Jangan Lupa Selalu Lakukan Ini Sehabis Berantem dengan Pasangan

pegangan tangan
Foto: www.freepik.com

Adu argumen dan sedikit urat leher, adalah sesuatu yang lumrah. Namun, bagaimana cara memastikan bahwa argumentasi itu sesuatu yang produktif (bukan bermaksud menyakiti pasangan)? Sebuah penelitian baru dari Universitas Amsterdam menemukan bahwa ada salah satu satu cara simpel, yakni pegangan tangan.

Apa Efek Pegangan Tangan terhadap Hubungan?

pegangan tangan
Foto: www.freepik.com

Seperti yang mungkin sudah kamu tahu, sentuhan memiliki arti dan efek luar biasa dalam hubungan. Itulah sebabnya para peneliti ini ingin mengetahui apakah efek pegangan tangan selama dan setelah berantem. Bagaimana reaksi kedua belah pihak, respons negatif atau positif, dan kualitas komunikasi setelahnya.

Melibatkan 100 pasangan heteroseksual, ini yang mereka lakukan: mendiskusikan topik yang bisa menyebabkan cekcok, sambil dipantau detak jantung dan model komunikasi yang dilakukan. Sejumlah pasangan diminta untuk pegangan tangan selama atau setelah berantem. Sisanya, tidak melakukan sentuhan fisik. Setelahnya, setiap pasangan memberitahu bagaimana perasaan mereka selama dan setelah cekcok.

Hasilnya? Sentuhan fisik ini selama konflik terbukti memiliki banyak efek positif untuk laki-laki. Secara psikologis, sentuhan sederhana ini membuat mereka lebih kalem selama mengobrol. Plus, komunikasi yang terjadi lebih positif.

Bagaimana dengan perempuan? Menariknya, tipe sentuhan fisik ini membuat tutur kata lebih positif, tapi reaksi yang diberikan perempuan cenderung negatif saat tangannya dipegang. Ouch.

Apa ya, penyebabnya?

Menurut para peneliti, hal ini bisa jadi disebabkan karena para perempuan yang berpartisipasi di dalam studi ini cenderung tidak menyentuh pasangan mereka saat sedang adu mulut, sehingga efeknya negatif. Meski begitu, komunikasi yang terjalin tetap lebih baik. Ini karena, “intimasi dari pegangan tangan membuat sulit melakukan diskusi dengan kasar,” tambah para penulis studi ini.

Lalu bagaimana efek pegangan tangan setelah cekcok? Efek positifnya dirasakan oleh kedua belah pihak. Detak jantung laki-laki dan perempuan kurang reaktif dan lebih stabil, sehingga atmosfer positif terbentuk. Bahkan, “pegangan tangan setelah berkomunikasi bisa membangun dan menguatkan kembali hubungan,” kata mereka. Alhasil, diskusi (atau cekcok) selanjutnya akan lebih konstruktif.

Mengapa Pegangan Tangan Memiliki Efek Positif?

Foto: www.gettyimages.com

Jika kamu penasaran mengapa sentuhan fisik sesederhana bisa memiliki efek luar biasa, ini penjelasannya.

“Efek penting sentuhan adalah mengurangi stres,” tulis para peneliti. Menurut mereka, sejumlah studi sebelumnya memperlihatkan sentuhan fisik bisa mengurangi tekanan darah dan detak jantung.

Mereka menjelaskan bahwa, efek ini “bisa jadi disebabkan oleh peningkatan oksitosin dan pengurangan level kortisol. Studi-studi observasi mengaitkan sentuhan dengan perubahan-perubahan neuro-endokrin.”

Tidak hanya itu, para peneliti ini juga mengatakan bahwa sentuhan mendorong rasa percaya, kerjasama, aman, dan keterhubungan. Semua hal yang membuat kita lebih tenang dan kalem saat berantem.

Kesimpulan…

“Yang terpenting adalah pegangan tangan membantu pasangan untuk melakukan diskusi yang lebih konstruktif,” tambah penulis studi tersebut, yang bisa dijadikan salah satu intervensi dalam terapi pasangan.

Meski memang bukan solusi untuk setiap pertengkaran dan adu mulut, yang pasti pegangan bisa membuat komunikasi kamu dan pasangan lebih kalem. Jadi, meski mungkin pada awalnya aneh pegangan tangan saat cekcok, tidak ada ruginya untuk dicoba. Iya ‘kan?

Selanjutnya: Begini cara mengenali apakah yang kamu alami adalah cekcok biasa atau kekerasan dalam rumah tangga.

podcast button