15 Film Perang Terbaik yang Pernah Dibuat (Sejauh Ini)

film perang
Foto: Istimewa

Jika peringatan peristiwa ledakan bom Hiroshima ke-75 beberapa hari lalu membuatmu ingin menonton film perang, kamu berada di halaman yang tepat. Penasaran film perjuangan apa yang wajib kamu tonton sebelum ada perang dunia ketiga? Coba cek daftarnya di bawah ini.

1917 (2019)

Foto: www.imdb.com

Diambil seolah-olah sebagai satu take berkelanjutan, cerita tentara yang ditampilkan oleh sutradara Sam Mendes merupakan satu film perang yang wajib kamu tonton. 

George MacKay dan Dean-Charles Chapman adalah dua orang korporal yang diutus untuk menunaikan sebuah misi yang nyaris mustahil. Yakni, melintasi No Man’s Land guna menghentikan pertempuran yang jika terjadi akan menyebabkan ribuan tentara Inggris tewas.

Segalanya bisa kamu didapati di sini, mulai dari ketegangan, cerita yang sangat humanis, hingga sinematografi dari sang legendaris, Roger Deakins. Tidak heran jika film ini termasuk dalam nomine Best Picture Oscar 2019.

Dunkirk (2017)

Foto: www.imdb.com

Sutradaranya saja membuat satu alasan utama mengapa kamu perlu menonton film ini. Dunkirk adalah film perang pertama dari Christopher Nolan (The Dark Knight Trilogy, Inception, Tenet). 

Film ini menceritakan peristiwa evakuasi Dunkirk—sebuah kejadian memalukan yang terjadi pada 1940 yang menyebabkan Jerman berada di atas angin. Seperti biasa, Nolan menitikberatkan ada unsur kronologis dengan menggambarkan cerita ini dari tiga titik pandang yang berbeda pada saat yang bersamaan. Proses evakuasi dari darat, laut, dan udara. 

Berbeda dengan film peran lain, yang satu ini tidak menampilkan terlalu banyak pertempuran antar tentara, tapi lebih menitikberatkan pada sisi emosional.

Saving Private Ryan (1998)

Foto: www.imdb.com

Cerita dari Steven Spielberg ini menggambarkan proses pencarian seorang tentara di Normandy dengan latar belakang Perang Dunia II. Tentara bernama Ryan (Matt Damon) merupakan satu-satunya anak yang masih hidup dari seorang ibu (ketiga anak lainnya sudah tewas di medan perang). Tim pencari dan penyelamat ini dipimpin oleh Captain Miller (Tom Hanks). 

Film ini memiliki begitu banyak adegan yang emosional dan sulit dilupakan (tanpa unsur romantis atau nostalgia). Terutama adegan pembuka yang begitu grafis dan menggambarkan kondisi kekacauan akibat perang dengan begitu brutal.

Flags Of Our Fathers / Letters From Iwo Jima (2006)

Foto: www.imdb.com

Dirilis terpisah satu bulan, Clint Eastwood menyutradarai dua film yang mengisahkan peperangan Iwo Jima di Pasifik pada 1945. Satu film diceritakan dari sisi Amerika, dan satu film lagi dari perspektif Jepang. 

Untuk mendapatkan pengalaman dan gambaran yang menyeluruh, sangat disarankan untuk menonton film ini berbarengan. Wajib ditonton karena merupakan hal yang langka: Hollywood membiayai film yang memberikan pihak lain (non-Amerika) kesempatan yang sama untuk menceritakan satu kejadian yang sama.

The Thin Red Line (1998)

film perang
Foto: www.imdb.com

Setelah absen selama 20 tahun, sutradara legendaris Terence Malick mengadaptasi novel yang terbit 1962 karya James Jones tentang Perang Dunia. Dan untuk ini, dia mengajak Sean Penn, Woody Harrelson, Adrien Brody, Jim Caviezel, George Clooney berakting menjadi tentara yang terlibat dalam Battle of Guadalcanal. 

Di dalam film ini digambarkan bagaimana perang menghancurkan semua hal. Berdurasi hampir tiga jam, film ini dianggap sebagai salah satu film perang modern terbaik.

Schindler’s List (1993)

film perang
Foto: www.imdb.com

Tidak banyak film yang bisa mendokumentasi kekejaman Holocaust seperti yang bisa dilakukan Schindler’s List. Dan hanya segelintir film yang berhasil menggambarkan kamp konsentrasi dan kebrutalan Nazi dengan begitu mengharukan dan tepat. 

Dengan latar belakang Perang Dunia II, Oscar Schindler (Liam Neeson) adalah seorang pengusaha Jerman yang banting tulang dan berusaha keras menyelamatkan lebih dari 1000 orang Yahudi. Siapa sutradaranya? Steven Spielberg

Grave Of The Fireflies (1988)

Foto: www.imdb.com

Biasanya film Studio Ghibli tidak menghadirkan cerita-cerita yang mengerikan. Namun, ceritanya berbeda di Grave of Fireflies

Cerita animasi dari Isao Takahata ini mengisahkan kakak dan adik yang berusaha bertahan hidup setelah rumah mereka hancur karena ledakan bom. Ada begitu banyak hal yang ditonjolkan di film ini, mulai dari rasa sedih, tragedi, dan kegagalan negara dalam mendukung rakyatnya yang menderita setelah perang berakhir.

Inglourious Basterds (2009)

Foto: www.imdb.com

Tinggalkan data dan akurasi sejarah saat menonton film ini. Kenapa? Karena ini adalah film Quentin Tarantino. Yep, penuh dengan imajinasi dan dongeng (Kalimat pembukanya saja, ‘Once upon a time, in Nazi-occupied France…’. Namun, itu yang membuat film ini semakin patut ditonton. 


Ceritanya adalah tentara Yahudi berkeliaran di garis belakang musuh, memunguti kulit kepala Nazi dan mencoba menakut-nakuti musuhnya. Apakah ceritanya hanya tentang itu? Sekali lagi ini film Tarantino, jadi harapkan banyak adegan berdarah dan sadis. Dan seperti filmnya yang lain, selalu ada satu figur yang menjadi legenda; kali ini Colonel Hans Landa (Christoph Waltz).

Apocalypse Now – Final Cut (1979 / 2019)

Foto: www.imdb.com

Film besutan sutradara Francis Ford Coppola ini adalah salah satu film perang yang harus ditonton, paling tidak sekali seumur hidup. 

Captain Benjamin Willard (Martin Sheen) diutus untuk mencari Colonel Kurtz (Marlon Brando) yang menjadi gila di tengah hutan. Film dengan latar belakang perang Vietnam ini menggambarkan kesia-siaan perang dan efeknya pada psikologi manusia. Bahkan katanya, Coppola sendiri nyaris kehilangan kewarasannya karena film ini. 

Setelah edisi Redux (2001), tahun lalu edisi Final Cut diluncurkan dengan durasi kurang-lebih sama dengan edisi sebelumnya.

The Hurt Locker (2008)

Foto: www.imdb.com

Berkat film ini, Kathryn Bigelow, menjadi yang pertama dan satu-satunya perempuan yang memenangkan Academy Award untuk Sutradara Terbaik. 

Berbeda dengan film perang di atas, The Hurt Locker berlatar belakang medan perang di Irak yang digambarkan sangat mematikan. Tokoh utamanya diperankan oleh Jeremy Renner (film ini juga yang membuatnya menjadi terkenal), seorang pemimpin grup penjinak bom. Namun ada sesuatu yang aneh darinya: dia sama sekali tidak takut mati. 


FYI, film ini nyaris hanya dirilis dalam bentuk video, tapi kemudian mendapatkan jadwal perilisan bioskop, meski terbatas. Dan setelahnya? Dunia terkagum-kagum dan membuat film ini dirilis secara internasional.

 Ran (1985)

film perang
Foto: www.imdb.com

Sutradara film ini, Akira Kurosawa, menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membuat film yang menjadi film termahal yang dibuat oleh Jepang saat itu. 

Terinspirasi dari cerita King Lear milik Shakespeare, film ini mengisahkan tiga anak yang awalnya setia. Namun, ketiganya kemudian mengkhianati sang ayah, Hidetora Ichimonji, seorang raja yang memutuskan untuk turun tahta.

Ran, yang diterjemahkan menjadi “Chaos”, melibatkan begitu banyak pemain figuran untuk memerankan tentara dan benar-benar membakar lokasi syuting untuk menggambarkan pertempuran yang dramatis, kacau dan sia-sia.

Black Hawk Down (2001)

film perang
Foto: www.imdb.com

Film yang disutradarai oleh Ridley Scott ini dibuatkan berdasarkan dari buku dengan judul yang sama. Dan sama seperti beberapa karya lainnya (Alien, Gladiator, Blade Runner), yang ini juga merupakan sebuah masterpiece

Melibatkan aktor Josh Harnett dan Ewan McGregor, film ini didasarkan pada sebuah kisah nyata tentang serangan yang berakhir naas yang dilakukan oleh Amerika Serikat di Mogadishu, Somalia, pada 1993. Yakni, ketika dua helikopter Black Hawk jatuh di daerah berbahaya, dan para tentara berjuang untuk bertahan hidup.

Film ini super intens dan tegang dan menggambarkan perang modern dengan keakuratan luar biasa.

Full Metal Jacket (1987)

film perang
Foto: www.imdb.com

Film karya Stanley Kubrick ini terbagi dalam dua bagian; bagian pertama cenderung lebih banyak dipuji dibandingkan yang kedua. Namun, pada dasarnya menceritakan hal yang sama dengan latar belakang Perang Vietnam. 

Bagian pertama menggambarkan J.T. “Joker” Davis (Matthew Modine) mengikuti pelatihan militer dasar yang didesain untuk mengubah manusia menjadi mesin pembunuh. Bagian kedua, Joker berjuang untuk mempertahankan sisi kemanusiaannya yang masih tersisa di tengah perang.

Meski dirilis 33 tahun yang lalu, film ini masih menjadi referensi berkat karakter, penampilan para aktor dan visual yang mengagumkan.

They Shall Not Grow Old (2018)

film perang
Foto: www.imdb.com

Setelah sukses dengan film perang fantasi The Lord Of The Rings, Peter Jackson memutuskan untuk menggarap film perang sungguhan dari Perang Dunia Pertama. 

Bersama dengan timnya, Jackson membuat sebuah sistem yang mampu menyatukan dan menggunakan gambar-gambar dari gulungan film lama dan mengubahnya menjadi adegan “jadul” yang modern. Tidak lupa menambahkan warna dan dialog dengan bantuan lip-readers. Hasilnya? Sebuah gambaran mengharukan tentang kondisi garis terdepan di masa perang, yang disertai dengan wawancara dari tentara yang berhasil bertahan hidup setelah perang.

Patton (1970)

film perang
Foto: www.imdb.com

Film biografi ini adalah tentang Jenderal George S. Patton yang meyakini bahwa dirinya adalah reinkarnasi dari tentara yang melayani Roman Empire dan Napoleon. Bisa ditebak, kepercayaan ini membuatnya terlihat aneh di mata orang lain. Namun film ini ingin menggambarkan bagaimana seorang figur yang melihat dirinya ditakdirkan hanya untuk menjadi tentara. 

Ditulis oleh Edmund H. North dan Francis Ford Coppola, biopik ini super kompleks dan menjadikannya sebagai salah satu film perang legendaris. Tidak heran jika Patton memenangkan tujuh Academy Awards, termasuk Film dan Sutradara Terbaik pada tahun 1971. 

Selanjutnya: Dan ini daftar film zombie paling menegangkan yang wajib kamu tonton.