Ini Cara Membersihkan Wajah yang Tepat—dan 9 Kesalahan yang Perlu Dihindari

Foto: www.pexels.com

Kulit yang lembap, kenyal, dan cerah telah menjadi idaman bagi kebanyakan wanita. Hal ini bisa dengan mudah didapatkan, asalkan kamu merawatnya, salah satunya dengan melakukan cara membersihkan wajah dengan tepat. Pasalnya, masih banyak yang melakukan kesalahan-kesalahan saat mencuci muka. 

Simak penjelasan dari dr. Irene Dorthy Santoso, Sp.DV, Dermatologist dari Bamed Skincare dan Zap Premier, yang akan menjelaskan cara membersihkan wajah dengan tepat untuk menghindari kesalahan yang bisa menyebabkan muka menjadi iritasi.

Apa Definisi Kulit yang Bersih?

Foto: www.pexels.com

Dokter Irene menuturkan bahwa sesungguhnya “kulit bersih merupakan dambaan bagi semua perempuan, dan bukan hanya bagi perempuan Indonesia saja. Sehingga kalau ditanya definisi kulit yang bersih, maka masing-masing punya definisi sendiri. Akan tetapi, secara umum kulit yang bersih adalah kulit yang tidak kusam dan bebas dari jerawat serta flek kehitaman,” terangnya.

Lantas, apakah kulit yang bersih menjadi tanda dari kulit yang sehat? “Kulit sehat memiliki cakupan yang lebih luas dibanding hanya sekedar kulit bersih saja,” jawabnya.

Secara singkat, “kulit yang sehat berarti kulit lembab yang terhidrasi dengan baik. Kemudian memiliki warna kulit yang merata secara keseluruhan, dengan tekstur kulit yang halus, lembut, dan kenyal serta glowing. Kulit yang sehat ini dapat kita ketahui secara kasat mata,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa “kulit yang bersih dan sehat pastinya memiliki banyak keuntungan, terutama bisa membuat seseorang lebih percaya diri untuk tampil di hadapan orang lain,” tuturnya.

Bagaimana Cara Membersihkan Wajah dengan Tepat?

Foto: www.freepik.com

Secara umum, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai cara membersihkan wajah, yakni:

Bersihkan riasan secara menyeluruh

Cara membersihkan wajah yang pertama kali perlu kamu lakukan adalah dengan membersihkan make up terlebih dahulu. “Sebelum mencuci wajah, ada baiknya mencuci tangan terlebih dahulu. Kemudian gunakan bandana atau ikat rambut untuk mencegah rambut yang dapat mengganggu proses mencuci wajah,” sarannya.

Make up sebaiknya dibersihkan dengan make up remover atau micellar water. Dan jangan lupa untuk membersihkan area mata dengan menggunakan cleansing oil. Selain area mata, jangan lupa untuk membersihkan bagian rahang, dagu, dan leher bila menggunakan bedak untuk area leher,” lanjutnya.

Gunakan air dan sabun

Selanjutnya, cara membersihkan wajah yang tepat adalah dengan “membasahi wajah terlebih dahulu dengan menggunakan air mengalir. Lalu, tuangkan sabun pembersih wajah secukupnya pada kedua telapak tangan, dan gosokkan hingga menjadi busa. Kemudian, oleskan ke seluruh bagian wajah dengan merata,” sarannya.

“Secara umum, tidak perlu untuk mendiamkan sabun di kulit saat mencuci wajah. Karena sabun bisa langsung bekerja mengikat kotoran. Bersihkan wajah dengan pijatan yang lembut dengan gerakan memutar dan menyeluruh hingga dagu, rahang, dan leher,” ungkap Dokter Irene.

Yang terbaik untuk cara membersihkan wajah adalah menggunakan ujung-ujung jari kita. “Dengan melakukan pijatan ringan dan lembut, hal tersebut dapat merangsang sirkulasi darah di wajah dan membuatnya menjadi lebih rileks. Setelah itu, bilas kembali wajah dengan air mengalir,” ujarnya.

“Membersihkan wajah dengan pembersih wajah, kemudian dilanjutkan dengan mencuci dengan air dan sabun, inilah yang disebut sebagai double cleansing,” lanjutnya.

Keringkan wajah dengan kain atau handuk bersih

Langkah berikutnya, “keringkan wajah dengan menggunakan kain atau handuk yang bersih dan lembut. Jangan lupa, tidak disarankan untuk membersihkan wajah kita dengan memakai handuk badan yang telah dipakai sebelumnya. Serta, hindari handuk dengan tekstur yang kasar. Keringkan wajah dengan cara menepuk-nepuk perlahan dan bukan digosok,” paparnya.

“Selanjutnya kita dapat mengoleskan pelembab setelah mencuci wajah. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kelembaban wajah,” imbuhnya.

Apa Saja Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Membersihkan Wajah?

Foto: www.pexels.com

Meski terdapat cara membersihkan wajah dengan tepat, namun masih banyak kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan ketika mencuci muka, di antaranya adalah:

Mencuci wajah terlalu sering

Secara umum, anjuran yang sering kita dengar adalah mencuci wajah dengan sabun cuci muka hanya boleh dilakukan sebanyak dua kali sehari yakni pagi hari setelah bangun pagi dan malam hari sebelum tidur.

“Hal ini ternyata menjadi kontroversi, karena beberapa pihak setuju dengan konsep tersebut. Dengan alasan mencuci wajah lebih dari dua kali akan membuat wajah menjadi lebih kering, dan berpotensi untuk mengalami iritasi,” tuturnya.

Namun, terdapat anjuran yang lebih bijaksana yakni “mencuci wajah secukupnya sesuai dengan kebutuhan. Apabila dirasakan wajah masih terlalu lengket dan berminyak, ternyata kita dapat mencuci wajah lebih dari dua kali sehari,” ungkap Dokter Irene.

“Begitu pula bila merasa terlalu kering dan tidak nyaman, maka mencuci wajah dapat dilakukan satu kali sehari yakni pada malam hari menjelang tidur,” lanjutnya.

Akan tetapi mengapa disarankan untuk tetap mencuci wajah di pagi hari walaupun secara tampilan wajah masih dalam keadaan bersih? “Karena saat kita tidur, kulit wajah tetap memproduksi minyak. Ditambah lagi kita wajib membersihkan sisa krim yang dipakai sebelum tidur,” jawabnya.

Menggunakan sabun mandi untuk mencuci wajah

Sesungguhnya, kulit wajah kita ternyata lebih sensitif jika dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain. “Sehingga penggunaan sabun mandi yang dibuat untuk kulit tubuh kurang sesuai untuk digunakan pada wajah. Karena sabun mandi biasanya memiliki kandungan surfaktan yang lebih tinggi dibandingkan sabun wajah, dengan tujuan untuk menghilangkan sebum dan kotoran di badan kita,” ujarnya.

“Jika sabun mandi terus menerus digunakan untuk wajah maka berpotensi untuk membuat kulit wajah menjadi lebih kering dan mengalami iritasi,” jelasnya.

Menggosok wajah secara berlebihan

Terkadang secara tidak sadar, “kita ingin membuat wajah menjadi lebih bersih dengan menggosok wajah secara berlebihan. Hal ini tidak akan membuat wajah kita tampak bersih, kebalikannya justru akan menyebabkan kulit wajah kehilangan kelembaban karena rusaknya lapisan alami pada kulit wajah,” tuturnya.

Mendiamkan sabun terlalu lama pada saat kita mencuci wajah

Membersihkan wajah umumnya dilakukan selama 60-90 detik. Sehingga “mendiamkan sabun terlalu lama saat kita mencuci wajah tidak akan membuat wajah menjadi lebih bersih. Pada kulit wajah yang cenderung kering dan sensitif, ketika mendiamkan sabun wajah terlalu lama justru akan memicu iritasi kullit,” ucapnya.

Membersihkan wajah hanya pada kedua pipi

“Mencuci wajah hanya pada kedua pipi saja jelas tidak benar. Untuk itu, cara membersihkan wajah yang wajib dilakukan adalah secara menyeluruh hingga dagu, rahang, dan juga leher,” ungkapnya.

Menggunakan sabun cuci wajah tidak sesuai dengan petunjuk pemakaian

Terkadang, kita menggunakan sabun wajah terlalu sedikit atau terlalu banyak. “Ternyata, kedua hal ini sama-sama tidak menguntungkan. Pasalnya, penggunaan sabun yang terlalu sedikit akan menyebabkan minyak dan kotoran di wajah tidak terangkat sempurna. Sementara terlalu banyak menggunakan sabun pembersih wajah bisa berpontensi untuk menyebabkan iritasi,” ujar Dokter Irene.

Menggunakan scrub setiap kali mencuci wajah

Menurut Dokter Irene, “scrubbing tidak disarankan untuk dilakukan setiap kali mencuci wajah. Untuk itu, penggunaan scrub disarankan sebanyak satu hingga dua kali dalam seminggu sesuai dengan kondisi kulit wajah kita. Scrubbing yang dilakukan terus menerus akan membuat kulit wajah menjadi lebih kering dan kemerahan,” sarannya.

Menggunakan sabun wajah yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit wajah

Pemilihan sabun yang sesuai kebutuhan berdasarkan kondisi kulit wajah kita merupakan pilihan yang bijaksana. “Jangan sampai kita memilih sabun wajah tersebut hanya karena teman atau saat ini sedang tren. Karena pemilihan sabun wajah yang salah akan membuat kulit wajah kita mengalami berbagai keluhan,” anjurnya.

Tidak membersihkan make up terlebih dahulu

Pada dasarnya, “sabun cuci wajah tidak mampu untuk membersihkan riasan seperti penggunaan make up remover, micellar water, atau cleansing oil. Untuk pasien yang menggunakan make up sangat disarankan untuk melakukan double cleansing terlebih dahulu,” sarannya.

Bagaimana Cara Memilih Sabun Pembersih Wajah yang Benar?

Foto: www.freepik.com

Pertama, “ketahui terlebih dahulu jenis kulitmu. Dengan mempertimbangkan jenis dan kondisi kulit wajah saat ini, maka kita akan mendapatkan jenis sabun yang tepat,” ujarnya.

Jika kamu memiliki jenis kulit yang berminyak, maka pilih “sabun cuci wajah yang mampu menghilangkan minyak secara efektif. Beberapa bahan dasar yang dapat menjadi pilihan untuk sabun cuci wajah bagi kulit beminyak antara lain yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, asam glikolat, hyaluronic acid, dan niacinamide,” anjurnya.  

“Sedangkan untuk kulit wajah yang kering, maka gunakan sabun pembersih wajah yang dapat menghidrasi kulit. Seperti yang mengandung gliserin, vitamin E, serta wajib menghindari sabun yang mengandung SLS ataupun alkohol,” saran Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang satu ini.  

Untuk kulit wajah yang sensitif, “sangat disarankan untuk memilih sabun yang bertuliskan hypoallergenic, tidak mengandung pewarna, ataupun pewangi. Serta wajib menghindari bahan-bahan yang berpotensi untuk menyebabkan iritasi seperti alkohol,” terangnya.

Bagaimana dengan kulit kombinasi, apakah perlu untuk menggunakan sabun wajah yang berminyak pada area wajah yang berminyak, serta sabun wajah untuk kulit kering pada area wajah yang kering? “Hal ini tentu saja tidak praktis dan merepotkan. Sehingga solusinya adalah memilih sabun wajah dengan kondisi yang terbanyak, apakah itu berminyak atau kering,” jawabnya.

Adakah Risiko Ketika Tidak Membersihkan Wajah dengan Tepat?

Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Irene, ketika kita melakukan kesalahan saat membersihkan wajah, hal tersebut dapat “berpotensi untuk menimbulkan iritasi, hingga komedo dan jerawat. Untuk itu, segera hentikan penggunaan sabun wajah tersebut, dan konsultasikan kondisi kulit pada dermatologist terdekat,” paparnya.

Selain itu, setelah mencuci wajah dengan baik dan benar, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kulit agar tetap bersih dan sehat, yakni:

Kesimpulan

Foto: www.xframe.io

Mencuci wajah hanyalah langkah awal dalam menjaga kebersihan kulit. Pasalnya “masih banyak yang perlu dilakukan jika kita ingin memiliki kulit wajah yang bersih. Di antaranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat, berolahraga, dan tidur dengan teratur,” saran Dokter Irene.

“Serta, hindari mengonsumsi alkohol dan rokok. Selain itu, seluruh rangkaian tersebut juga sebaiknya dilakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” tutupnya.