Apakah Kamu Memiliki Gen yang Mengandung SPF?

meningkatkan vitamin D
Foto: www.gettyimages.com

Yep, kamu tidak salah baca. Sebuah penelitian baru menemukan ada gen di dalam tubuhmu yang bisa membantu melindungi kulit dari kerusakan sinar matahari dan meningkatkan vitamin D. Well, di era pandemik seperti ini, apa pun informasi tentang vitamin yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh, sepertinya kabar baik yang patut didengar. Setuju, ‘kan?

Kesimpulan Studi ini Didapatkan Setelah…

Studi terbaru yang diterbitkan di Nature Communications, ini mengukur genom lebih dari 502.000 individual di Inggris. Dan mereka menemukan bahwa variasi dari sebuah gen bernama HAL (histidine ammonia-lyase) bisa mempengaruhi seberapa banyak molekul SPF internal yang kita produksi.

Ohya, sebagai informasi: ketika kita berjemur di bawah sinar matahari, ada satu jenis molekul di dalam kulit yang membantu meresap semua sinar UVB dan mengubahnya menjadi vitamin D. Dengan kata lain, molekul ini bertindak sebagai internal SPF (sun protection factor) dengan melindungi kulit dari kerusakan sinar UV. Dan seperti yang kita tahu (apalagi karena banyak membaca fungsi akhir-akhir ini), vitamin D membantu mengurangi inflamasi tubuh, menyehatkan tulang dan meningkatkan sistem imunitas.

Jadi, jika fakta ini dan hasil penelitan terbaru tadi dikaitkan, ini artinya: jika kamu memiliki variasi gen HAL, maka semakin banyak molekul SPF di dalam kulit yang kamu miliki. Ini artinya lagi, semakin banyak vitamin D yang bisa tubuhmu produksi. Dengan kata lain: semakin banyak vitamin D, maka kemungkinan kulit terbakar semakin kecil. Wow!

Gen Ini Bisa Dimiliki oleh…

Eits, tapi ada satu hal yang mesti kita ingat: berjemur lebih lama bukan berarti semakin banyak mendapatkan vitamin D. Pasalnya, molekul-molekul di dalam kulit hanya bisa memproduksi vitamin D dalam level tertentu pada periode tertentu. Saat produksi ini mencapai kuota tertinggi (jumlahnya berbeda untuk setiap orang), sinar matahari berlebih akan membuat kulit terbakar. Nah, kerusakan ini bisa menyebabkan oxidative stress (ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh) penuaan dini, dan isu kesehatan lainnya.

Jadi siapa yang bisa memiliki gen hebat ini? Siapa pun bisa mempunyainya, terlepas dari warna kulit. Akan tetapi, peneliti mengakui masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengetahui siapa yang memiliki gen tabir surya ini—dan apakah gen ini cukup untuk melindungi kulit seperti krim SPF.

Sembari menanti hasil penelitian lebih lanjut. tetap pakai tabir surya dengan SPF setiap hari. Coba cek di sini, untuk mencari tahu tabir surya terbaik.

podcast button