Bagaimana Mendeteksi Ciri-Ciri Suami yang Sedang Selingkuh?

ciri-ciri suami selingkuh
Foto: www.gettyimages.com

Kamu sudah berhasil mendeteksi teman fake dan pasangan yang suka gaslighting, tapi salah satu pertanyaan terbesarmu sekarang ini (selain kapan pandemi ini akan berakhir) adalah apa ciri-ciri suami selingkuh. Mungkin ini efek dari menonton The World of Married kelima kalinya, atau terlalu membaca unggahan Lambe Turah tentang pelakor.

Oleh karena LIMONE sama lugunya dengan kamu dalam hal mengenali ciri-ciri suami selingkuh, mari bertanya kepada ahli. Kali ini, LIMONE menghubungi Astrid Wulandari Hutabarat, M. Psi. seorang psikolog klinis dewasa, untuk menyibak rahasia ciri-ciri suami selingkuh dan bagaimana menjaga pernikahan tetap harmonis.

Apa Sebenarnya Definisi Berselingkuh?

ciri-ciri suami selingkuh
Foto: www.freepik.com

“Sulit untuk menentukan satu definisi tentang berselingkuh. Bila ditanyakan pada sepuluh orang berbeda, maka kemungkinan besar akan didapatkan sepuluh jawaban yang berbeda pula,” ujarnya.

Apa definisi selingkuh dalam kamus kehidupanmu?

“Beberapa orang menganggap bahwa melirik perempuan lain dalam waktu lama sudah menjadi sebuah perselingkuhan, sedangkan bagi sebagian orang hubungan seksual di luar pernikahan atau sebuah hubungan eksklusif adalah definisi dari berselingkuh,” tambahnya.

“Oleh karena itu, pada dasarnya definisi berselingkuh sangatlah subjektif dan sangat tergantung pada persepsi masing-masing orang. Beberapa orang dapat menganggap bahwa misalnya hanya sekedar flirting, itu bukan berselingkuh, namun ada pula yang menganggap bahwa hal ini sudah menjadi sebuah perselingkuhan,” tegasnya.

Dan definisi selingkuh makin sulit dikerucutkan berkat yang namanya perselingkuhan emosional, yaitu di mana seseorang mendapatkan kenyamanan emosional (rasa sayang, penghargaan, pengertian ) dari orang lain yang bukan pasangannya.

“Perselingkuhan emosional ini biasanya lebih mengganggu bagi perempuan, sedangkan laki-laki biasanya menganggap perselingkuhan dengan interaksi/hubungan seksual sebagai sesuatu yang lebih sulit dimaafkan,” jelasnya.

Nah, oleh karena definisi selingkuh bagi setiap orang bisa jadi berbeda, ada baiknya kamu dan pasangan menyamakan persepsi, terlebih jika kalian menjalin hubungan eksklusif. Oh, samakan pemahaman sedari awal hubungan.

Bagaimana Ciri-Ciri Suami sedang Berselingkuh?

ciri-ciri suami selingkuh
Foto: www.freepik.com

Ah, ini pasti yang membuatmu mengubek-ubek Google: mencari tahu ciri-ciri suami selingkuh. Apakah kamu berhasil mendapatkannya?

Menurut Astrid ada beberapa tanda yang dapat mengindikasikan bahwa pasangan kita sedang melakukan perselingkuhan, di antaranya.

Lebih memperhatikan penampilan

Tidak angin, hanya hujan (tanpa ada alasan yang jelas, atau pembicaraan sebelumnya yang sesuai), tiba-tiba suami menjadi tertarik dan sering berolahraga, makan lebih sehat, atau lebih sering ‘berdandan’. Misalnya lebih memerhatikan pakaian yang ia pakai, lebih wangi dan tiba-tiba tertarik menggunakan parfum, atau lebih mempedulikan bagaimana potongan rambutnya.

“Selain itu perubahan dalam hal penampilan ini biasanya ia lakukan saat akan menghadiri kegiatan kantor, atau event sosial, namun bukan ketika akan pergi atau bersama dengan pasangannya,” tambahnya. Hmm….

Menggunakan telepon atau komputer secara diam-diam

Menurut Astrid, seseorang yang sedang berselingkuh biasanya akan menggunakan telepon dan komputernya lebih sering dari biasanya, dan cenderung menutupi/merahasiakan penggunaaanya.

“Bila sebelumnya handphone pasangan tidak menggunakan kode pengaman (password), bisa saja tiba-tiba ia memasang kode pengaman. Atau misalnya tiba-tiba ia mengganti kode pengaman. Selain itu, bila tiba-tiba pasangan sering menghapus chat history, atau bahkan sering membawa handphone kemanapun ia pergi,” paparnya. Uh-uh, ini termasuk ke toilet, kamar mandi, atau menghilang sebentar.

Sering sulit dihubungi, dan Jadwal yang tiba-tiba berubah

Jika pasangan belakangan ini tidak mengangkat telepon kita atau membalas telepon kita dalam durasi waktu yang cukup lama, sepertinya kita perlu berhati-hati. “Selain itu, bila pasangan sering menyebutkan ada jadwal yang mendadak (meeting atau perjalanan bisnis beberapa hari tanpa ada pemberitahuan dari jauh-jauh hari), ini dapat mengindikasikan adanya perselingkuhan,” bebernya.

Ada perubahan yang cukup signifikan dari hubungan seksual bersama pasangan

Yang dulunya kalian berhubungan seksual empat kali seminggu, sekarang mendadak frekuensinya bertambah, atau justru berkurang. Ini dapat menjadi ciri-ciri suami selingkuh.

“Hubungan seksual yang berkurang dapat menandakan bahwa pasangan kita mendapatkan kebutuhan seksualnya di tempat lain, sedangkan jumlah yang bertambah dapat menjadi tanda pasangan kita berupaya menutupi hal itu. Tanda lainnya adalah hubungan seksual yang dilakukan terasa lebih tidak emosional,” imbuhnya.

Pasangan menjadi lebih tertutup dan sulit diajak bicara

Ketika kita mengajaknya membicarakan sebuah isu, pasangan cenderung menyalahkan kita sebagai aktor pelakunya. Dan pasangan dapat menyebutkan kekurangan dan kesalahan kita tanpa mau melihat sisi kesalahan dari dirinya juga.

“Hal ini mereka lakukan untuk membenarkan perilaku mereka yang salah, dengan cara menyalahkan atau mencari kesalahan dari pasangannya. Kita juga dapat merasa bahwa semua yang kita lakukan seolah salah, dan  hal-hal yang biasanya tidak menganggu, dianggap mengganggu dan dijadikan alasan untuk mencari sebuah kesalahan,” tukasnya.

Ada pengeluaran yang tidak  dapat dijelaskan

Kamu mungkin berkali-kali melihat adegan ini di film, tapi pengeluaran yang tidak bisa dijelaskan juga bisa menjadi indikasi ada pelakor di antara kalian berdua.

“Bila kita menemukan adanya pengeluaran yang aneh pada kartu kredit atau rekening pasangan kita, atau misalnya uang di rekening bersama berkurang tanpa ada alasan yang jelas, maka hal ini dapat menjadi tanda adanya perselingkuhan. Dan bila kita sudah mengkonfirmasi pada pasangan tentang hal ini, tapi jawabannya tampak tidak meyakinkan, maka kita perlu berhati-hati,” saran Astrid.

Kedekatan emosional yang menghilang

Memang hubungan yang sudah berjalan beberapa tahun, tentungnya tidak akan seintens hubungan yang baru berjalan beberapa bulan.

“Namun seiring tahun-tahun dalam sebuah hubungan, pasangan akan semakin saling lekat karena saling belajar tentang karakter, impian, rahasia, dan semua keinginan terdalam dari pasangannya. Hal ini merupakan bagian dari membangun kedekatan emosional. Jadi ketika pasangan menjadi lebih tidak hangat atau terbuka di depan kita dibanding biasanya, ini sebuah indikasi kuat bahwa ia mendapatkan kedekatan emosional itu di tempat lain,” jelasnya. Oh-oh.

Oh, jika suami memperlihatkan ciri-ciri di atas, bukan berarti dia 100% pasti sedang berselingkuh, lho. Apabila tidak sedang menjalin hubungan gelap, apakah arti dari tingkah laku yang ditunjukkan oleh pasangan tersebut?

“Tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi bahwa ada sesuatu yang tidak sehat terjadi dalam hubungan pernikahan/hubungan eksklusif yang dijalani. Di sisi lain, pasangan kita dapat pula berselingkuh namun dapat mengelolanya sehingga tidak menunjukkan tanda-tanda tersebut,” tekannya. Ah, dalam hal ini perselingkuhan akan sulit dideteksi.

Haruskah Mengonfrontasi Suami yang Selingkuh?

Foto: www.freepik.com

Astrid menerangkan bahwa bila kita menemukan kenyataan bahwa suami kita berselingkuh, maka yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah diri kita sendiri. “Jadi tidak ada keharusan untuk segera mengonfrontasi langsung pada pasangan,” tegasnya.

“Tanyakan pada diri kita sendiri opsi-opsi apa yang tersedia, dan apa yang kita harapkan dan inginkan untuk menghadapi hal tersebut. Bila memang merasa overwhelmed ataupun bingung, silakan bicara dahulu dengan orang-orang yang bisa kita percaya, misalnya teman atau keluarga, atau bantuan profesional seperti terapis dan psikolog,” sarannya.

Jangan malu untuk membicarakan kekhawatiran dan ketakutan yang dialami. Dan “dapatkan dahulu dukungan untuk kita pribadi, serta sudut pandang yang dapat memberikan kita pilihan dalam  menghadapi kejadian ini,” Astrid menganjurkan.

Apa yang bisa terjadi jika kita langsung mengonfrontasi pasangan?

“Ketika kita langsung mengonfrontasi pasangan, dalam beberapa kejadian, pasangan justru dapat menyalahkan kita dan tidak merasa bahwa apa yang ia lakukan itu tidak benar. Untuk itu, kita perlu mempersiapkan diri agar tidak terbawa pada pikiran bahwa kesalahan satu-satunya hanya di pihak kita, atau bahkan terbawa dan terus-menerus menyalahkan diri kita sendiri. Ingatlah bahwa hubungan terdiri dari dua orang, sehingga segala yang terjadi juga menjadi tanggung jawab bersama kedua orang tersebut,” tekannya.

Setelah kamu merasa siap, dan sudah mendapatkan beberapa opsi yang tersedia untuk menghadapi masalah ini, ajaklah pasangan untuk bicara. Cari waktu yang tepat, dan tenang untuk bicara.

Dan mungkin hubungan kalian dihadapkan pada dua pilihan: diteruskan, atau disudahi saja.

“Secara umum, ada dua pilihan utama, yaitu tetap mempertahankan atau mengakhiri hubungan. Apapun pilihannya, maka pasti ada konsekuensi yang menyeratai. Bicarakan dengan pasangan tentang opsi yang ada, apa yang kita inginkan, dan apa yang pasangan inginkan. Berusahalah mencari kompromi dan jalan tengah,” sarannya.

Dan bila pembicaraan dirasa alot, kamu dapat mempertimbangkan untuk menghadirkan pihak ketiga yang dipercaya untuk dapat membantu memediasi, misalnya psikolog, terapis, ahli agama, atau orang lain yang dapat dipercaya dan yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Apakah Perselingkuhan Bisa Dicegah?

Foto: www.freepik.com

Berita optimisnya: kemungkinan perselingkuhan dan pelakor hadir di rumah tanggamu bisa diminimalisir. Ini beberapa hal yan bisa dilakukan:

Bangun hubungan yang sehat

“Cara membangun hubungan sehat adalah dengan selalu menyiapkan ruang untuk komunikasi, rasa sayang, kasih, dan perhatian. Bisa melalui kata-kata ataupun tindakan. Rasa sayang juga bisa dlakukan lewat sentuhan serta hubungan fisik. Apalagi ketika biasanya pasangan sama-sama sibuk, sehingga terlupa dengan ruang untuk bisa tetap saling berkomunikas dan bicara dari hati ke hati. Perhatikan kebutuhan pasangan, serta komunikasikan pula apa yang menjadi kebutuhan kita,” sarannya.

Jadilah pendengar

Ketika suami terlihat sedang memiliki masalah, atau sedang lelah, jadilah pendengar untuk dirinya. “Tanyakan apa yang kira-kira dia butuhkan, sehingga kita dapat membantunya. Dengan begitu, kebutuhan emosional pasangan juga dapat terpenuhi oleh kita, dan menghindari ia mendapatkan kedekatan emosional yang utama dari orang/tempat lain,” jelasnya.

Berikan apresiasi pada suami

“Memberikan hadiah, ataupun kejutan kecil (barang, ataupun misalnya dalam hal seksual) dapat membuat pasangan senang dan tetap menghadirkan spark dalam sebuah hubungan,” kata Astrid. Tidak hanya itu, berikan juga me-time bagi suami, misalnya dengan memberikan dia waktu untuk melakukan hobinya atau menghabiskan waktu sesekali dengan teman-temannya. Uh-uh, kamu tidak perlu mengekor atau membuntutinya kemana pun dia pergi.

Tetap perhatikan penampilanmu

Memang mudah terbujuk godaan memakai daster dan hanya mandi sekali sehari. Namun sebenarnya menjaga penampilan diri juga merupakan sebuah bentuk rasa sayang juga kepada diri kita sendiri.

Selanjutnya: Pasangan meminta waktu sendiri, apakah berarti dia sedang berselingkuh? Ini penjelasan seorang psikolog.