Benarkah Diet Soda Bisa Menurunkan Berat Badan? Ini Kata Ahli

diet soda
Foto: www.freepik.com
Terakhir diperbarui:

Soda menjadi salah satu minuman yang digemari oleh kebanyakan orang. Kita pun bisa dengan mudah menemukannya di minimarket bahkan berbagai restoran. Bahkan produsen minuman soda juga mengeluarkan produk yang rendah kalori yang disebut dengan diet soda. Katanya minuman yang enak ini juga dapat membantu menurunkan berat badan.

Untuk mengetahui jawabannya, LIMONE telah menghubungi Monica B. DePazzi, S.Gz, seorang Ahli Gizi Klinik Spesialis Gracia Patricia & tim konselor @AhliGiziID, yang akan menjelaskan terkait manfaat diet soda dan efek samping dari minuman yang satu ini.

Apa Sebenarnya Pengertian Diet?

diet soda
Foto: www.canva.com

“Diet sebenarnya adalah suatu pengaturan pola makan dan minum yang dilakukan oleh seseorang, sesuai dengan kebutuhan tubuh, jenis kelamin, usia, tinggi badan, dan berat badan,” ujarnya.

Monica menambahkan bahwa “definisi diet menurut Tim Kedokteran EGC, diet merupakan kebiasaan yang diperbolehkan. Dalam hal ini adalah makanan dan minuman yang dimakan oleh seseorang dari hari ke hari. Terutama yang khusus dirancang untuk mencapai tujuan dan memasukkan atau mengeluarkan bahan makanan tertentu,” lanjutnya.

Mengapa Seseorang Menjalani Diet?

Foto: www.unsplash.com

Biasanya terdapat dua tipe orang yang melakukan diet, yakni:

Menjaga kesehatan tubuh

Alasan seseorang melakukan pengaturan pola makan dan minum adalah untuk menjaga kesehatan tubuh. “Umumnya dilakukan oleh orang yang menderita penyakit hipertensi (darah tinggi), diabetes (gula darah), dan lainnya,” tutur Monica.

Mendapatkan berat badan ideal

Sementara alasan kedua adalah untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Akan tetapi terdapat cara yang berbeda antara melakukan program pengurangan berat badan dengan menaikkan berat badan.

“Sangat disarankan sebelum melakukan diet agar berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis gizi atau ahli gizi. Sebab, jika seseorang keliru dalam menjalani diet dan mengaplikasikannya, maka khawatir akan berakibat mengurangi laju metabolisme pada tubuh,” tuturnya.

Bagaimana dengan Diet Soda?

diet soda
Foto: www.rawpixel.com

Monica menjelaskan bahwa “diet soda adalah minuman berkarbonasi yang memiliki kalori rendah dan pemanis buatan yang berasal dari aspartame, suclarose, acesulfame-kalium, dan lainnya,” ujarnya.

Ahli gizi ini menambahkan bahwa, “kita tidak perlu melakukan diet soda. Karena semakin sering dikonsumsi atau dijadikan kegemaran, maka diet ini mampu menaikkan berat badan. Hal ini juga yang membuat tubuh kebingungan dalam penyerapan kalori,” terangnya.

Karena sesungguhnya, diet yang satu ini dapat memicu insulin yang dapat memengaruhi penyimpan lemak dalam tubuh. Sehingga nantinya menyebabkan peningkatan berat badan.

Namun, berapa banyak sebenarnya kadar soda yang disarankan untuk dikonsumsi oleh tubuh? “The American Heart Association merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi gula lebih dari 25 gram per hari pada wanita, dan 36 gram pada laki-laki,” jawabnya.

Benarkah Diet Soda Bisa Menurunkan Berat Badan?

Foto: www.unsplash.com

Sesungguhnya, hal ini masih menjadi perdebatan. Karena beberapa penelitian yang membenarkan bahwa diet soda dapat menurunkan berat badan. Akan tetapi terdapat penelitian lain juga membantahnya.

“Sebuah penelitian yang didanai oleh American Beverage Association membuktikan bahwa seseorang yang menjalani diet soda dalam waktu 12 minggu dapat menurunkan berat badan lebih banyak yakni sebesar enam kilogram dibanndingkan orang yang tidak mengonsumsinya,” jelas Monica.

Ia menambahkan, “dalam penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa orang yang minum soda mampu mengatasi perubahan perilakunya saat diet sebagai upaya untuk menurunkan berat badan,” lanjutnya.

Namun sebaliknya, terdapat penelitian lain tidak membenarkan hal tersebut. Sementara itu Monica berpendapat bahwa “diet soda tidak ada manfaatnya. Karena tidak dibenarkan bahwa diet soda dapat dijadikan sebagai alternatif yang sehat sebagai minuman manis,”

Apa Saja Efek Samping dari Diet Soda?

diet soda
Foto: www.canva.com

Karena termasuk ke dalam jenis minuman manis, ternyata diet soda juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. “Efek sampingnya adalah bisa meningkatkan risiko diabetes, sindrom metabolik, serta kerusakan pada tulang dan pipi,” ungkap Monica.

“Jika kamu mengalami efek samping dari diet minuman manis ini, maka disarankan untuk segera berhenti melakukan diet soda. Kemudian berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi,” pesannya.

Monica berpesan bahwa sebaiknya kita tidak melakukan diet soda. “Lebih dianjurkan dengan melakukan diet gizi seimbang. Karena gizi seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang terdiri dari makanan pokok, sayur, buah, protein, gula, garam, dan lemak dengan pedoman tumpeng gizi seimbang,” sarannya.

Untuk itu, sebelum melakukan diet ini maka dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter. “Agar nantinya dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari diet yang satu ini,” paparnya.

Kesimpulan

Foto: www.canva.com

Meski mungkin diaplikasikan oleh sebagian orang, akan tetapi sebaiknya “diet soda tidak dilakukan walau memang kalorinya rendah, dibandingkan dengan soda biasa. Namun minuman manis ini dapat menaikkan berat badan dan meningkatkan penyakit tertentu,” ucapnya.

“Sebaiknya, pilihlah diet yang sehat. Karena tujuan dari pengaturan pola makan itu sendiri adalah untuk menyehatkan dan mengubah bentuk tampilan tubuh seseorang,” lanjutnya.

Ia kembali berpesan agar “jangan asal salah pilih diet hanya karena mengikuti tren, teman, atau menjadi korban iklan. Alangkah baiknya sebelum melakukan diet maka berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter atau ahli gizi. Supaya bisa mengetahui lebih lanjut apakah diet tersebut cocok atau tidak untuk kamu lakukan,” anjurnya.