Pernah Dengar Cyanocobalamin? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan

Cyanocobalamin
Foto: www.canva.com

Mungkin kamu sudah akrab dengan keluarga vitamin B kompleks. Akan tetapi terdapat salah satu mikronutrien yang belum diketahui banyak orang, yakni cyanocobalamin atau sintetis vitamin B12 yang memiliki berbagai manfaat penting untuk kesehatan tubuh.

Baca artikel ini sampai habis untuk mengetahui lebih lanjut terkait nutrisi yang satu ini.

Apa Itu Cyanocobalamin?

Cyanocobalamin
Foto: www.canva.com

Suplemen vitamin B12 biasanya terdiri dari dua sumber, yakni cyanocobalamin dan methylcobalamin.Keduanya hampir serupa dan mengandung ion kobalt. Namun, masing-masing memiliki molekul yang berbeda.

Cyanocobalamin merupakan bentuk sintetis vitamin B12 yang tidak ditemukan di alam. Sering kali kandungan tersebut digunakan dalam suplemen, karena dianggap lebih stabil dibanding dengan bentuk vitamin B12 lainnya.

Saat cyanocobalamin memasuki tubuh, nantinya akan diubah menjadi methylcobalamin atau adenosylcobalamin, yang merupakan dua bentuk aktif vitamin B12 pada manusia.

Apa Perbedaannya dengan Methylcobalamin?

Cyanocobalamin 7 | | Pernah Dengar Cyanocobalamin? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan
Foto: www.canva.com

Tidak seperti cyanocobalamin, methylcobalamin adalah bentuk alami dari vitamin B12 yang dapat diperoleh dari suplemen serta sumber makanan seperti ikan, daging, telur, dan susu. Perbedaan lainnya adalah terkait cara penyerapan dan penyimpanan di dalam tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tubuh dapat menyerap methylcobalamin lebih sedikit yakni 44% dibandingkan dengan sianokobalamin yang sebanyak 49%.

Akan tetapi, penelitian lain menunjukkan bahwa cyanocobalamin diekskresikan melalui urin tiga kali lebih banyak, sehingga methylcobalamin dapat dipertahankan lebih baik di dalam tubuh.

Namun perbedaan antara keduanya tidak signifikan dan efek penyerapannya pun dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari usia hingga genetika.

Apa Manfaat Cyanocobalamin?

Cyanocobalamin 8 | | Pernah Dengar Cyanocobalamin? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan
Foto: www.canva.com

Mencegah defisiensi vitamin B12

Meski ada perbedaan yang jelas antara methylcobalamin dan cyanocobalamin, tetapi keduanya memiliki efek yang menguntungkan pada kesehatan, dan bisa mencegah defisiensi vitamin B12.

Menurut sebuah studi, menemukan bahwa kandungan ini dapat mengobati tujuh orang yang kekurangan vitamin B12 dan menormalkan kadar vitamin dalam darah hanya dalam waktu dua bulan.

Penelitian lain juga menyetujui hal tersebut, dengan mengungkapkan bahwa mengonsumsi kapsul sianokobalamin selama tiga bulan dapat meningkatkan kadar vitamin B12 pada 10 orang penderita anemia pernisiosa. Ini adalah kondisi yang disebabkan oleh gangguan penyerapan vitamin B12.

Mengurangi gejala diabetes

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa vitamin B kompleks yang mengandung cyanocobalamin efektif untuk mengurangi gejala neuropati diabetik, yakni komplikasi diabetes yang menyebabkan kerusakan saraf.

Mencegah cacat lahir

Kadar vitamin B12 yang cukup juga sangat penting untuk menjaga kehamilan yang sehat. Sebuah studi menunjukkan bahwa otak dan sistem saraf janin membutuhkan tingkat B12 yang cukup dari ibu, supaya dapat berkembang dengan baik.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa kekurangan vitamin B12 pada tahap awal kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat lahir, seperti cacat tabung saraf. Selain itu, defisiensi vitamin ini juga dapat menyebabkan kelahiran prematur atau keguguran.

Satu studi menemukan bahwa wanita dengan kadar vitamin B12 lebih rendah dari 250 mg/dL tiga kali lebih mungkin untuk melahirkan anak dengan cacat lahir, dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar yang memadai.

Mendukung kesehatan tulang

Mempertahankan kadar vitamin B12 yang cukup juga dapat mendukung kesehatan tulang. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dengan kekurangan vitamin B12 memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah dibanding dengan kadar yang normal.

Tulang yang kepadatannya menurun dapat berubah menjadi rapuh dari waktu ke waktu, yang menyebabkan peningkatan risiko osteoporosis.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa hubungan antara kadar vitamin B12 yang rendah dan kesehatan tulang yang buruk sering kali dialami oleh wanita.

Mengurangi risiko degenerasi makula

Degenerasi makula merupakan penyakit mata yang dapat memengaruhi penglihatan sentralmu. Ternyata mempertahankan kadar vitamin B12 yang memadai dapat membantu mencegah risiko degenerasi makula yang terkait usia.

Para peneliti percaya bahwa suplemen vitamin B12 dapat menurunkan homosistein, sejenis asam amino yang ditemukan dalam aliran darah. Peningkatan kadar homosistein telah dikaitkan dengan peningkatan risiko degenerasi makula terkait usia.

Sebuah penelitian yang melibatkan 5000 wanita berusia 40 atau lebih tua menyimpulkan bahwa suplementasi vitamin B12 bersama dengan asam folat dan vitamin B6 dapat mengurangi risiko ini.

Meningkatkan suasana hati dan gejala depresi

Ternyata vitamin B12 memiliki peran penting dalam mensintetis dan memetabolisme serotonin, senyawa yang bertanggung jawab untuk mengatur suasana hati. Sebuah studi yang menjelaskan bahwa mereka yang menerima antidepresan dan vitamin B12 lebih mungkin menunjukkan gejala depresi yang lebih baik.

Studi lain menemukan fakta bahwa kekurangan vitamin B12 dikaitkan dengan dua kali risiko depresi berat. Selain itu, kadar vitamin B12 yang tinggi juga telah dikaitkan dengan hasil pengobatan yang lebih baik. Serta terjadinya peningkatan pemulihan gangguan depresi mayor.

Meningkatkan energi

Suplemen vitamin B12 juga menjadi salah satu produk andalan yang dapat meningkatkan energi. Semua vitamin B memiliki peran penting dalam memproduksi energi dalam tubuh. Saat kamu mengalami defisiensi vitamin B12, mengonsumsi suplemen vitamin ini, kemungkinan besar dapat meningkatkan tingkat energi.

Karena, salah satu tanda awal dari kekurangan vitamin B12 yang paling umum adalah kelelahan atau kekurangan energi.

Risiko Kekurangan Vitamin B12

makan bawang putih mentah 3 | | Pernah Dengar Cyanocobalamin? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan
Foto: www.freepik.com

Kekurangan vitamin B12 dapat terjadi karena beberapa hal, baik itu disebabkan oleh pengaturan pola makan yang keliru atau tubuh tidak sepenuhnya dapat menyerap asupan vitamin tersebut. Terdapat beberapa orang yang berisiko kekurangan vitamin B12, termasuk:

  • orang tua,
  • mengalami gangguan pencernaan,
  • pernah menjalani operasi gastrointestinal,
  • orang dengan pola makan vegan yang ketat.

Jika tubuh mengalami kesulitan untuk menyerap vitamin B12 yang berasal dari makanan, kamu bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung cyanocobalamin di dalamnya.

Kesimpulan

Cyanocobalamin
Foto: www.canva.com

Cyanocobalamin merupakan bentuk sintetis vitamin B12 yang dapat diubah menjadi bentuk alami methylcobalamin dan adenosylcobalamin. Tubuh dapat menyerap kandungan ini lebih baik dibandingkan bentuk alaminya.

Jika kamu mengalami kekurangan vitamin B12, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan cara yang tepat mengatasinya. Namun jika ingin menambah kadar nutrisi dalam pengaturan pola makan, maka suplemen vitamin B12 dapat menjadi alternatif yang baik.