Ini adalah Makanan Terbaik untuk Mengurangi Lemak di Perut

cara mengurangi lemak di perut
Foto: www.gettyimages.com

Adakah yang lebih keras kepala, persisten dan luar biasa setia (tidak mau pindah ke mana-mana) dibandingkan lemak di perut? Sudah mencoba ini-itu, tapi tetap saja ‘fanny pack‘ lembut dan tak bermerek itu tetap menonjol agresif di bagian tengah tubuh. Adakah cara mengurangi lemak perut?

Pertama-tama, pastinya tergantung dengan makanan yang masuk ke dalam perut. Lalu, ada yang namanya olahraga.

Dan berbicara tentang makanan, para peneliti di Harvard telah mengumpulkan banyak bukti bahwa diet Mediterania adalah pola makan terbaik untuk mengurangi berat badan, mengurangi lemak di perut. Dan menjaganya tetap stabil.

Hal bisa kamu lakukan: menukar lemak jenuh dengan lemak sehat—seperti minyak zaitun dan kacang-kacangan).

Yep, kacang-kacangan dan minyak zaitun adalah dua bahan makanan utama yang mendominasi diet Mediterania. Pasalnya, makanan ini penuh dengan lemak tak jenuh dan protein—yang ada pada akhirnya membuatmu kenyang dan terhindar dari makan berlebihan. Jadinya, berat badan berkurang. Begitu pun lemak di perut.

Lebih spesifik, sebuah penelitian Harvard mengamati perubahan berat badan pada perempuan. Dan mereka menemukan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan lebih tinggi bisa mengurangi risiko kenaikan berat badan. Tidak hanya itu, perempuan yang menikmati minimal lima ons kacang dalam satu minggu, memiliki risiko lebih rendah (sampai 35%) terkena penyakit jantung. Bahkan, sebuah studi menemukan individu yang menambahkan almond dan jenis kacang lain ke makanan mereka, mengalami penurunan berat badan yang sama dengan mereka yang menjalani diet rendah kalori, rendah lemak. Hebatnya lagi, bahkan enam bulan setelahnya, berat badan para pemakan kacang ini tetap terjaga! Sementara di sisi lain, berat badan mereka yang menjalani diet rendah kalori, rendah lemak—kembali lagi seperti semula. Ouch.

Oh, adakah kemungkinan berat badan berkurang saat makan kacang karena terlalu banyak energi yang dikerahkan untuk mengunyahnya? Lalu, menjadi malas makan karena capek menggerakkan gigi? Well, mari menunggu konfirmasi dari Harvard.

Dan ini buah yang mesti kamu konsumsi setiap hari agar lebih sehat.