Adakah Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat? Ini Kata Ahli

cara menghilangkan bekas jerawat
Foto: www.freepik.com

Tidak hanya saat muncul, bekas jerawat juga dapat menurunkan rasa percaya diri. Meski tidak berbahaya, namun hal tersebut dapat memengaruhi penampilan wajah. Lantas, bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat dengan benar? Bisakah dilakukan dengan instan dan cepat?

Jangan khawatir, LIMONE telah menghubungi dr. Annisa Anjani Ramadhan, SpDV, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari RSIA Tambak Jakarta Pusat dan Kinara Clinic Jakarta Pusat, yang akan membahas terkait cara menghilangkan bekas jerawat dengan benar.

Apa Itu Jerawat?

Foto: www.pexels.com

Dokter Annisa menuturkan bahwa “jerawat adalah peradangan kronis yang terjadi di sekitar pori-pori kulit. Jerawat disebabkan oleh banyak faktor, yang diawali dengan terbentuknya sumbatan yang terjadi di pori-pori,” ujarnya.

Biasanya, “jerawat 85% dialami oleh seseorang dengan rentang usia 12-25 tahun. Ada juga yang mengalami di luar rentang usia tersebut namun tidak banyak. Jerawat tidak berbahaya atau mengancam nyawa, namun ada jenis jerawat berat yang dapat menyebabkan penderita mengalami demam dan nyeri hebat,” jelas Dokter Annisa.

Apa Penyebab Munculnya Jerawat?

Foto: www.xframe.io

Sesungguhnya, terdapat “beberapa faktor yang dapat menyebabkan terbentuknya jerawat, yaitu pelepasan sel kulit mati yang tidak normal, pengaruh hormon androgen, dan produksi minyak berlebih. Serta perkembangan bakteri P.Acnes berlebihan di pori-pori dan peradangan,” terangnya.

Karena hal tersebut, munculnya jerawat dapat memberikan dampak bagi tubuh. “Dampak yang paling sering dikeluhkan adalah gangguan estetika penampilan. Hal ini dapat mencetuskan berbagai dampak psikologis mulai dari rendahnya rasa percaya diri hingga depresi,” tuturnya.

“Selain dampak psikis, jerawat tipe berat juga menyebabkan rendahnya aktivitas sehari-hari karena menyebabkan demam dan nyeri yang mengganggu,” imbuh Dokter Annisa.

Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat?

cara menghilangkan bekas jerawat
Foto: www.xframe.io

Karena dapat memengaruhi penampilan, maka banyak orang yang ingin menghilangkan jerawat. Menurut Dokter Annisa, “cara menghilangkan jerawat adalah dengan menanggulangi semua faktor penyebab munculnya jerawat pada seseorang,” ungkapnya.

“Tidak hanya menggunakan skin care yang tepat, namun pada jerawat derajat sedang dan berat, perlu diberikan antibiotika spesifik secara oral selama waktu yang cukup panjang. Selain itu, kamu juga bisa melakukan perawatan tindakan di klinik sebagai tambahan untuk mempercepat penyembuhan jerawat. Akan tetapi hal ini perlu dilakukan secara rutin,” tambahnya.

Bagaimana Jika Timbul Bekas Jerawat?

Foto: www.freepik.com

Bekas jerawat dapat ditandai dengan adanya bercak kehitaman atau kemerahan, hingga bekas luka bopeng. “Bercak kehitaman wajar terjadi terutama pada orang kulit berwarna seperti orang Asia sebagai respons pertahanan permukaan kulit selama masa penyembuhan pascajerawat,” katanya.

Sementara pada bekas luka kemerahan, biasanya disebabkan karena “jerawat yang masih aktif meradang di bawah kulit. Untuk bekas jerawat bopeng, dapat muncul karena proses peradangan yang terlalu lama (jerawat tidak diobati segera) dan luka serta infeksi yang disebabkan karena jerawat dipencet-pencet sendiri. Sehingga menyebabkan kerusakan kulit lebih dalam,” paparnya.

Jika muncul bekas jerawat, maka “perawatan tetap harus dilakukan secara rutin. Namun lebih terfokus pada kelainan yang muncul. Biasanya bekas luka bopeng perlu perawatan dengan waktu lebih lama dan tindakan tambahan yang lebih invasif setelah jerawat aktif terkontrol,” lanjutnya.

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Jerawat?

cara menghilangkan bekas jerawat
Foto: www.xframe.io

Setelah berhasil menghempaskan jerawat, jangan sampai bekas jerawat yang muncul dapat mengganggu penampilanmu. Untuk itu, terdapat beberapa cara menghilangkan bekas jerawat yang bisa kamu lakukan seperti “mengombinasikan antara penggunaan krim harian dan tindakan tambahan seperti laser, peeling, atau microneedling. Pastinya, perlu dilakukan secara rutin,” tutur Dokter Annisa.

Selain itu, cara menghilangkan bekas jerawat juga dapat dibantu dengan pemilihan produk perawatan wajah. Dokter Spesialis Kulit yang satu ini menyarankan untuk “memilih produk yang mengandung zat anti jerawat seperti sulfur, asam salisilat, asam azaleat, dan benzoyl peroxide,” sarannya.

Sedangkan untuk jerawat derajat ringan, “masih dapat diobati dengan penggunaan produk tanpa resep. Namun pada jerawat derajat sedang dan berat, biasanya membutuhkan terapi yang lebih intensif oleh dokter spesialis kulit,” imbuhnya.

Namun yang paling penting dalam cara menghilangkan jerawat adalah individu perlu “memerhatikan tipe bekas jerawat yang dialami. Karena dalam satu individu sangat mungkin terdapat beberapa tipe bekas jerawat,” ujarnya.

“Semakin dalam bekas luka atau bopeng yang terbentuk, semakin lama dan sulit pengobatannya. Penting juga untuk menentukan goal atau tujuan akhir dari kondisi kulit pascaperawatan yang diharapkan, serta konsekuensinya agar tidak mudah menyerah saat menjalani perawatan bekas jerawat,” ungkapnya.

Apakah Bisa Menghilangkan Bekas Jerawat dalam Waktu yang Singkat?

cara menghilangkan bekas jerawat
Foto: www.xframe.io

Kebanyakan orang menginginkan untuk memiliki wajah yang mulus dan tanpa noda, hingga rela melakukan perawatan agar bisa menghilangkan bekas jerawat dengan instan.

Namun, sesungguhnya “bekas jerawat berupa bercak hitam atau pun bopeng memerlukan proses bertahap untuk kembali seperti sediakala. Sehingga hal ini memerlukan waktu yang tidak instan. Kecepatan penyembuhan juga tergantung dari rajin atau tidaknya melakukan perawatan sesuai arahan dokter,” tuturnya.

Sehingga cara untuk menghilangkan bekas jerawat kemerahan, bercak hitam, atau bopeng dengan maksimal, yakni “perlu dikonsultasikan ke dokter spesialis. Agar nantinya dapat ditentukan pilihan terapi yang paling baik,” imbuhnya.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Ketika memiliki bekas jerawat, disarankan agar “berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui apakah keluhan tersebut benar adalah bekas jerawat, atau biasa terjadi karena hal lain. Sehingga nantinya bisa mendapatkan pilihan terapi yang tepat,” ungkap Dokter Annisa.

Selain itu, Spesialis Kulit dan Kelamin ini juga berpesan untuk tetap “bersabar dan rutin dalam merawat kulit sesuai dengan anjuran dokter. Karena kulit membutuhkan proses untuk memperbaiki kerusakan akibat jerawat yang muncul sebelumnya,” sarannya.