Resume Kamu Harus Memiliki Hal Ini, Menurut Para Ahli Karier di Google

CV menarik
Foto: www.gettyimages.com

Tahun 2020—dan kamu memutuskan untuk mencari pekerjaan baru. Sudah mengirimkan resume/CV ke beberapa perusahaan, tapi sejauh ini belum ada respon positif. Pufff. Mungkinkah itu karena resumemu masih sama seperti di 2015? Sebenarnya, seperti apakah CV menarik dan bagus, yang membuatmu dilirik oleh perusahaan idamanmu?

“Pastinya, resume atau material yang kamu kirim untuk sebuah lowongan kerja harus dibaca dan diperiksa berkali-kali agar tidak ada kesalahan,” tulis Peter Economy di publikasi Inc. Setelahnya, yang paling penting: masukkan informasi yang tepat, dan buang yang tidak perlu. Bagaimana mengetahui mana informasi harus dimasukkan ke dalam? Dan seperti apa CV menarik? Menurut Economy, para ahli karier di Google mengatakan bahwa resume yang bagus memiliki hal ini.

Bersih, Rapi, Padat dan Jelas

Pertama-tama, dari sisi penampakan; ibaratnya, ini adalah kesan pertama paling menentukan. CV menarik adalah yang terlihat bersih dan rapi. “Gunakan tinta hitam di atas kerta putih dengan margin setengah inci, dan pastikan semua kolum sejajar. Pastikan menggunakan ukuran dan spasi yang konsisten. Buat resume sesingkat mungkin,” tulis Economy. Singkat, padat dan menjelaskan informasi paling penting. Kisah hidup? Nanti saja, saat diwawancara.

Relevan dengan Pekerjaan yang Kamu Lamar

Yep, godaannya besar banget untuk mengirimkan resume yang sama kepada 100 perusahaan yang berbeda. Siapa juga yang punya waktu untuk menuliskan 100 versi yang berbeda? “Jika kamu ingin mendapatkan kesempatan wawancara, kamu perlu membaca gambaran pekerjaan perusahaan tersebut dan buat resumemu sedemikiran rupa agar sesuai dengan pekerjaan dan persyaratan yang diminta,” tulis publikasi tersebut.

Ungkapkan Prestasimu

Jangan malu. Jangan takut. Tuliskan prestasi yang kamu capai—dan pastinya, dengan menggunakan data dan contoh nyata. Bagian ini sangat penting karena ini yang akan membuat perusahaan terkesan dan ingin segera memanggilmu.

“Tidak hanya menekankan prestasi dan dampaknya, kamu juga perlu memperlihatkan data spesifik dan contoh prestasi tersebut. Gunakan angka—contoh prestasi yang bisa diukur—untuk memberitahukan kepada manajer bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut,” jelas Economy. Dan saat kamu menjelaskan semua itu, “jangan takut untuk membanggakan diri—resumemu tidak akan menjadi yang terbaik jika kamu malu.”

Apakah kamu seorang manajer? Harvard menyarankanmu untuk melakukan ini setiap hari agar tetap kreatif dan tidak stres.

podcast button