Ini Cara Memastikan Produk Kulit Tidak Berbahaya bagi Kesehatanmu

produk kecantikan aman
Foto: www.gettyimages.com

Coba cek meja rias atau kamar mandimu, berapa banyak produk perawatan kulit dan kecantikan yang kamu miliki? Lima, sepuluh, atau ratusan? Bukan bermaksud menakuti-nakuti, tapi hanya mengingatkan bahwa kamu mesti ekstra hati-hati dalam memilih produk yang akan menempel di kulit. Bahkan jika produk tersebut sudah dihiasi dengan label “sudah melalui uji coba laboratorium”. Pasalnya, menurut Dr Kathryn M. Rexrode, direktur Divisi Kesehatan Perempuan di Harvard Medical School, “produk-produk dites untuk memastikan mereka tidak menyebabkan masalah jangka panjang seperti iritasi kulit. Akan tetapi, produk-produk tersebut tidak dites untuk keamanan jangka panjang.”

Dengan kata lain, “para perempuan harus hati-hati dalam memilih produk apa yang mereka aplikasikan di tubuh dan bagaimana hal tersebut bisa mempengaruhi kesehatan mereka,” kata Tamarra James-Todd, Profesor Asisten Reproduktif Lingkungan dan Perinatal di Harvard T.H. Chan School of Public Health. Kepada publikasi Harvard Health Publishing, kedua ahli ini memberikan tips bagaimana mengurangi risiko kesehatan yang didapat dari produk-produk perawatan pribadi. Berikut di antaranya.

Lakukan Penelitian Pribadi

Sebelum membeli produk, perhatikan dan baca bahan-bahan kimia yang terdapat dalam kemasan. Cek apakah sudah terdaftar di BPOM. Atau cek di Environmental Working Group (www.ewg.org) yang telah menganalisa sejumlah produk yang tersedia di pasaran dan menyediakan informasi keamanan produk tersebut.

Cari Alternatif yang Lebih Aman

Jika produk yang kamu sekarang mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya, cobalah berganti ke opsi yang lebih aman.

Lebih Hati-Hati dan Skeptis

Memang semakin banyak merek yang berusaha menghasilkan produk yang lebih aman—tapi tidak semua klaim benar. “Banyak perusahaan akan menghapus bahan-bahan kimia yang berbahaya, seperti bisphenol-A atau phthalates (bahan kimia yang dikenal sebagai pengganggu endoktrin, senyata yang menyerupai atau menekan hormon manusia). Tapi mereka bisa saja mengganti bahan kimia tersebut dengan bahan lainnya yang sama berbahayanya. Jadi, produk tidak benar-benar aman, atau bahkan malah lebih berbahaya,” kata James-Tood.

Kurangi Pemakaian Produk yang Tidak Perlu

Membatasi pemakaian produk bisa menjadi salah satu pilihan agar kulit dan tubuhmu tidak terlalu terpapar oleh banyak bahan kimia. Jadi, pilih dan pakailah produk-produk yang sifatnya esensial dan sesuai dengan kebutuhanmu.

Pakai Produk Natural

Jika memungkinkan, coba buat sendiri produk perawatan kulit di rumah, misalnya saja masker rambut atau kulit. Akan tetapi, ingat bahwa tidak semua produk “natural” aman. “Contohnya, minyak esensial biasanya direkomendasikan sebagai pengganti parfum dan pewangi. Namun beberapa tipe, contohnya lavender dan tea tree oil, yang mengandung properti estrogenik yang bisa memiliki risiko kesehatan yang sama dengan produk kimia lainnya yang sama,” jelas James-Todd. Jadi, “alami bukan berarti lebih aman,” tegasnya.

Selanjutnya: Dan ini mengapa ada begitu banyak jenis produk masker wajah di luar sana—dan mana yang lebih tepat untuk kebutuhanmu.

podcast button