Perempuan dengan Kualitas Ini Mengalami Lebih Banyak Orgasme

indra penciuman
Foto: www.stocksy.com

Ada yang bilang banyak indra peraba adalah faktor terpenting dalam mendapatkan kenikmatan seksual. Namun, ada sebuah bukti sains baru yang semakin mendukung bahwa indra pencium juga memiliki peranan yang besar dalam meningkatkan kenikmatan seksual. Oh, yeah! Sebuah studi dari Universitas Dresden di Jerman memperlihatkan bahwa para perempuan dengan indra penciuman yang lebih baik mengalami lebih banyak orgasme.

Apa yang Dilakukan oleh Peneliti?

Di studi yang diterbitkan di jurnal Archives of Sexual Behaviour ini, para peneliti mengevaluasi “level penciuman” dari 70 partisipan. Sebanyak 28 laki-laki, 42 orang perempuan dengan rata-rata usia 24 tahu). Sebuah sistem bernama “Sniffin Sticks” digunakan untuk menentukan seberapa baik indra penciuman mereka.

Selain itu mereka juga diminta untuk merespon pertanyaan yang berkaitan dengan hasrat seksual, pengalaman seksual, termasuk frekuensi orgasme dan seberapa “menyenangkan” seks menurut mereka. Plus, performa seksual, alias seberapa sering mereka berhubungan seks dan berapa lama.

Apa yang Ditemukan oleh Peneliti tentang Indra Penciuman?

Hasilnya? Para peneliti ini menemukan bahwa “para partisipan dengan sensivitas penciuman yang tinggi mengalami aktivitas seksual yang lebih menyenangkan.” Dengan kata lain, mereka yang memiliki indra penciuman lebih baik lebih menikmati seks. Dan perempuan dengan level penciuman hebat mengalami lebih banyak orgasme. Oh.

Meski begitu, tes ini tidak menemukan hubungan antara penciuman dengan gairah dan perfoma seks.

Apa kira-kira penyebabnya? Penulis studi ini berspkulasi bahwa adanya kaitan antara penciuman dan orgasme bisa jadi disebabkan kemampuan mencium berbagai hal selama berhubungan intim bisa meningkatkan kualitas hubungan seks.

Well, bagaimana menurutmu? Yang jelas, studi ini skalanya cukup kecil untuk diaplikasikan ke seluruh populasi manusia di dunia ini. Terlebih, penelitian ini bergantung sepenuhnya terhadap data yang diberikan oleh partisipan. Yang pasti, para peneliti juga menyatakan bahwa faktar-faktor yang sepertinya tidak berkaitan—masalah pernafasan atau ketidakamanan sosial—bisa memengaruhi hasil ini.

Meski begitu, jika meliirk penelitian sebelumnya yang mengaitkan antara indra penciuman dan rasa tertarik dengan seseorang, sepertinya sebuah hal patut dipertimbangkan. Yakni, selain hati dan pikiran, kamu bisa mengandalkan indra penciuman untuk mendapatkan pasangan yang tepat.

Selanjutnya: Kebiasaan ini membuat kehidupan seks lebih baik, kata sains.