Sering Mengalami Vagina Gatal? Ini Cara Tepat Mengatasi Dan Mencegahnya

cara mengatasi vagina gatal menurut dokter
Foto: www.canva.com

Bagaimana cara mengatasi vagina gatal? Meski umumnya tidak berbahaya, namun kamu perlu mengetahui cara menghadapi vagina gatal yang tepat, supaya nantinya tidak berubah menjadi kondisi berbahaya.

Simak penuturan dari dr. Balquist Farida, Sp.KK, seorang Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Klinik White Jasmine Perdatam, Skin n Co Hanglekir, dan ZAP Premier Menteng terkait cara mengatasi vagina gatal yang tepat dan aman.

Apa Penyebab Seseorang Mengalami Vagina yang Gatal?

Foto: www.canva.com

Beberapa dari kita mungkin merasa pernah mengalami sensasi gatal pada area vagina. Menurut Dokter Balquist hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

“Kondisi vagina yang gatal adalah ketika adanya sensasi gatal yang menyebabkan kita ingin menggaruknya. Biasanya terjadi pada bibir kemaluan bagian dalam atau rasa gatal dalam liang vagina,” ujarnya.

“Penyebabnya antara lain ketika ada kontak dengan cairan keputihan, infeksi jamur, virus kutil atau kutu. Kemudian bisa juga disebabkan karena bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi, misalnya bahan pembalut, karet lateks, dan sebagainya,” jelas Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin ini.

Apakah Kondisi Ini Berbahaya?

cara mengatasi vagina gatal menurut dokter
Foto: www.canva.com

Meski mungkin dialami oleh beberapa orang, pada umumnya kondisi vagina yang gatal tidaklah berbahaya bagi kesehatan.

“Namun ada kondisi tertentu yang harus diperhatikan, seperti ketika penyebabnya adalah keputihan karena infeksi bakteri. Pada kasus ibu hamil, kondisi tersebut dapat menyebabkan pecah ketuban dini dan kelahiran prematur,” ungkapnya.

Bagaimana Gejala Vagina yang Gatal?

Foto: www.canva.com

Pada dasarnya, vagina akan terasa gatal seolah-olah ada perasaan ingin menggaruknya. Namun selain itu, terdapat salah satu tanda radang khas yang bisa ditemukan, yakni:

  • Kulit yang berubah kemerahan
  • Vagina yang bengkak
  • Timbul bruntusan merah
  • Terasa bentol
  • Timbul kutil
  • Bisa juga terjadi keputihan warna putih yang bergumpal pada kasus infeksi jamur

Bagaimana Tanda Bahwa Vagina yang Gatal Ini Semakin Parah?

Foto: www.canva.com

Jika tidak berlangsung secara terus-menerus, gejala dari vagina yang gatal memang tidak berbahaya. Akan tetapi, bisa saja kondisi ini berubah semakin parah jika tidak diatasi dengan baik.

Dokter Balquist menuturkan bahwa terdapat beberapa tanda bahwa vagina yang gatal ini bisa menjadi berbahaya, di antaranya adalah:

  • Terasa gatal hingga mengganggu aktivitas harian
  • Tidak bisa tidur
  • Menggaruknya hingga menimbulkan luka, bahkan terjadi infeksi
  • Disertai dengan keputihan yang banyak dan bau amis atau busuk
  • Rasa nyeri atau tidak nyaman di perut bagian bawah yang mirip dengan gejala nyeri haid

Bagaimana Cara Mengatasi Vagina Gatal?

Foto: www.canva.com

Supaya tidak berubah menjadi gejala yang berbahaya, maka kamu perlu mengetahui cara mengatasi vagina gatal.

“Perhatikan agar selalu menjaga kebersihan vagina, hal ini bisa dilakukan dengan membilasnya dari depan ke arah belakang,” ujarnya.

“Kemudian hindari menggunakan pembersih vagina antiseptik, karena hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme alami dalam liang vagina, yang mana dapat membentuk pertahanan tubuh alami,” jelas Dokter Balquist.

Dengan melakukan cara tersebut, maka dapat membuat bakteri dan kuman patogen tidak dapat berkembang biak. Sehingga nantinya tidak akan menyerang tubuh.

Akan tetapi, bisakah menggunakan bahan alami sebagai salah satu cara mengatasi vagina gatal?

“Bahan alami masih belum menyediakan data medis yang memadai untuk direkomendasikan sebagai cara mengatasi rasa gatal pada vagina. Karena kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, maka cara pengobatannya pun berbeda,” jawabnya.

“Namun terkadang memang dibutuhkan obat medis dengan dosis optimal. Namun tetap tidak bisa digantikan dengan antiseptik alami, seperti menggunakan air rebusan sirih dan lainnya,” tutur Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin ini.

Bagaimana Jika Vagina Gatal Tidak Ditangani dengan Baik?

cara mengatasi vagina gatal menurut dokter
Foto: www.canva.com

Terdapat beberapa hal yang bisa terjadi ketika vagina gatal tidak ditangani dengan baik. “Akan timbul infeksi menjalar ke lubang kencing, saluran kencing dan kandung kemih atau infeksi saluran kemih,” papar Dokter Balquist.

“Pada ibu hamil, gatal yang disebabkan karena keputihan bakteri dapat menyebabkan ketuban pecah dini, sehingga menyebabkan prematur dan keguguran. Selain itu, karena kulit yang lecet atau luka garukan, maka dapat terkena infeksi virus berbahaya, misalnya HIV dari hubungan seks dengan risiko tinggi,” jelasnya.

Jika mengalami kondisi tersebut, maka ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin atau ke dokter kebidanan obstetrik dan ginekolog. “Agar nantinya segera ditemukan penyebab dan mendapatkan pengobatan yang tepat,” tuturnya.

Bisakah Mencegah agar Tidak Mengalami Vagina Gatal?

cara mengatasi vagina gatal menurut dokter
Foto: www.canva.com

Dokter Balquist menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah agar kita tidak mengalami kondisi vagina yang gatal, yakni:

  • Menjaga kebersihan vagina
  • Menghindari kontak dengan bahan yang dapat memicu alergi terhadap kulit kita, seperti pembalut tertentu atau karet lateks kondom
  • Tidak rutin menggunakan cairan antiseptik vagina
  • Tidak melakukan hubungan seks bebas, seks di luar pernikahan, atau berganti-ganti pasangan

Kesimpulan

cara mengatasi vagina gatal menurut dokter
Foto: www.freepik.com

Untuk mengatasi kondisi vagina yang gatal, Dokter Balquist menegaskan bahwa tidak dianjurkan untuk membersihkan vagina dengan cairan pembersih khusus.

“Jangan mencoba mengobati sendiri, segera periksakan ke dokter agar segera ditangani dengan cepat,” ujarnya.

“Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi yang menyebar dan semakin parah. Karena dapat menyebabkan komplikasi pada organ reproduksi, misalnya seperti menjalar ke rahim, saluran telur, atau saluran kencing,” tambahnya.

Selain itu, tidak kalah pentingnya, Dokter Balquist mengingatkan untuk mencari pengobatan ke dokter umum, spesialis kulit dan kelamin, atau dokter kandungan.

“Bila risih saat ini banyak sekali dokter wanita di bidang ini,” ucapnya.

“Hati-hati banyak klinik palsu di internet yang ketika berobat pasien dibohongi, dikatakan menderita penyakit yang sangat berbahaya dan harus tindakan operasi atau infus yang berbiaya sangat mahal hingga puluhan juta. Klinik ini modus penipuan kepada pasien,” paparnya.

Jadi, “selain mengecek review, perhatikan legalitas surat ijin klinik dan praktek dokter tersebut,” tekannya.