup untuk mencegah transmisi baik di dalam atau luar ruangan. Pasalnya, angin bisa membuat droplet tersebut berkelana bermeter-meter jauhnya. Oleh karena itu, social distancing tetap harus dilakukan untuk mencegah penyebaran coronavirus ini. Plus, tetap tinggal di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak untuk bepergian.

Selanjutnya: Jaga kesehatanmu dengan mengonsumsi 10 makanan dengan kandungan serat paling tinggi ini.

podcast button