Ini Alasan Seseorang “Swipe Right” di Aplikasi Kencan

geser kanan
Foto: www.stocksy.com

Siapa di sini yang pernah atau sedang menjadi user enthusiast dari aplikasi kencan daring? Apakah yang biasanya menyebabkan kamu geser kanan saat melihat profil seseorang? Sebuah studi terbaru mengatakan bahwa alasannya adalah bentuk fisik. Ouch.

Studi baru dari Michigan State University dan University of Maryland ini ingin mencari tahu apakah sebenarnya yang membuat seseorang swipe left atau geser kanan. Plus, apakah ada proses sebelum memutuskan hal tersebut.

Dalam penelitian ini, para partisipan diberikan pilihan profil sesuai dengan preferensi mereka. Hasilnya? Wajah memegang peranan super penting dalam membuat orang menggeser kanan atau kiri.

Partisipan laki-laki, rata-rata, menggeser kanan lebih sering dibandingkan perempuan. Selain itu, ditemukan juga mereka yang menganggap diri mereka cantik/cakep/ganteng/menarik, lebih sering geser kiri. Ini membuktikan bahwa kelompok ini lebih pemilih dalam hal mencari pasangan. Dan menariknya, keputusan menggeser ke kanan atau ke kiri ini hanya membutuhkan waktu kurang dari satu detik.

“Ini sesuatu yang sangat mengejutkan bahwa orang-orang mau mengambil keputusan apakah tertarik dengan manusia lain, kurang dari satu detik dan mayoritas hanya berdasarkan penampilan fisik orang tersebut,” kata William Chopik, penulis utama studi ini.

Menurut studi ini, penampakan fisik dan ras adalah dua hal terpenting. Bagaiman dengan kepribadian, keinginan menjalin komitmen serius atau hanya iseng? Faktor-faktor ini tidak terlalu penting, kata studi ini.

Saat ini, Chopik sedang meneliti bagaimana respons orang yang menggunakan online dating terhadap profil yang menggeser kanan dan suka dengan mereka dahuluan. Meski hasilnya belum final, data memperlihatkan bahwa kemungkinannya lebih besar orang tersebut akan menggeser kanan terhadap profil yang menyukasi mereka terlebih dahulu. Bahkan jika orang tersebut kurang atraktif secara fisik atau profilnya kurang menarik.

“Kita suka dengan orang yang menyukai kita, ” katanya. “Jadi masuk akal jika kita ingin menjalin hubungan dengan mereka yang memperlihatkan rasa ketertarikan, bahkan jika mereka awalnya bukan pilihan utama.”

Bagaimana menurutmu, apakah setuju dengan hasil penelitian di atas?