Apakah Cinta Sejati Ada—dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

cinta sejati adalah
Foto: www.gettyimages.com

Bak kisah di drama Korea atau Disney, cinta sejati adalah sebuah harapan bagi kebanyakan orang. Karena ketika dicintai dan mencintai pasangan secara tulus, ini dianggap sebagai hal yang paling membahagiakan dalam hidup. Namun, apakah cinta sejati akan bertahan selamanya? Bagaimana cara mendapatkannya?

Untuk menjawab rasa penasaranmu, LIMONE telah menghubungi Bianglala Andriadewi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Psikolog Klinis dari Welas Asih Healing and Development Center yang akan membahas terkait arti dari cinta sejati dan cara untuk mendapatkannya.

Apa Itu Cinta Sejati?

cinta sejati adalah
Foto: www.rawpixel.com

“Dalam psikologi. terdapat satu teori yang mengulas tentang cinta. Teori tersebut dikenal dengan nama 'Triangular Theory of Love' oleh Robert J Stenberg. Menurut Sternberg, terdapat tiga komponen dalam cinta yaitu passion, intimacy, commitment. Jika dalam sebuah relasi terdapat tiga komponen tersebut, maka dapat disebut sebagai cinta yang sempurna,” paparnya.

Passion

Dalam teori tersebut, passion diartikan sebagai sebuah dorongan yang berkaitan dengan ketertarikan, baik secara fisik maupun seksual.

Intimacy

Sementara untuk hal yang kedua disebut dengan intimacy yang mengacu pada tiga hal, yakni kedekatan, keterkaitan, dan keterikatan dalam sebuah hubungan.

Komitmen

Untuk komponen terakhir adalah komitmen. Di mana hal ini mengacu pada keputusan dua individu untuk saling mencintai dan mempertahankan hubungan tersebut.

Menurut Bianglala, tentunya ketiga komponen tersebut tidak selalu hadir secara lengkap dalam sebuah relasi. Untuk itu, “pasangan sebaiknya melakukan evaluasi atau berdiskusi secara berkala untuk 'menganalisis' aspek mana yang sekiranya tidak ada (dalam hubungan),” sarannya.

Tidak hanya itu, bisa juga “melakukan aktivitas atau kegiatan tertentu bersama pasangan untuk menghadirkan kembali komponen tersebut (yang tidak ada dalam sebuah hubungan). Karena mengingat tidak semua relasi yang terdapat 3 komponen tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Tanya Psikolog: Bagaimana Cara Mengatasi Patah Hati?

Bagaimana Cara Menemukan Cinta Sejati?

Foto: www.freepik.com

Psikolog Klinis yang satu ini menuturkan bahwa cara menemukan cinta sempurna yang dalam teori ini disebut dengan consumate love. “Tentunya bukan hal yang bisa sekejap dapat dilakukan. Perlu ada usaha antara kedua belah pihak untuk mewujudkan cinta yang sempurna,” ujarnya,

Bianglala mengingatkan bahwa “alih-alih menunggu, menanti, atau mencari orang yang sekiranya dapat menjadi cinta sejati kita, maka perlu diingat bahwa cinta yang sempurna atau cinta sejati adalah usaha dari kedua belah pihak. Tentu keduanya perlu mengusahakan cinta sejati tersebut,” ungkapnya.

Dalam sebuah artikel di Psychology Today, Michael Karson Ph.D., J.D merangkum beberapa tanda untuk mengenali cinta sejati, dan menurutnya kamu tidak dapat menemukan cinta sejati sendirian.

  • Menganggap bahwa setiap pasangan memiliki kedudukan yang sama, tidak ada yang berspesialisasi. Sehingga kedua pasangan menganggap bahwa mereka beruntung telah menemukan orang yang tepat.
  • Meski terkadang ketika berada dalam awal hubungan baru, pasangan mungkin akan mengeluhkan tentang pasangannya kepada teman. Namun ketika berada di usia tiga puluhan atau dalam hubungan untuk pasangan yang lebih tua, “mereka akan berhenti berkonsultasi dengan teman-teman. Dan menganggap bahwa privasi akan lebih bermanfaat daripada nasihat,” tulisnya.

  • Bernegosiasi secara adil sesuai dengan prinsip, dan masing-masing memiliki kepentingan dalam dalam hasil yang akan diterapkan pada hubungan.

  • Pasangan merupakan rekan satu tim yang saling mendukung.

  • Saat merasa jengkel, mereka umumnya memperlakukan satu sama lain dengan baik.

  • Memisahkan kasih sayang dari semua tuntutan.

  • Ketika bertengkar, ingatlah bahwa kamu sedang bertengkar dengan “love of your life”, bukan dengan orang asing yang mencoba memanfaatkanmu.

Apakah Cinta Sejati Bisa Bertahan Selamanya?

cinta sejati adalah
Foto: www.freepik.com

“Singkatnya, untuk memiliki cinta sejati maka hal tersebut perlu diusahakan oleh ke dua belah pihak dan ada kalanya ketika tiga aspek (Triangular Theory of Love) tidak lengkap, namun tetap bisa untuk diusahakan,” jawabnya.

Baca Juga :  Tanya Psikolog: Bagaimana Cara yang Tepat untuk Mengelola Stres?

Mungkin ada beberapa orang yang justru merasa bahwa cinta sejatinya adalah sang mantan sehingga ia tidak merasa yakin dengan hubungannya dengan pasangan yang baru. Lalu, bagaimana jika mendapati hal tersebut?

“Perlu dianalisis kembali, kebutuhan apa yang sekiranya kita 'rasa' dan dapatkan atau peroleh dari orang lain dan bukan dari pasangan kita. Kemudian perlu didiskusikan dengan pasangan terkait kebutuhan tersebut dan mencari jalan tengahnya, sehingga keduanya akan saling merasa nyaman untuk menjalani hubungan tersebut,” ucapnya.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Perlu diingat bahwa untuk mencapai cinta sejati atau cinta yang sempurna, maka kedua orang perlu saling berusaha untuk mewujudkannya. Tentunya hal ini berkaitan dengan tiga komponen yakni ketertarikan, kedekatan, dan komitmen.

Akan tetapi, jika dirasa terdapat hal yang kurang nyaman atau “kita merasa bahwa kebutuhan tersebut justru dipenuhi dari orang lain, maka cobalah untuk menganalisis kembali apakah kebutuhan tersebut dapat dipenuhi terlebih dahulu oleh diri kita sendiri atau tidak. Kemudian diskusikan kepada pasangan tentang hal tersebut,” sarannya.