Introver dan Ekstrover: Keduanya Bisa Stres Akibat Bersosialisasi

Foto: www.shutterstock.com

Yep, kamu tidak salah baca. Jika selama ini yang sering terdengar hanya introver yang merasa kering dan tandus setelah bersosialiasi—ternyata teman-teman ekstrover juga bisa merasakan hal yang mirip. Sebuah tulisan di Thrive Global menegaskan hal itu. Lalu, bagaimana memulihkan diri dari social burnout? Para introver dari jaman Hawa mungkin sudah tahu triknya (matikan WhatsApp, di dalam kamar, nonton Netflix, nonton drakor—dengan zero human interaction). Tapi bagaimana dengan para ekstrover dan ambiver dalam mengatasi stres akibat bersosialisasi? Berikut penjelasannya.

Bagi para ekstrover

Apakah kamu orang ceria dan sangat luwes jika menghadiri acara sosial apa pun? Ekstrover memang cenderung bersemangat ketika dikelilingi banyak, tapi sering kali jatuh ke dalam jebakan ‘seakan-akan ada tekanan untuk selalu lucu dan membuat orang lain senang’. Dan itu terkadang bikin kamu tertekan dan capek banget. Salah satu untuk menghindari hal ini: ingatkan diri bahwa “kamu tidak bertanggung jawab atas kebahagian orang lain,” tulis media tersebut. Sesekali berikan break kepada diri sendiri, dan bertindak sebagai pendengar alih-alih penghibur semua orang.

Bagi para ambiver…

Ibarat warna, kamu adalah abu-abu. Ibarat kucing, kamu adalah ras campuran. Kombinasi introver dan ekstrover. Untuk mencegah stres akibat ngobrol sana-sini, ketawa-ketiwi dengan berbagi grup, kuncinya adalah “mindfulness“. Miliki kemampuan untuk mendeteksi dan memilih kapan sisi introver dan ekstrover kamu keluar. Kapan harus mengiyakan undangan, kapan sebaiknya menolak dan berdiam diri di rumah. “Ambiver butuh diisi ulang secara internal dan sosial agar bisa berfungsi secara optimal,” ujar Adam Grant, Ph.D, seorang profesor psikiologi, kepada publikasi tersebut.

Bagi para introver…

Seperti yang sudah disebutkan di atas, introver sebaiknya menyediakan waktu solitude sebelum dan sesudah menghadiri pesta dan acara meriah lainnya. Jika ada pesta malam ini, kalau bisa atur jadwal agar tidak ada rapat besar sejam sebelumnya. Ini akan membantu untuk kembali berenergi dan daya bateraimu mencapai 99% penuh.

Berbicara stres, ternyata ada makanan yang bisa kamu nikmati untuk mengurangi dan mengendalikan level kepenatan yang kamu alami. Ini bocorannya.