Bagaimana Cara Memancing Kontraksi Agar Cepat Melahirkan? Ini Kata Dokter Kandungan

cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan
Foto: www.freepik.com

Menjelang persalinan, mungkin beberapa ibu hamil merasa cemas karena tanda persalinan tidak kunjung tiba. Namun jangan khawatir karena terdapat cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait tanda persalinan, LIMONE  telah menghubungi dr. Christian Wijaya Woen, Sp.OG, seorang Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RSIA Grand Family dan Tzu Chi Hospital, yang akan menjelaskan terkait cara tepat untuk memancing kontraksi agar cepat melahirkan.

Apa Itu Kontraksi?

Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Christian, kontraksi merupakan sensasi yang muncul ketika ibu hamil akan melahirkan bayinya. Biasanya perut akan terasa kencang dan keras.

“Yang perlu diperhatikan dari kondisi ini adalah kontraksi yang asli biasanya akan terjadi saat usia kandungan sekitar 37-40 minggu. Yakni perut akan terasa sangat kencang, tepatnya di bagian atas rahim. Dan kondisi ini berlangsung selama 30 detik hingga 1 menit, serta muncul secara teratur dengan jeda tiga sampai lima menit,” jelasnya.

Selain itu, kontraksi yang asli juga biasanya disertai dengan sakit pinggang. Kondisi ini sangat berbeda dengan kontraksi palsu yang sering terjadi setiap beberapa jam.

Mengapa Ibu Hamil Terkadang Mengalami Proses Persalinan yang Terhambat?

Foto: www.rawpixel.com

Sesungguhnya, ada banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan persalinan seseorang mengalami keterhambatan.

“Bisa dari faktor ibunya, yakni panggul yang sempit, cara mengejan yang tidak baik, atau kurangnya olahraga selama kehamilan,” terangnya.

“Selain itu, bisa juga disebabkan karena air ketuban yang sedikit dan/atau pecahnya air ketuban sebelum waktu melahirkan, serta ibu hamil yang kekurangan nutrisi,” tuturnya.

Tak hanya itu, proses persalinan yang terhambat juga bisa disebabkan oleh faktor bayi. “Di mana bayi yang besar akan mengakibatkan proses persalinan terhambat, juga lilitan tali pusat dan posisi kepala bayi yang kurang baik juga dapat memengaruhinya,” terang Dokter Christian.

Perlukah Ibu Hamil Melakukan Induksi Persalinan?

Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Kebidanan dan Kandungan yang satu ini, “perlu atau tidak perlunya induksi persalinan akan tergantung pada situasi saat proses persalinan. Ketika kontraksi tidak cukup kuat sehingga dapat membuat persalinan lebih lama, maka perlu dilakukan induksi,” ungkapnya.

Selain itu, juga pada kondisi di mana bayi harus segera dilahirkan seperti kehamilan sudah lewat bulannya, air ketuban berkurang, dan belum ditemukan tanda-tanda persalinan, maka induksi persalinan pun menjadi sebuah pilihan yang harus diambil.

Bagaimana Cara Memancing Kontraksi agar Cepat Melahirkan?

cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan
Foto: www.freepik.com

Tak jarang, beberapa ibu hamil juga mencari cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan. Menurut Dokter Christian, hal ini bisa dilakukan dengan berbagai langkah.

“Banyak sekali cara yang bisa dilakukan agar kontraksi dapat segera datang, di antaranya adalah melakukan hubungan suami istri rutin di saat usia kehamilan 36 minggu,” sarannya.

“Selain itu bisa juga dilakukan dengan menstimulasi puting susu agar tubuh dapat mengeluarkan hormon oksitocin, yaitu hormon yang dapat merangsang timbulnya kontraksi,” jelasnya.

Ibu hamil juga bisa melakukan senam hamil atau prenatal gentle yoga secara rutin, sehingga nantinya dapat mempercepat datangnya kontraksi.

“Banyak melakukan aktivitas, mulai dari yang paling sederhana seperti keseharian dalam rumah tangga,” pesannya.

Adakah Posisi yang Bisa Dilakukan agar Pembukaan Persalinan Lebih Cepat?

cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan
Foto: www.canva.com

Selain langkah-langkah di atas, ternyata ada cara lain yang bisa dilakukan untuk memancing kontraksi agar cepat melahirkan.

“Ada beberapa posisi yang bisa dilakukan, di antaranya berdiri tegak dengan dua kaki terbuka dan melakukan squat without jump secara rutin. Kemudian bisa juga dengan merangkak mundur serta memperbanyak posisi setengah duduk,” tutur Dokter Christian.

“Akan tetapi, semua posisi tersebut tidak boleh dipaksakan. Lebih baik untuk memperbanyak latihan yoga untuk kehamilan, karena hal tersebut sangat membantu,” lanjutnya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Induksi Persalinan?

Foto: www.canva.com

Pada dasarnya, induksi persalinan dapat mulai dilakukan jika memang belum didapatkannya tanda-tanda persalinan, seperti kontraksi atau pembukaan servis (jalan lahir).

“Namun jika sudah mulai ada pembukaan, maka tingkat keberhasilan induksi persalinan pun akan semakin tinggi,” paparnya.

Perlu diperhatikan, sebelum memutuskan untuk melakukan induksi persalinan, maka tetap harus berkonsultasi dengan dokter. Agar nantinya dinilai apakah layak untuk dilakukan induksi persalinan atau tidak.

Bagaimana Jika Tidak Kunjung Melahirkan Meski Telah Mendapatkan Induksi Persalinan?

cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan
Foto: www.canva.com

Dokter Christian menjelaskan bahwa dalam buku panduan kebidanan dan kandungan, dikenal adanya patograf, yaitu alat bantu untuk memantau kemajuan persalinan. Di dalamnya terdapat informasi kapan induksi persalinan dinyatakan gagal atau masih bisa diteruskan.

“Semua ibu hamil yang menjalankan persalinan normal harus di-plot di dalamnya, agar kita tahu bahwa induksi atau persalinan normal tidak bisa dilanjutkan lagi. Sehingga harus dilakukan tindakan caesar,” ujarnya.

Kesimpulan

cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan
Foto: www.canva.com

Selama masa kehamilan, sangat perlu untuk menjaga kesehatan. Hal ini bisa dilakukan dengan berolahraga secara teratur yang dimulai dari trimester awal, latihan pernapasan, dan mengikuti kelas yoga prenatal akan sangat membantu.

“Paling penting adalah memiliki pola pikir yang positif. Ibu hamil harus mempunyai keyakinan bahwa saya bisa untuk melahirkan secara normal,” tutup Dokter Christian.