Percaya atau Tidak, 2/3 Pasangan Berawal dari Pertemanan!

hubungan romantis
Foto: www.freepik.com

Ternyata skenario hubungan percintaan terjadi antara dua orang asing di lift atau tempat liburan, kemungkinan besar hanya terjadi di drama. Menurut sebuah studi baru, 2/3 hubungan romantis di dunia nyata berawal dari hubungan platonik, alias teman dulu. Apakah kamu di antaranya?

Belum banyak penelitian tentang hubungan-romantis-berawal-dari teman. Studi ini mendapati bahwa hampir 75% studi fokus pada romansa yang terjadi pada dua orang asing. Hanya delapan persen yang berfokus pada romantisme yang berkembang dari pertemanan.

Diterbitkan di Social Psychological and Personality Science, para peneliti dari Universitas Victoria, Kanada, menganalisa data dari hampir 1.900 mahasiswa dan crowdsourced adults. Dan 68% melaporkan bahwa hubungan romantis yang sedang mereka jalin sekarang berawal dari pertemanan. Kecenderungan ini bahkan lebih tinggi (85%) pada partisipan usia 20an dan di komunitas LGBTA+.

Di antara mahasiswa, biasanya hubungan romantis terjalin setelah satu hingga dua tahun berteman. Apakah kira-kira mereka memang dari awal berniat ingin pacaran? Nuh-uh, para partisipan ini melaporkan mereka tidak memiliki intensi tersebut atau memiliki ketertarikan tertentu.

Peneliti juga mencatat bahwa lamanya hubungan pertemanan sebelum akhirnya menjadi yang romantis mengindikasikan bahwa pasangan tersebut tulus.

Hampir setengah dari mahasiswa melaporkan bahwa menjadi teman dulu sebelum akhirnya menjadi pacar merupakan cara yang lebih mereka sukai. Dibandingkan cara bertemu seseorang di pesta atau aplikasi dating.

Berdasarkan hasil ini, studi ingin meneliti lebih lanjut hubungan yang dimulai dengan pola seperti ini. Terlebih lagi dengan ada anggapan bahwa hubungan romantis dan pertemanan merupakan dua jenis hubungan yang terjadi dengan cara berbeda dan memenuhi kebutuhan yang berbeda pula. Padahal, tidak juga.

"Penelitian kami memperlihatkan bahwa garis antara pertemanan dan romansa sangat abu-abu, "dan saya pikir hal ini mendorong kita memikirkan kembali asumsi tentang apa yang membuat pertemanan langgeng dan apa yang membuat hubungan romantis berhasil," kata Danu Anthony Stinson, salah satu peneliti.

Bagaimana denganmu: apakah hubunganmu yang sekarang berawal dari pertemanan bertahun-tahun? Selamat!