Kok Bisa Stres Menyebabkan Jerawat? Dan Bagaimana Mengatasinya?

Foto: www.stocksy.com

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan jerawat, dan sebagian bisa diatasi dengan perawatan kulit. Tapi ada satu hal yang mengakibatkan jerawat—dan sulit dikontrol: stres. Yep. Dan jerawat akibat stres sering kali terjadi pada orang dewasa (termasuk saya dan kamu).

Menurut dr.Mungky Sukarnadi,Sp.KK,M.Kes dari Klinik Lettice Dermatology dan ES HA SKIN CENTER, ada empat faktor utama yang menyebabkan jerawat yaitu peningkatan produksi sebum oleh kelenjar sebasea, sumbatan pada folikel, kolonisasi bakteri p.acnes dan adanya inflamasi.

Lalu di manakah posisi jerawat akibat stres? “Pada saat stres terjadi pengeluaran hormon ‘stres’ yang disebut kortisol. hormon ini meningkatkan produksi sebum dan minyak di wajah menjadi lebih banyak. Ini membuat muka jadi jauh lebih gampang berjerawat. Selain itu, pas lagi stres keseimbangan hormon secara umum juga jadi terganggu. Hal inilah yang membuat jerawat akibat stres jadi tambah parah,” paparnya melalui email.

Lebih lanjut Mungky menjelaskan bahwa hormon kortisol juga menyebabkan reaksi peradangan atau inflamasi pada tubuh. “Respon inflamasi ini dapat membuat jerawat semakin banyak,” tegasnya.

Bagaimana Membedakan Jerawat Stres dan Jerawat Datang Bulan?

jerawat akibat stres
Foto: www.stocksy.com

Hm, katanya ada cara mengenali jenis jerawat—benarkah?

“Secara klinis kita tidak dapat membedakan bentuk jerawat akibat stres atau faktor lainnya,” jawabnya. Mungky menjelaskan gambaran klinis dari jerawat bersifat polimorfik, artinya bermacam-macam. “Bentuk non-inflamasi yaitu komedo (whitehead, blackhead) sedangkan bentuk inflamasi (peradangan) berupa papul, pustul dan nodul. “

Sementara jika ingin membandingkannya dengan jerawat yang tiba-tiba menyerbu pada saat periode menstruasi, Mungky mengatakan bahwa secara klinis kedua jerawat (stres dan akibat datang bulan) tidak bisa dibedakan.

“Jerawat pada saat menstruasi itu disebabkan oleh faktor siklus menstruasi yang rata-rata berlangsung selama 28 hari. Sepanjang siklus itu, beberapa hormon tubuh berubah, seperti hormon estrogen dan progesteron.”

Mungky membeberkan bahwa selama 14 hari pertama, produksi hormon estrogen meningkat sedangkan progesteron baru meningkat pada 14 hari berikutnya. Pada saat yang sama, produksi hormon testosteron tidak berubah. “Testosteron adalah hormon reproduksi pria, tapi wanita juga memilikinya dalam jumlah sedikit,” jelasnya. Nah walaupun sedikit, jumlah testosteron selama menstruasi cenderung lebih tinggi dibandingkan estrogen dan progesteron.

“Tingginya kadar progesteron beberapa saat sebelum menstruasi dan naiknya kadar testosteron menjelang menstruasi akan mengaktifkan kelenjar minyak dan menyebabkan sumbatan pada pori-pori kulit. Keadaan ini membuat bakteri P. acnes dapat berkembangbiak dan menyebabkan peradangan pada kulit dalam bentuk jerawat. Inilah sebabnya jerawat sering muncul pada saat menstruasi.”

Apakah Jerawat Stres Selalu Muncul di Titik Tertentu? Dan Bagaimana Mengatasinya?

jerawat akibat stres
Foto: www.gettyimages.com

Ada yang bilang jerawat akibat stres selalu muncul di titik yang sama.

“Jerawat akibat stress tidak memiliki lokasi tertentu,” tegasnya. “Jerawat timbul di daerah yang memiliki kelenjar sebasea yang banyak seperti wajah, dada, bahu dan punggung.”

Jadi, jerawat akibat stres bisa muncul di titik-titik yang berbeda di tubuh. Satu hal yang membuat penasaran: di mana pun lokasi jerawat itu, adakah cara efektif untuk mengobatinya?

Mungky menjelaskan bahwa ada aturan dasar yang wajib kamu lakukan untuk mengurangi jerawat akibat stres:

  • Bersihkan wajah secara teratur.
  • Jaga kebersihan dan tidak memencet jerawat.
  • Hindari sabun jerawat yang mengandung scrub karena akan membuat jerawat semakin parah.
  • Ganti atau gunakan skincare yang anti jerawat dan non-comedogenic.
  • Hindari menggunakan makeup.
  • Konsultasikan ke dokter spesialis kulit dan kelamin (dermatovenereologist) apabila jerawat tidak segera membaik dan bertambah parah.
  • Tidur cukup dan hindari begadang.
  • Konsumsi buah-buahan, sayuran serta air mineral yang cukup untuk tubuh. Batasi junkfood.
  • Olahraga secara teratur.

Dan apa pun olahraga yang kamu pilih, hindari mengatakan hal ini pada mereka yang memiliki masalah jerawat.

podcast button