Ini adalah Hal Paling Menyebalkan yang Kamu Lakukan di Medsos

Foto: www.shutterstock.com

Apa yang biasanya kamu lakukan jika seseorang selalu memposting hal-hal yang membuatmu memutar bola mata? Atau bahkan, menyulut emosi membara? Langsung melepehkannya dari daftar teman di akun media sosialmu? Well, tidak hanya kamu yang melakukan hal ini. Menurut sebuah survey yang dilakukan oleh Influence.co, sebuah wadah global influencer marketing, banyak warga net yang menganggap bahwa jika seseorang melakukan beberapa hal paling menyebalkan ini di medsos, maka dia layak diberi ganjaran “unfollow“.

Dan ‘pemenangnya’ adalah…

Meski sebagian besar sosial media memiliki aturan dan etiket (Facebook dengan Community Standards-nya atau Snapchat dengan Community Guidelines-nya), tapi tetap saja interpretasi panduan tersebut terkesan subjektif. Benar ‘kan? Tidak heran jika kita sering melihat atau bahkan menjadi pihak yang merasakan langsung dampak negatif dari kelakuan netizen.

Jadi, hal apa yang paling mengerikan dilakukan orang di media sosial? Menurut Influence.co, sebagian besar partisipan survey (91%) menyebut “mem-bully orang di bagian komentar” adalah sikap yang paling tidak sopan di media sosial. Hal lain yang hampir sama menyebalkannya adalah “membagikan konten yang berbau diskriminasi” (89%), “memposting berita palsu” (88%), “mengeluarkan komentar pasif-agresif atas orang yang namanya tidak disebutkan” (78%), dan “terlalu banyak membocorkan kehidupan pribadi” (77%). Duh!

Penyebab seseorang meng-unfollow teman

Dan alasan utama yang membuat seseorang mem-unfollow orang lain, bahkan teman sendiri? Konten dan komentar berbau politik. Hah! Alasannya, menurut salah satu peserta survey: postingan seperti biasanya bersifat agresif, jahat, tidak konstruktif dan tidak membuka ruang untuk diskusi.

Adakah hal lain yang membuat pengguna media sosial sebal? Enam puluh persen responden menyampaikan bahwa adalah sesuatu yang tidak termaafkan ketika seorang teman memposting sebuah foto mereka tanpa minta ijin. Bahkan bagi beberapa responden, ini bisa menjadi salah satu alasan untuk memutuskan pertemanan (di dunia maya), lho! Sementara 48% tidak suka jika mereka di-tag tanpa minta persetujuan.

Jadi, dengan kata lain, pertama: ketika ragu, bertanyalah (ini misalnya berhubungan dengan memposting foto teman). Kedua: saat hasrat menggebu-gebu untuk ghibah di media sosial terutama di bagian komentar, ingat baik-baik bahwa mereka yang dikomentari adalah juga manusia biasa (entah teman lama atau selebriti yang tidak kamu kenal)—yang punya perasaan. Sama sepertimu.

Pssst… sikap positif ini juga bisa membuat karier dan hubungan kerja semakin lancar jaya!

podcast button