Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini

cara agar kulit putih permanen
Foto: www.canva.com

Kulit putih, glowing, dan halus merupakan dambaan bagi sebagian perempuan. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan kulit putih secara permanen. Tetapi, tidak semua cara baik untuk kesehatan.

Oleh karena itu, Dr. Arini Astasari Widodo, Sp.KK, seorang dermatologist, lecturer, researcher, serta Medical Consultant Dermalogia Clinic, akan menjelaskan lebih lanjut mengenai cara untuk membuat kulit menjadi putih.

Seperti Apa Kulit yang Sehat?

Seperti Apa Kulit yang Sehat | | Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini
Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Arini, kulit merupakan salah satu organ tubuh terluar dan terluas, yang menjadi barrier dari lingkungan sekitar.

“Kulit merupakan lebih dari sekadar permukaan luar untuk dilihat. Organ ini berfungsi untuk melindungi dari bakteri, kotoran, benda asing lainnya, dan sinar ultraviolet matahari,” ucap Dokter Arini.

“Kulit mengandung ujung saraf yang memberi tahu jika ada sesuatu yang panas atau dingin, lunak atau keras, tajam atau tumpul. Bagian tubuh ini juga memainkan peran penting dalam mengatur cairan dan suhu tubuh kita,” lanjutnya.

Setiap orang tentunya mendambakan kulit yang sehat dan terawat dengan baik. Menurut Dokter Arini, kulit sehat adalah cerminan dari tubuh yang sehat.

Selain itu, kulit yang sehat merupakan kulit yang terhidrasi dengan penampakan kulit kenyal, elastis, dan lembap.

“Kulit sehat tampak mulus, tanpa pecah-pecah di permukaan dan hangat (tidak panas atau merah), tidak kering dan bersisik atau lembap dan keriput. Jika kulit merah, pecah-pecah, gatal, perih, atau ruam, mungkin kulit terlalu kering,” sambung Dokter Arini.

Apakah Kulit yang Putih Termasuk ke dalam Kategori Kulit Sehat?

Bagi beberapa orang, mungkin akan berpikiran bahwa kulit yang putih masuk ke dalam kategori kulit sehat. Namun, nyatanya hal tersebut tidak benar. Warna kulit seseorang hanya menggambarkan jumlah pigmen yang ada pada kulit.

cara agar kulit putih permanen

“Kulit sehat tidak ditandai dengan warna kulit. Jenis kulit Fitzpatrick (atau fototipe) tergantung pada jumlah pigmen melanin di kulit. Ini ditentukan oleh warna konstitusional (kulit putih, cokelat, atau hitam) dan efek paparan radiasi ultraviolet (tanning),” jelas Dokter Arini.

Apa yang Membuat Seseorang Terobsesi dengan Kulit Putih?

cara agar kulit putih permanen

Menurut Dokter Arini, media dan stigma yang berkembang di masyarakat menjadi pengaruh seseorang ingin mempunyai kulit yang putih. Ini membuat sebagian orang mencari cara agar memiliki kulit putih permanen.

“Berkembangnya suatu stigma standar kecantikan yang mengatakan cantik adalah memiliki kulit putih menjadi suatu masalah bagi sebagian perempuan di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kontruksi media dan masuknya budaya asing,” ungkapnya.

“Dengan begitu, mereka yang memiliki kulit gelap atau sawo matang akan merasa tidak percaya diri,” ucap Dokter Arini.

Selain itu, ada sebuah survei ZAP Beauty Index mengenai standar kecantikan perempuan Indonesia.

“Terdapat 73.1% perempuan Indonesia menganggap definisi cantik adalah memiliki kulit yang putih bersih dan glowing. Berdasarkan dari hasil survei tersebut, masih banyak perempuan yang percaya stigma cantik adalah memiliki kulit putih,” bebernya.

“Perempuan Indonesia umumnya merasa tidak percaya diri akan kulit mereka yang gelap dan berusaha untuk memutihkan kulit dengan berbagai cara,” jelas Dokter Arini.

Bagaimana Cara untuk Membuat Kulit menjadi Putih?

Bagaimana Cara untuk Membuat Kulit menjadi Putih | | Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini
Foto: www.xframe.io

Banyak orang yang melakukan berbagai cara untuk membuat kulit menjadi putih permanen, baik secara alami maupun tindakan medis.

Dokter Arini memberikan tips cara alami agar kulit menjadi putih, seperti menghindari pajanan sinar matahari baik secara langsung maupun tidak langsung, menggunakan baju tertutup dengan UPF, memakai payung, topi, dan sebagainya.

Sedangkan secara medis, dapat melakukan berbagai cara agar kulit menjadi putih hasilnya tidak selalu permanen, yakni:

  • Melakukan injeksi atau infus: Dengan kandungan tertentu seperti vitamin C, glutathione, dan lainnya.
  • Menggunakan skincare: Terdapat berbagai opsi ingredients yang dapat mencerahkan kulit. Produk-produk OTC seperti vitamin C, arbutin, licorice, dan lainnya. Tentunya juga dapat menggunakan beberapa skincare yang diresepkan dokter apabila penggunaan skincare OTC belum optimal.
  • Laser treatment: Perawatan laser dapat digunakan untuk membantu memperbaiki warna kulit dengan kemampuan untuk memecah pigmen. Opsi laser bermacam-macam misalnya laser Qs NdYag, digunakan untuk meratakan bekas luka dan mengurangi flek. Saat mempertimbangkan perawatan laser, berhati-hatilah saat memutuskan profesional kesehatan mana yang harus dilihat dan selalu pilih penyedia yang berpengalaman menangani pigmentasi.
  • Peeling: Cara bekerja peeling adalah dengan dengan mengelupaskan kulit dengan larutan kimia, menyebabkan ikatan antar sel kulit menjadi lebih longgar sehingga lebih mudah untuk mengelupas.
  • Mikrodermabrasi : Mikrodermabrasi dapat mengobati sejumlah kondisi kulit, termasuk pigmentasi yang berada di permukaan kulit.

Efektifkah Menggunakan Bahan Alami untuk Membuat Kulit Menjadi Putih?

Efektifkah Menggunakan Bahan Alami untuk Membuat Kulit Menjadi Putih | | Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini
Foto: www.canva.com

Sering kali orang mengatakan bahwa efektif menggunakan bahan alami agar mendapatkan kulit yang putih. Namun, tahukah kamu apa itu bahan alami?

“Produk natural tidak berarti langsung memakai buah atau tanaman langsung diaplikasikan ke kulit,” tegasnya.

Produk natural atau alami artinya satu produk yang dipanen, diambil, dipetik dari alam, dan mungkin saja telah dicuci, dihilangkan warnanya, didestilasi, dihancurkan, digiling, dipisahkan, atau dilakukan konsentrasi, sehingga mendapatkan suatu kompenen kimiawi yang akan didapatkan dari sumber aslinya.

“Dapat juga merupakan modifikasi dari materi alami dengan mikroba, enzim, ragi, untuk memodifikasi atau meningkatkan isi material dengan proses-proses tersebut,” jelas Dokter Arini.

“Beberapa bahan alami memang menunjukkan keefektivitasan sebagai agen depigmentasi, termasuk asam azelaic, kedelai, lignin peroksidase, iontophoresis asam askorbat, arbutin, asam ellagic, ekstrak licorice, niacinamide, dan murbei,” sambung Dokter Arini.

Apa Saja Jenis Skincare untuk Memutihkan Kulit?

Memakai skincare menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan kulit yang cerah.

Menurut Dokter Arini, ada banyak jenis dengan bahan aktif dalam skincare yang memiliki cara kerja berbeda-beda untuk mencerahkan kulit, yang dapat dikategorikan sebagai berikut :

pic2 | | Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini

“Ada yang bekerja sebelum sintesis pigmen, saat sintesis pigmen (umumnya menyangkut hormone tyrosinase), dan setelah sintesis pigmen. Bahan aktif ini dapat dikemas dalam bentuk serum, toner, essence, losion, krim, masker, dan lain-lain,” ucap Dokter Arini.

Berapa Lama Waktu untuk Membuat Kulit Menjadi Putih?

cara agar kulit putih permanen
Foto: www.canva.com

Untuk memperoleh kulit yang putih tentunya memiliki jangka waktu agar hasil yang didapat bisa maksimal.

“Setiap produk dan tindakan medis memiliki cara kerja yang berbeda-beda, tentunya karena perbedaan ini waktu yang dibutuhkan juga berbeda-beda. Konsentrasi dan parameter medis yang digunakan juga sangat memengaruhi kecepatannya,” ujar Dokter Arini.

Meski begitu, ternyata melakukan tindakan medis untuk membuat kulit putih lebih cepat daripada menggunakan skincare.

“Pada dasarnya tindakan medis seperti laser akan lebih cepat mencerahkan dibandingkan penggunaan skincare. Meskipun begitu, laser pun umumnya baru optimal setelah dua minggu. Penggunaan skincare paling cepat sekitar 30 hari baru tampak hasil,” sambung Dokter Arini.

Bagaimana Cara Merawat Kulit Putih?

Bagaimana Cara Merawat Kulit Putih | | Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini
Foto: www.canva.com

Memiliki kulit putih tentu memerlukan perawatan agar meminimalisir kerusakan pada kulit.

Berdasarkan Fitzpatrick, kulit putih termasuk ke dalam klasifikasi fenotipe 1 dan 2. Menurut Dokter Arini, terdapat risiko yang didapat oleh pemilik kulit putih, yakni :

  • Kerusakan akibat sinar matahari, terutama sunburn atau kulit terbakar
  • Penuaan kulit akibat paparan sinar matahari
  • Melanoma dan kanker kulit lainnya

Untuk itu, beliau memberikan tips untuk melindungi kulit tipe 1 dan 2, yakni :

  • Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih.
  • Batasi paparan sinar matahari dan cari tempat berteduh setiap kali berada di bawah sinar matahari.
  • Kenakan topi dengan pinggiran lebar untuk melindungi kepala dan wajah.
  • Kenakan kacamata hitam anti UV.
  • Kenakan pakaian pelindung dengan peringkat UPF 30 atau lebih tinggi jika berencana untuk berada di bawah sinar matahari langsung untuk waktu yang lama.

Adakah Efek Samping Memutihkan Kulit?

Dengan melakukan perawatan baik menggunakan skincare ataupun dengan tindakan medis, tentu saja terdapat efek samping dalam memutihkan kulit.

Berikut merupakan bahan yang sering digunakan sebagai bahan pemutih kulit dan efek sampingnya:

cara agar kulit putih permanen

Apakah Aman Melakukan Suntik Putih?

cara agar kulit putih permanen
Foto: www.freepik.com

Sering kali orang melakukan suntik putih sebagai jalan pintas sebagai cara agar kulit putih permanen. Namun, hal tersebut justru dapat membahayakan kesehatan.

“FDA belum menyetujui obat suntik apapun untuk memutihkan atau mencerahkan kulit. Selain potensi bahaya dari produk itu sendiri, praktik injeksi yang tidak tepat atau tidak aman dapat menularkan penyakit, menyebabkan infeksi, dan mengakibatkan cedera serius.” tekannya.

“Oleh karena itu, pastikan apabila kamu ingin mencoba suntik atau infus untuk mencerahkan kulit, lakukan dengan dokter yang kompeten pada bidangnya,” ucap Dokter Arini.

Apakah Aman Mengonsumsi Suplemen Pemutih Kulit?

Apakah Aman Mengonsumsi Suplemen Pemutih Kulit | | Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini
Foto: www.freepik.com

Berbeda dari suntik putih, mengonsumsi suplemen pemutih ternyata boleh dilakukan.

“Jenis suplemen pemutih berbeda-beda. Suplemen cukup aman digunakan adalah suplemen yang telah tersertifikasi BPOM dan diminum sesuai dengan anjuran pemakaian,” terangnya.

Menurutnya, jenis suplemen juga berbeda-beda sehingga memiliki range keamanan yang berbeda-beda. Setiap negara juga memiliki kebijaksanaan sendiri.

“Misalnya, glutathione dianggap sebagai suplemen makanan atau kesehatan di beberapa negara termasuk Filipina, Malaysia, Taiwan, dan Thailand (dijual bebas), sementara itu dianggap sebagai agen farmasi (obat) di Korea, Jepang, dan Republik Rakyat Cina,” jelasnya.

Lebih lanjut, dokter Arini mengingatkan untuk menghindari suplemen yang tidak tersertifikasi BPOM.

“Suplemen yang tidak tersertifikasi sering kali mengandung steroid di dalamnya, kemudian dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius,” beliau mengingatkan.

Pada kulit konsumsi suplemen pemutih yang mengandung steroid tinggi dapat menimbulkan:

  • stretchmarks
  • pertumbuhan bulu berlebihan pada kulit
  • kulit menjadi tipis dan pembuluh darah kulit semakin terlihat jelas.

“Beberapa dari akibat steroid ini juga bersifat permanen,” sambungnya.

Adakah Asupan Lain untuk Membuat Kulit Menjadi Putih?

cara agar kulit putih permanen
Foto: www.canva.com

Untuk mendapatkan kulit putih, tentu tidak hanya berfokus pada skincare atau tindakan medis, namun perlu adanya asupan lain.

“Berbagai vitamin dan antioksidan dapat membuat kulit menjadi lebih cerah, misalnya vitamin C dan glutathione,” ucap dokter Arini.

Kesimpulan

Merawat Kulit | | Adakah Cara Agar Kulit Putih Secara Permanen? Baca Dulu Penjelasan Ahli Ini
Foto: www.canva.com

Sebelum melakukan berbagai perawatan untuk membuat kulit menjadi putih, Dokter Arini menegaskan bahwa kulit putih bukanlah standar kecantikan dari seseorang ataupun menjadi standar kulit sehat.

“Setiap orang memiliki perbedaan jenis kulit berdasarkan ras. Sebagai konsumen kita harus bijaksana dan cerdas dalam menentukan standar kecantikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa kecil kemungkinan pemilik kulit yang lebih gelap dapat berubah warna kulitnya.

“Pada dasarnya seseorang dengan tipe warna kulit Fitzpatrick 5, sawo matang, hampir tidak mungkin untuk mengubah warna kulitnya menjadi seperti kaukasian dengan tipe warna kulit Ftizpatrick 1, dengan krim apapun yang dijual bebas,” jelasnya.

Dokter Arini juga berpesan untuk merawat kulit yang telah diberikan oleh Tuhan.

“Apalah artinya memiliki kulit putih namun tidak sehat? Banyak teman-teman kita yang memiliki penyakit dan masalah kulit yang serius,” beliau mengingatkan.

“Untuk teman-teman yang berkulit sehat, jangan merusak kesehatan kulit hanya demi tren kecantikan sesaat. Selalu bersyukur memiliki kulit sehat dan mari jaga kesehatannya terus,” tutupnya.