Ini 4 Hal Penting yang Harus Kamu Tahu tentang Hubungan Seks

Foto: www.shutterstock.com

Apa yang kamu tentang hubungan seks? Bahwa dibanding laki-laki, perempuan memiliki hasrat dan gairah yang lebih rendah? LIMONE dulu juga berpikir begitu. Akan tetapi setelah banyak membaca dan mendengar cerita, ternyata itu adalah mitos. Ingin tahu hal lain? Berikut beberapa fakta sains tentang seks yang sebaiknya kamu tahu. Pssst… coba kasih tahu pasanganmu juga, ya!

Perempuan Juga Ingin Berhubungan Seks

Ini bukan mitos. Sains pun mendukung hal ini. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Personality and Social Psychology menyimpulkan bahwa laki-laki yang sedang menjalin hubungan jangka panjang seringkali menganggap pasangan perempuannya memiliki keinginan seksual yang lebih rendah. Padahal, hal tersebut salah kaprah. Seorang ahli kesehatan seksual dari Universitas Kentucky mengatakan kepada The Wall Street Journal, “Asumsi bahwa perempuan merupakan pihak yang memiliki keinginan seksual lebih rendah adalah salah.” Dan sebagai perempuan, sepertinya LIMONE setuju!

Waktu yang Paling Tepat Melakukannya Adalah… (Bukan Malam Hari)

Dari pagi sampai sore super sibuk, sehingga tidak heran jika satu-satunya waktu untuk berleha-leha adalah saat matahari tenggelam. Di tempat tidur. Akan tetapi, saking capeknya, para pasangan biasanya langsung ingin tidur dan kalau bisa tidak diganggu sampai matahari terbit. Sama sekali tidak ada niat melakukan apa pun, selain ingin memeluk bantal. Tapi tahukah kamu bahwa waktu paling baik berhubungan seks dengan pasangan bukanlah malam hari? Sebuah laporan dari Daily Mail menyimpulkan bahwa pukul 3 sore adalah waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim! Seorang ahli hormon bernama Alisa Vitti mengatakan bahwa tidak hanya karena pada jam itu laki-laki lebih tertarik berhubungan, tapi juga pada saat itu mereka akan memberikan dukungan emosional lebih kepada perempuan. Tertarik membuktikan teori ini?

Ternyata Pilihan Posisinya Tidak Terlalu Banyak

Kamu dan pasangan sudah mencoba mempraktikkan Kama Sutra, tapi tak lama, eh… balik lagi ke selera awal: missionary. Tenang, tidak ada yang aneh denganmu! Menurut The Cut, hanya ada enam posisi yang biasa digunakan oleh pasangan heteroseksual: missionary, cowgirl, reverse cowgirl, doggy style, spooning dan standing. Sisanya? Itu lho, semua yang dianjurkan oleh majalah-majalah gaya hidup—sebenarnya adalah variasi dari enam gaya tadi.

Akan tetapi bukan berarti tidak ada gunanya mencoba kreatif dan melakukan eksperimen. Meski intinya adalah, jangan malu jika posisi favoritmu tergolong “biasa banget” karena sebenarnya mayoritas orang melakukan hal yang sama.

Usia Tua Bukanlah Penghalang

Iya sih, terkadang terlalu banyak bergerak membuat pinggang serasa mau patah. Eits, tapi dalam hal berhubungan intim, usia tua bukan berarti sebuah penghalang. Bahkan, orang-orang berusia lanjut tetap melakukan hubungan seks, terutama jika kondisi kesehatan mereka prima. Sebuah studi yang diterbitkan diThe Journal of Health and Social Behaviour menemukan bahwa para perempuan yang berusia di antara 57 – 85 tahun yang melakukan hubungan intim paling tidak sekali seminggu memiliki risiko lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi. Penulis studi itu mengatakan bahwa kehidupan seks yang aktif bisa memberikan pengaruh positif yang besar terhadap “kesehatan mental dan fisik seseorang”. Pantesan, tambah tua, tambah bahagia!

Ah, cukup membuka pikiran, ya? Dan jika saat ini kamu sedang mengalami perang dingin kecil dengan pasangan (misalnya karena kesalahan yang kamu buat), begini cara efektif meminta maaf.

podcast button