Kalori Nasi Merah—Benarkah Lebih Sehat Dibanding Nasi Putih?

kalori nasi merah
Foto: www.canva.com

Ketika menjalani proses diet atau ingin mengurangi kadar gula, sebagian orang lebih memilih nasi merah yang dipercaya lebih sehat. Namun sebenarnya, berapa banyak kalori nasi merah? Apakah benar sumber karbohidrat ini memiliki manfaat yang lebih dibanding saudara kembarnya?

Simak penjelasan dari dr. Cindiawaty J Pudjiadi MARS, MS, SpGK, seorang Spesialis Gizi Klinik dari RS Medistra, RS Brawijaya Antasari, dan RSIA Bunda, yang akan membahas terkait kalori nasi merah dan cara memilih sumber karbohidrat untuk dikonsumsi.

Apa Perbedaan Nasi Merah dan Nasi Putih?

kalori nasi merah
Foto: www.pexels.com

Menurut Dokter Cindy, sesungguhnya “nasi merah dan nasi putih sama-sama merupakan sumber karbohidrat. Hanya saja, nasi merah memiliki tambahan serat dan juga vitamin di dalamnya,” ujarnya.

Selain itu, “kalori yang ada di dalam nasi merah juga sebenarnya hampir sama dengan nasi putih. Jadi, sekitar 100 gram nasi merah berkisar 175 kalori di dalamnya,” lanjutnya.

Tak hanya kalori nasi merah, sumber karbohidrat ini juga mengandung lemak total sebanyak 3 gram, sementara untuk karbohidratnya sebanyak 86 gram, dan proteinnya 8,7 gram.

Apakah Benar Nasi Merah Dianggap Lebih Sehat?

Foto: www.freepik.com

Meski sama-sama menjadi sumber karbohidrat, namun “nasi merah mengandung serat dan juga vitamin B di dalamnya. Sehingga jika dibandingkan dengan nasi putih, maka nasi merah dianggap menjadi asupan yang lebih sehat,” ungkap Dokter Cindy.

Berkat hal tersebut, nasi merah memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. “Jadi bisa digunakan sebagai sumber tenaga karena nasi merah merupakan sumber karbohidrat, sama seperti nasi putih," ujarnya.

"Hanya memang, baik itu nasi merah maupun nasi putih, yang perlu kita perhatikan adalah porsinya yang harus sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” lanjutnya.

Namun sayangnya, kandungan vitamin B yang ada di beras merah “belum bisa memenuhi nutrisi vitamin B dalam tubuh, tetapi bisa membantu untuk memenuhinya. Sehingga cobalah untuk mengonsumsi makanan secara bervariasi, agar kecukupan vitamin tersebut dapat terpenuhi,” anjurnya.

Lantas, apakah benar bahwa kalor nasi merah bisa membantu menurunkan berat badan? “Nasi merah dapat membantu penurunan berat badan. Akan tetapi, hal ini tergantung dari banyaknya konsumsi nasi merah dan total asupan per hari yang dikonsumsi,” katanya.

Bagaimana Cara Mengonsumsi Nasi Merah yang Tepat?

kalori nasi merah
Foto: www.freepik.com

Meski kalori nasi merah hampir serupa dengan nasi putih, dan sama-sama merupakan sumber karbohidrat, "maka asupan yang satu ini bisa dikonsumsi pada waktu jam makan besar. Baik itu makan pagi, makan siang, atau makan malam,” tutur Spesialis Gizi Klinik yang satu ini.

Namun Dokter Cindy juga mengingatkan bahwa “terkait dengan porsinya, hal ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Sebab, sumber karbohidrat yang satu ini jika dikonsumsi secara berlebihan pasti akan berkontribusi pada kalori yang dikonsumsi. Hal ini juga nantinya bisa menimbulkan efek samping,” lanjutnya.

Bagaimana Cara Memilih Sumber Karbohidrat yang Ingin Dikonsumsi?

Foto: www.canva.com

Mungkin kamu merasa bimbang, harus mengonsumsi nasi merah atau nasi putih. Menurut Dokter Cindy, “bila memungkinkan untuk mengonsumsi nasi merah, maka tidak ada salahnya untuk mengonsumsi asupan nutrisi yang satu itu. Karena di dalamnya terdapat tambahan serat dan vitamin, sehingga lebih sehat,” ujarnya.

Akan tetapi, “kalau masih belum bisa memakan nasi merah, dianjurkan untuk mencampurkan nasi putih dan nasi merah ke dalamnya. Atau jika baru bisa mengonsumsi nasi putih terlebih dahulu, tidak ada salahnya untuk menambahkan sayuran ke dalam makanan. Sehingga nantinya terdapat tambahan serat, vitamin, dan mineral,” sarannya.

Kesimpulan

Foto: www.canva.com

Perlu diketahui bahwa “tubuh memerlukan asupan nutrisi yang bergizi lengkap dan seimbang. Sehingga, kamu tetap memerlukan sumber karbohidrat, sumber protein, sumber lemak terutama lemak sehat, sumber vitamin, serta mineral,” katanya.

Dokter Cindy menuturkan bahwa lemak sehat yang bisa dikonsumsi adalah yang terdiri dari lemak Omega-3, lemak Omega-6, dan Lemak Omega-9.

Sehingga, “jika kita mengonsumsinya secara bergizi lengkap dan seimbang, maka nantinya kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dapat terpenuhi secara maksimal,” imbuhnya.

Dokter Cindy berpesan agar cobalah memulai hidup sehat dengan mengonsumsi karbohidrat yang bersifat karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau havermout.

"Sehingga nantinya kita akan mendapatkan tambahan dari seratnya. Serta, penyerapannya juga lebih pelan. Untuk itu risiko kita terkena penyakit diabetes jadi bisa berkurang, begitu juga dengan risiko kegemukan,” paparnya.

Selain itu, “ketika mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, maka kita akan cenderung untuk memakannya secara tidak berlebihan, dan rasa kenyangnya pun tetap akan menjadi lebih lama. Namun, memang semua makanan tetap tidak boleh dimakan secara berlebihan, karena di dalamnya mengandung kalori,” lanjutnya.