Help! Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat Pasir?

cara menghilangkan jerawat pasir
Foto: www.stocksy.com

Sekilas mungkin tidak terlihat, tapi kamu merasakannya saat diraba. Dan saat kamu mendekatkan wajah ke cermin, jerawat pasir terlihat dengan dengan jelas. Ow. Berbagai resep nenek moyang dan petuah dari Reddit sepertinya sudah coba, tapi bruntusan kecil dan nyaris imut itu tidak kunjung menghilang. Bagaimana sebenarnya cara menghilangkan jerawat pasir?

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah membaca penjelasan dari dr. Ida Ayu Diah Purnama Sari, Sp.KK, seorang dokter spesialis kulit dan kelamin, di Puriva Clinic Sunset Road, Bali. Kedua, lakukan tips yang disarankan beliau tentang cara menghilangkan jerawat pasir.

Apa Definisi Jerawat Pasir?

cara mengobati jerawat pasir
Foto: www.freepik.com

Tidak hanya pantai yang memiliki pasir, kulit wajah pun sepertinya bisa menjadi lokasi strategis bagi jerawat pasir. Dan belakangan kita semakin sering mendengar tentang tipe jerawat ini, terutama di media sosial. Kamu yang beauty enthusiast dan penghuni setia instagram pasti melihatnya: tagar #jerawatpasir sudah disebut ratusan ribu kali sejauh ini.

“Istilah jerawat pasir ini merujuk pada jerawat tipe komedonal dalam istilah medis. Jerawat pasir ini mucul sebagai komedo kecil-kecil atau dalam istilah medis disebut mikrokomedo, dapat terlihat ataupun tidak terlihat dengan kasat mata, dan kasar jika diraba,” jelas Dokter Ida kepada LIMONE.

Dibandingkan dengan tipe jerawat lain, Dokter Ida menerangkan bahwa jerawat pasir lebih ke arah komedo putih kecil-kecil yang jika diraba akan terasa kasar. “Hal tersebut berbeda dengan tipe jerawat lainnya, yang lebih besar-besar dan sebagian tampak berisi pus (nanah). Umumnya jerawat pasir ini lebih sering muncul pada dahi dan hidung (T-zone),” imbuhnya.

Ah, T-zone, daerah super rentan dan sensitif di sekitar wajah. Mengapa jerawat pasir menyasar area ini?

“Hal ini disebabkan area tersebut merupakan area yang paling sering mengalami minyak berlebih pada sebagian besar orang,” jawabnya.

Apa yang Menyebabkan Jerawat Ini?

cara menghilangkan jerawat pasir
Foto: www.freepik.com

Dan seandainya kamu masih belum memecahkan misteri tentang bagaimana jerawat pasir bisa muncul di kulitmu, Dokter Ida menerangkan bahwa jerawat yang mengarah ke komedo putih (whiteheads) ini terbentuk karena tersumbatnya pori-pori. Penjahat utama yang menyebabkan pori-pori tersumbat? Minyak berlebih, bakteri, dan sel-sel kulit mati.

“Hal ini terutama jika kita tidak membersihkan kulit wajah secara maksimal, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan dan memakai kosmetik. Padahal, walaupun kita hanya berada di dalam ruangan, atau di rumah saja, terutama di masa pandemi ini, tetapi kita harus tetap membersihkan wajah minimal dua kali sehari,” tegasnya.

Mengapa kamu tetap perlu membersihkan wajah minimal dua kali sehari, meski bekerja atau lebih banyak menghabiskan waktu di rumah di masa pandemi?

Pasalnya, meski banyak aktivitas normal terhenti, “minyak di kulit kita tetap diproduksi dan sel kulit mati akan menumpuk jika kita tidak membersihkan wajah secara maksimal. Akibatnya, komedo akan mudah terbentuk meskipun kita hanya berada di dalam ruangan,” terangnya.

Selain faktor higienitas, ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi pemicu munculnya jerawat pasir. “Seperti stres, tekanan, hormonal, dan beberapa makanan terutama yang mengandung gula yang tinggi. Hal-hal tersebut dapat menyebabkan berkembangnya bakteri Propionibacterium acne (P.acnes),” paparnya.

Bagaimana Mengobati Jerawat Pasir?

Foto: www.unsplash.com

Tidak terhitung banyaknya thread di media sosial atau video tutorial yang kamu tonton tentang cara menghilangkan jerawat pasir. Dan sejauh ini… hasilnya masih jauh dari level memuaskan. Ini mungkin membuatmu bertanya-tanya: bisakah jerawat tipe ini diobati sendiri, di rumah?

“Jerawat pasir yang baru muncul dan umumnya bersifat ringan, dapat diobati sendiri,” kata Dokter Ida.

Yeaaaay. Yuhuu. Oh, yeah.

Begini cara menghilangkan jerawat pasir:

1. Menghentikan semua kosmetik yang dapat menyumbat pori

Dan hindari faktor-faktor yang menyebabkan jerawat pasir tersebut, seperti menghindari stres dan konsumsi gula berlebih.

2. Melakukan cleansing atau pembersihan kulit secara maksimal

Bersihkan wajah dua kali sehari dengan menggunakan face wash/sabun wajah yang sesuai dengan tipe kulit.

“Umumnya tipe kulit yang mengalami jerawat pasir adalah tipe kulit berminyak. Maka dari itu, pilihlah sabun wajah yang memang khusus untuk tipe kulit berminyak. Atau dapat juga melakukan double cleansing satu hari sekali dengan memakai milk cleanser/oil cleanser/balm cleanser, dan dilanjutkan dengan penggunaan sabun wajah,” sarannya. Atau gunakan micellar water.

Akan tetapi ada satu yang ditekankan Dokter Ida: “Jangan melakukan pembersihan kulit secara berlebihan karena dapat mengiritasi kulit dan menimbulkan masalah kulit lainnya, terutama untuk kulit sensitif.”

3. Pengobatan jerawat pasir dapat menggunakan produk yang dijual di pasaran/ obat OTC (over the counter)

Obat-obatan ini dapat digunakan, “jika sifat jerawat pasir masih ringan dan baru muncul. Contohnya adalah dengan menggunakan sabun wajah yang mengandung benzoyl peroxide, serta menggunakan retinoid atau adapalene tanpa resep dokter. 

“Tetapi penggunaan retinoid pada minggu awal umumnya akan muncul purging atau komedo akan terlihat semakin berat. Hal ini karena komedo yang belum muncul atau tersembunyi lebih cepat dikeluarkan oleh bahan tersebut,” beliau mengingatkan.

Butuh saran pemakaian produk-produk yang mengandung bahan ini?

“Pada awal disarankan memakainya dua kali seminggu, hanya malam hari. Jika kulit sudah berdaptasi maka penggunaannya dapat ditingkatkan. Tetapi jangan lupa menggunakan sunscreen/tabir surya jika memakai produk-produk tersebut,” tambahnya.

Masih butuh saran lagi?

Sunscreen yang disarankan adalah physical sunscreen, seperti titanium dioxide atau zinc oxide,” jawabnya.

Dan berapa lamakah perubahan akan terlihat (baca: masalah jerawat pasir berkurang)? “Hasil dari penggunaan produk tersebut umumnya baru akan terlihat setelah 6 hingga 8 minggu,” terangnya.

Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter untuk Mengobati Jerawat Ini?

Foto: www.freepik.com

Impian semua orang memiliki masalah dengan jerawat pasir adalah: usaha-usaha di atas berbuah hasil yang memuaskan. Namun, pada kenyataannya, sering kali jerawat memiliki level kebandelan yang tidak berbatas. Hah!

“Semakin cepat mencari pengobatan untuk jerawat pasir atau pun jerawat tipe lainnya akan membuat hasilnya lebih baik,” tuturnya. Dan, “jerawat pasir sebenarnya butuh treatment seperti ekstraksi komedo selain terapi topikal. Tetapi hal tersebut harus dilakukan secara steril dan dengan teknik yang benar,” tekannya.

Jadi, “konsultasikan sesegera mungkin ke Spesialis Kulit dan Kelamin agar tidak semakin berat dan akhirnya bopeng di wajah dapat dihindari,” sarannya.

Dan tidak peduli sedikit atau banyak, jangan pernah memencet dan mengeluarkan jerawat ini secara sembarangan, beliau mewanti-wanti.

Oh, oh, siapa di sini yang ingin mencegah munculnya jerawat pasir di kulit wajah? Ini beberapa tips dari Dokter Ida.

  • Rajin membersihkan kulit
  • Hindari kosmetik yang sifatnya komedogenik
  • Hindari stres
  • Batasi konsumsi gula berlebih
  • Pilih skincare atau produk yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit

Selanjutnya: Begini cara mengetahui jenis kulitmu, menurut seorang ahli kulit.