Studi Baru: 75% Merasakan Efek Samping Saat Bekerja dari Rumah

efek-bekerja-dari-rumah
Foto: www.gettyimages.com

Siapa di sini yang masih bekerja dari rumah hingga sekarang (sudah hampir setahun, ya)? Meski bisa bekerja dari rumah memang sebuah privilese, ternyata work from home (WFH) ada efek sampingnya juga. Penelitian dari University of Southern California (USC) menunjukkan bahwa bekerja dari rumah memiliki efek, baik terhadap kesehatan mental dan fisik.

Apa Efek Bekerja dari Rumah?

Melibatkan 1.000 partisipan, para peneliti mensurvei gaya hidup, lingkungan kerja di rumah dan kesehatan mental dan fisik saat bekerja dari rumah selama masa pandemi.

Hasilnya? Seperti yang diterbitkan di Journal of Occupational and Environmental Medicine, studi ini menunjukkan 64% partisipan menjadi memiliki setidaknya satu isu kesehatan fisik, dan hampir 75% mengalami satu isu kesehatan mental.

Saat berada di rumah, para pekerja mengurangi level aktivitas dan semakin banyak mengonsumsi junk food. Dua perubahan ini secara langsung memengaruhi kesehatan fisik dan mental para partisipan.

Menurut studi ini, penurunan aktivitas mungkin terjadi karena gim tutup, tapi juga berhubungan dengan banyaknya waktu yang dihabiskan duduk di depan laptop atau komputer (baca: rapat Zoom yang tidak ada habisnya). Tiga perempat partisipan mengatakan mereka menyesuaikan jadwal pekerjaan saat WFH, dan menghabiskan 1,5 jam lebih banyak untuk bekerja.

Meski durasi bekerja bertambah, level produktivitas tidak mengalami hal yang sama. Bahkan setiap partisiapn mengakui kesulitan fokus, terutama orang tua yang memiliki anak.

Menurut studi ini, partisipan dengan anak usia di bawah lima tahun dan bayi cenderung mengalami setidaknya satu isu kesehatan mental. Meski begitu, menariknya, kesehatan fisik mereka membaik.

Sementara itu, partisipan perempuan cenderung mengalami depresi, dan mereka yang pendapatannya kecil memiliki risiko mengalami masalah kesehatan fisik dan mental.

Apa yang Disarankan oleh Studi Ini?

Oh, satu hal lagi: fakta bahwa saat WFH sebagian orang harus berbagi meja atau ruang kerja, hal ini juga menjadi pemicu masalah. Menurut peneliti, ini membuktikan bahwa memiliki meja atau ruangan sendiri merupakan sesuatu yang penting.

“Kualitas ruang kerja di rumah merupakan sesuatu yang penting. Memiliki ruang kerja khusus bisa mengirimkan sinyal kepada orang lain bahwa kamu sibuk dan meminimalisir kemungkinan diganggu atau diinterupsi,” kata Burcin Becerik-Gerber, Ph.D., penulis studi itu.

Dengan kata lain, salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk tetap menjaga kesehatan fisik dan mental saat WFH… miliki meja atau titik khusus di rumah yang bisa dipakai sebagai tempat kerja. Yep, ini artinya bukan kasur.

Selanjutnya: Tips Agar Lebih Produktif Saat WFH.