Ingin Hidangan Lebih Enak? Tambahkan Kecap Ikan Agar Lebih Gurih

kecap ikan
Foto: www.shutterstock.com

Untuk mendapatkan hidangan yang enak dan lezat, tentunya hal ini akan dipengaruhi oleh bahan masakan yang digunakan. Dan salah satu caranya adalah dengan menambahkan kecap ikan yang akan memberikan rasa yang gurih dan aroma yang khas.

Jika kamu mulai tertarik untuk menggunakan kecap yang difermentasi dari ikan ini, maka kamu berada di laman yang tepat. Karena LIMONE telah merangkum serba-serbi fish sauce dan bahan pengganti kecap yang satu ini.

Apa Itu Kecap Ikan?

kecap ikan
Foto: www.unsplash.com

Kecap ikan atau yang sering disebut dengan nam pla dalam bahasa Thailand merupakan salah satu bahan populer yang terbuat dari ikan teri asin atau ikan lainnya yang telah difermentasi hingga dua tahun. Biasanya bahan ini paling sering digunakan dalam masakan Asia Tenggara, yang akan memberikan rasa umami yang gurih dan enak pada hidangan.

Umami merupakan istilah Jepang yang juga dikenal sebagai rasa kelima. Rasa ini berasal dari tiga zat yang dapat ditemukan pada protein nabati dan hewani, dan fish sauce kaya akan zat tersebut.

Tak hanya memiliki rasa yang unik, cairan berwarna cokelat ini juga kaya akan nutrisi, termasuk asam amino esensial, vitamin taurin, dan sejumlah peptide bioaktif yang terbentuk ketika menguraikan protein dan lemak ikan mentah saat fermentasi.

Karena dapat meningkatkan rasa asin, menjadikan kualitas kecap ikan dapat digunakan sebagai pengganti natrium klorida dalam makanan tanpa mengurangi intensitas rasanya.

Cara Memilih Kecap Ikan

Foto: www.rawpixel.com

Terdapat beberapa cara mudah untuk memilih kecap yang berasal dari ikan, yakni:

Pilih berdasarkan negara asal

Saat ini fish sauce sebagian besar diproduksi dari beberapa negara, mulai dari nam pla yang berasal dari Thailand, dan nouc mam dari Vietnam. Selain itu sebenarnya terdapat pula kecap ikan yang berasal dari Jepang, Korea, Tiongkok, dan Indonesia. Karena beragamnya negara yang memproduksi, tentunya hal ini akan memengaruhi rasa dan aroma kecap.

Periksa bahan kecap

Pada umumnya, kecap ini akan berasal dari fermentasi ikan teri dan garam. Akan tetapi, terdapat pula beberapa produk yang menambahkan bahan lainnya seperti gula. Kecap yang tidak mengandung gula akan memiliki rasa kuat dan dapat digunakan sebagai saus. Sementara kecap dengan gula akan cocok untuk ditambahkan ke dalam masakan berkuah, seperti sup atau kaldu.

Pilih ukuran kemasan yang sesuai

Karena terbuat dari ikan yang difermentasi, tentunya semakin lama kamu menyimpan kecap ini maka aroma dan rasa yang dihasilkan akan lebih kuat dan lebih asin. Maka jika kamu jarang menggunakan kecap ikan, sebaiknya pilihlah kemasan yang berukuran kecil. Jangan lupa untuk menyimpan kemasan tersebut di dalam lemari es agar kesegarannya tetap terjaga.

Perbedaan Kecap Ikan dengan Kecap Lain

kecap ikan
Foto: www.unsplash.com

Berikut beberapa perbedaan antara kecap ikan dengan saus tiram dan kecap asin.

Kecap ikan vs. saus tiram

Meski sama-sama bisa digunakan untuk makanan yang ditumis, namun fish sauce dan saus tiram memiliki perbedaan yang jelas. Fish sauce memiliki tekstur lebih cair, bening, dan asin, sementara saus tiram mempunyai rasa yang manis dan sedikit garam, dan aromanya tidak sekuat kecap ikan.

Kecap ikan vs. kecap asin

Walau keduanya merupakan hasil dari fermentasi, akan tetapi kecap asin merupakan fermentasi dari kedelai dan gandum. Sementara fish sauce terbuat dari ikan yang difermentasi sehingga menghasilkan cairan yang asin, amis, dan gurih.

Dari segi tampilan pun keduanya memiliki warna yang berbeda. Soy sauce memiliki warna cokelat tua yang pekat dan tidak tembus cahaya, sementara fish sauce berwarna cokelat yang lebih terang dan bening.

Kedua kecap ini pun memiliki aroma yang sangat berbeda, di mana kecap yang berasal dari fermentasi ikan ini akan menawarkan bau yang khas dan beberapa orang menganggapnya tidak enak. Sedangkan kecap asin memiliki aroma yang tidak kuat.

Pengganti Kecap Ikan

Foto: www.freepik.com

Jika kamu masih sulit untuk mengonsumsi fish sauce, baik itu karena rasa, aroma, atau bahkan karena alergi, maka berikut bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai pengganti kecap yang difermentasi dari ikan.

Kecap ikan vegan

Jika kamu memiliki alergi terhadap ikan namun ingin merasakan cairan yang berwarna cokelat yang terbuat dari fermentasi ikan ini, maka tidak perlu khawatir karena kini terdapat fish sauce vegan. Penyedap rasa ini biasanya terbuat dari jamur shiitake, amino cair, dan kecap.

Amino cair merupakan asam amino bebas yang diekstraksi dari nira kelapa yang difermentasi. Atau bisa juga terbuat dari kedelai terhidrolisis yang dicampur dengan air dan garam. Tak hanya itu, jamur juga mengandung asam amino yang dapat membuat hidangan terasa umami.

Rumput laut

Rumput laut merupakan tanaman yang tumbuh di air. Karena tinggi akan asam amino glutamat, menjadikan rumput laut juga kaya akan rasa umami. Sehingga sering kali tanaman ini ditambahkan ke sup pada beberapa masakan Jepang dan Korea. Terdapat beberapa rumput laut yang tinggi glutamat, di antaranya adalah nori dan kombu.

Jika kamu ingin mengurangi rasa umami yang ada, maka pilihlah ruput laut wakame yang memiliki kandungan glutamat lebih rendah. Sementara untuk alternatif fish sauce, maka kamu bisa menggunakan rumput laut segar dan kering.

Coconut amino

Coconut amino ternyata berasal dari nira kelapa yang difermentasi, sehingga menjadi bahan yang mudah untuk ditambahkan ke dalam hidangan. Amino kelapa ini juga kaya akan rasa umami yang memiliki warna gelap dan sedikit lebih manis dibandingkan kecap yang terbuat dari ikan.

Tak hanya itu, coconut amino juga mempunyai kandungan sodium yang lebih rendah yakni 90-130 mg. Sementara fish sauce mengandung berbagai macam natriun sebanyak 320-600 mg per sendok teh (lima m).

Tamari

Tamari merupakan sejenis kecap yang diproses secara berbeda dari kecap tradisional lainnya. Di dalamnya terdapat air, garam, dan pasta miso yang mengandung kedelai. Selain itu, kecap ini juga mengandung sedikit atau bahkan tanpa gandum, sehingga menjadi pilihan yang cocok untukmu yang menghindari gluten.

Kamu bisa mengganti fish sauce dengan tamari, karena kecap yang satu ini juga memiliki rasa umami yang lebih kaya, lebih kuat, dan tidak terlalu asin. Hal tersebut tentu dipengaruhi oleh kandungan protein kedelainya yang lebih tinggi.

Saus Worcestershire

Saus Worcestershire atau yang dikenal dengan sebutan kecap Inggris ini terbuat dari ikan teri, molase, asam, cuka, cengkeh, bawang, dan bumbu lainnya. Dengan memiliki rasa yang gurih dan kuat, serta menggunakan ikan teri yang difermentasikan selama 18 bulan, tentunya bahan ini bisa menjadi alternatif yang lezat untuk fish sauce.

Kaldu jamur dan kecap asin

Jika kamu ingin mengganti fish sauce untuk ditambahkan ke dalam sup, maka cobalah untuk membuat kaldu jamur yang dicampur dengan asin. Untuk membuatnya cukup mudah, kamu hanya perlu menyiapkan tiga sampai empat gelas air dan ¼ hingga ½ ons jamur shiitake. Setelah itu, campurkan 45 ml kecap asin, dan didihkan selama 15 menit.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Kecap yang difermentasikan dari ikan ini ternyata dapat digunakan sebagai bahan penambah rasa pada hidangan. Meski memiliki rasa dan tekstur yang berbeda, terkadang fish sauce sering dianggap sama dengan kecap asin atau pun saus tiram. Padahal sebenarnya, ketiga hal tersebut berbeda.

Memiliki rasa yang unik serta menawarkan rasa umami, ternyata tidak semua orang bisa mengonsumsinya, terlebih jika kamu memiliki alergi terhadap ikan. Namun jangan khawatir karena kamu bisa mendapatkan rasa umami yang gurih dengan mengonsumsi alternatif lain yang mirip dengan  rasa dari kecap ikan.