Kebiasaan Ini Membuat Kehidupan Seks Lebih Baik

rasa bersyukur
Foto: www.gettyimages.com

Siapa sangka jika rasa bersyukur, ternyata memiliki kaitan dengan kehidupan seks yang lebih baik. Well, paling tidak ini menjadi kesimpulan dari sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Social Psychological and Personality Science.

Apa yang Sebenarnya Ditemukan Penelitian Ini?

Tujuan studi ini adalah para peneliti ingin melihat apakah rasa bersyukur bisa meningkatkan sesuatu yang disebut sexual communal strength. Yakni tingkatan motivasi yang dirasakan seseorang untuk memenuhi kebutuhan seksual pasangannya.

Orang-orang dengan sexual communal strength yang tinggi cenderung peduli dan tulus terhadap kesenangan pasangannya dan ingin memuaskan mereka. Dan penelitian sebelumnya memperlihatkan bahwa orang yang termasuk dalam kelompok ini cenderung memiliki hubungan yang lebih bahagia dan puas secara seksual.

Jadi, bagaimana meningkatkan kualitas sexual communal strength yang diinginkan banyak orang ini? Para peneliti berteori bahwa rasa syukur adalah salah satu solusinya.

Untuk menguji coba teori ini, para peneliti melakukan tiga studi yang berbeda.

Di studi yang pertama, mereka menyurvei 185 orang yang memiliki pasangan tentang sexual communal strength mereka. Tidak hanya itu, tapi juga tentang pengalaman rasa syukur mereka terhadap pasangan, dan ekspresi rasa berterima kasih yang diterima mereka dari pasangannya. Dan tadaaa… mereka yang mengalami lebih banyak rasa bersyukur dalam hidupannya (baik merasa dan menerima) cenderung memiliki sexual communal strength yang lebih tinggi.

Di studi kedua yang melibatkan 118 pasangan selama tiga bulan, para peneliti juga menemukan bahwa mengalami dan menerima terima kasih juga membuat sexual communal strength semakin meningkat.

Nah, menariknya, di studi ketiga yang ingin dibuktikan adalah: apakah rasa bersyukur bisa menyebabkan peningkatan sexual communal strength—jadi bukan hanya sebuah korelasi saja.

Untuk itu, mereka melibatkan 203 orang yang sedang memiliki pasangan untuk menulis jurnal tentang satu dari empat hal. Yakni, pengalaman terbaru merasa bersyukur atas pasangan, pengalaman terbaru menerima rasa bersyukur dari pasangan, pengalaman seru terbaru yang tidak ada hubungannya dengan pasangan, atau pengalaman terbaru biasa yang berkaitan dengan pasangan.

Selanjutnya, setiap orang disurvei tentang sexual communal strength. Dan sekali lagi ditemukan: mereka yang menjurnal tentang pengalaman bersyukur (baik itu memberikan atau menerima) dilaporkan memiliki communal strength yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang menuliskan topik lain.

Bagaimana Kaitan Antara Rasa Bersyukur dengan Seks?

“Rasa bersyukur merupakan emosi validasi yang positif yang muncul sebagai respons pengakuan bahwa orang lain memiliki manfaat dan nilai bagi mereka,” tulis para peneliti ini.

“Fungsi rasa bersyukur memotivasi orang untuk menjaga hubungan dengan orang yang bernilai bagi mereka,” lanjut tulisan tersebut. Dan, pada akhirnya, rasa berterimakasih juga “memotivasi orang-orang untuk memenuhi kebutuhan seksual pasangannya.”

Kesimpulannya? Jika kamu dan pasangan terus ingin memiliki kehidupan seks yang lebih baik, mengadopsi kebiasaan bersyukur bisa menjadi salah satu langkah. Mengucap syukur dan mengekspresikannya dengan cara saling menghargai. Oh well, pastinya rasa syukur ini mesti tulus, tidak dibuat-buat dan tanpa maksud tersembunyi.

Selanjutnya: Ini alasan mengapa vagina terasa sakit setelah berhubungan seks.

error: Konten dilindungi !!