Ini Rahasia Menjaga Keharmonisan Hubungan Suami Istri, Menurut Psikolog

cara menjaga keharmonisan hubungan suami-istri
Foto: www.canva.com
Terakhir diperbarui:

Dalam kehidupan berumah tangga, menjaga keharmonisan hubungan suami istri menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Sebab biasanya akan banyak pertentangan, perselisihan, dan perbedaan pendapat antara suami maupun istri.

Bahkan tak jarang, saat hubungan suami istri yang kurang harmonis, hal ini juga akan berdampak pada kehidupan anggota keluarga lain yang ada di dalam rumah.

Simak penuturan dari Jiwika Mira Joice Hutajulu, M.Psi, Psikolog, seorang Psikolog Klinis dari Aditi Psychological Center dan Ibunda.id, yang akan menjelaskan hal terpenting dalam menjaga keharmonisan suami istri.

Apa Itu Harmonis?

cara menjaga keharmonisan hubungan suami-istri
Foto: www.canva.com

Pada dasarnya, arti harmonis adalah tidak adanya konflik. Namun menurut Jiwika, dalam rumah tangga rasanya tidak mungkin jika tidak ada konflik di dalamnya.

“Sehingga arti harmonis lebih cocok diartikan sebagai suami istri yang sama-sama merasa nyaman dalam kehidupan berumah tangga. Serta melakukan usaha secara bersama-sama untuk keberlangsungan kehidupan rumah tangga,” ungkapnya.

Karena hal tersebut, maka sangat perlu untuk menjaga keharmonisan hubungan suami istri. Karena manfaatnya adalah dapat mempertahankan kehidupan rumah tangga dengan lebih lama.

“Ketika pasangan sama-sama saling mendukung dan harmonis, maka kesehatan mental pun akan menjadi lebih baik,” tuturnya.

Apakah Keharmonisan Hubungan Suami Istri Akan Berdampak pada Keluarga?

cara menjaga keharmonisan hubungan suami-istri
Foto: www.freepik.com

Jiwika menuturkan bahwa keharmonisan dalam rumah tangga ini ternyata memiliki dampak bagi kehidupan seluruh anggota keluarga.

“Jika suami istri tidak harmonis dan sering bertengkar, lama-lama mereka akan merasa lelah. Selain itu, kondisi emosi mereka pun bisa tersulut karena hal-hal kecil yang biasanya tidak mengganggu,” terangnya.

Karenanya, hal tersebut bisa berdampak pada anggota keluarga lain yang ada di dalam rumah atau yang mengetahui kondisi suami istri tersebut.

“Nantinya, anggota keluarga yang lain pun bisa menjadi tidak nyaman dan ikut merasa tegang. Walaupun mereka tidak terlibat dalam permasalahan tersebut,” katanya.

Bagaimana Tanda Hubungan Suami Istri yang Harmonis?

Foto: www.canva.com

Terdapat beberapa tanda yang bisa dilihat ketika kehidupan rumah tangga seseorang memiliki keharmonisan.

“Salah satunya adalah saling mendukung dan suportif, seperti saling melengkapi kekurangan antara satu sama lainnya. Tanda selanjutnya adalah adanya keterbukaan dalam hubungan,” ujarnya.

Meski keharmonisan dalam rumah tangga ini sangat penting dan memiliki banyak manfaat, namun upaya menjaga hubungan ini tidak selalu ditandai dengan sikap yang romantis.

Bagaimana Cara Menciptakan dan Menjaga Keharmonisan Hubungan Suami Istri?

Foto: www.freepik.com

Untuk membuat suami istri merasa nyaman dalam kehidupan berumah tangga, maka diperlukan beberapa cara untuk menciptakan sekaligus menjaga keharmonisan hubungan.

Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga keterbukaan dan melakukan komunikasi secara asertif. “Jika kedua hal tersebut ada di dalam hubungan suami istri, maka pasangan dapat mengusahakan keharmonisan rumah tangga,” ujar Jiwika.

Akan tetapi ketika pola komunikasi di dalam hubungan menjadi tidak asertif, seperti pasif agresif, maka tantangannya akan semakin banyak.

Bagaimana Jika Keharmonisan Suami Istri Ini Perlahan Mulai Berkurang?

Foto: www.freepik.com

Saat keharmonisan suami istri perlahan-lahan mulai berkurang, maka hal ini bisa berdampak langsung pada hubungan rumah tangga. Saat mereka sudah tidak harmonis dan sering bertengkar, biasanya akan muncul rasa lelah.

“Jika keduanya sama-sama lelah, mereka pun bisa merasa tidak betah berada di dalam rumah atau bahkan di dalam hubungan rumah tangga tersebut,” paparnya.

Jiwika menambahkan bahwa saat kondisi ini terjadi dalam konteks pernikahan, maka risiko perceraian pun dapat menjadi semakin tinggi.

Apakah Hal Terpenting yang Harus Dilakukan untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga?

Foto: www.freepik.com

Karena keharmonisan hubungan suami istri ini sangat memiliki dampak yang besar terhadap kehidupan berumah tangga, maka diupayakan untuk saling menjaga kenyamanan dalam hubungan tersebut. Sehingga nantinya suami istri bisa bersama-sama melakukan usaha untuk keberlangsungan hidup rumah tangganya.

Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga keterbukaan hubungan dan melakukan komunikasi secara asertif. Ketika kedua hal ini ada di dalam sebuah hubungan suami istri, pasangan pun bisa mengusahakan untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga,” pesannya.

Komunikasi secara asertif ini sendiri bisa dilakukan dengan mengomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan, namun tetap menjaga dan menghargai hak serta perasaan pasangan.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Kita Mulai Merasa Jenuh dengan Pasangan?

Foto: www.freepik.com

Rasa jenuh dan bosan mungkin bisa dirasakan oleh banyak orang yang sedang menjalani hubungan, termasuk suami istri. Untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, maka Jiwika menyarankan agar melakukan eksplorasi secara bersama-sama.

“Salah satu hal yang dapat membuat hubungan menjadi kurang exciting, bisa disebabkan karena eksplorasi yang biasanya ada di dalam hubungan sudah mulai berkurang,” ujarnya.

Untuk memunculkan kembali dinamika dalam hubungan, maka pasangan bisa kembali ke tahap eksplorasi tersebut.

“Misalnya dengan mencoba hal baru secara bersama-sama, menemukan hobi atau kegemaran yang sama, dan cara-cara lainnya yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri,” tuturnya.

Bagaimana Jika Pasangan Tidak Mau Menjaga Keharmonisan dalam Rumah Tangga?

cara menjaga keharmonisan hubungan suami-istri
Foto: www.rawpixel.com

Menjaga agar suami istri merasa nyaman dalam kehidupan berumah tangga memang menjadi kunci penting dalam sebuah hubungan. Namun jika hanya salah satu yang berusaha untuk menjaga keharmonisan tersebut, maka pihak tersebut akan merasa berat.

“Seperti yang terjadi pada kerja kelompok, jika hanya ada satu orang yang mengerjakan tugas-tugasnya, kesehatan mental dari orang tersebut pun menjadi tidak optimal. Bisa saja terjadi burnout, permasalahan emosi, stres, dan lain-lain,” jelas Jiwika.

Lantas, bagaimana cara mengatasi pasangan yang tidak memedulikan keharmonisan dalam rumah tangga?

“Sulit ya, karena jawabannya akan tergantung dari situasi masing-masing pasangan. Jika merasa bingung, disarankan untuk melakukan konsultasi pernikahan atau couple counseling dengan psikolog, sehingga bisa secara langsung ditangani oleh profesional,” jawabnya.

Kesimpulan

cara menjaga keharmonisan hubungan suami-istri
Foto: www.freepik.com

Pada dasarnya, menjaga keharmonisan hubungan suami istri merupakan kunci utama untuk keberlangsungan hidup rumha tangga. Sebab ini semua akan berdampak langsung bagi pasangan itu sendiri serta anggota keluarga lain yang ada di rumah.

Psikolog Klinis yang satu ini menuturkan bahwa untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, hal ini bisa dilakukan dengan menjaga keterbukaan dan melakukan komunikasi secara asertif.

“Ketika keduanya ada di dalam hubungan suami istri, pasangan pun bisa mengusahakan untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga,” ungkapnya.