Ada Bunga Matahari di Rumah? Wajib Cek Kehebatan dan Manfaatnya

bunga matahari
Foto: www.freepik.com

Bunga berwarna kuning cerah ini pasti sudah tidak asing lagi bagi sebagian banyak orang, yup bunga matahari. Salah satu tanaman hias yang bisa kamu letakkan di pekarangan rumah ini ternyata memiliki beragam manfaat bagi tubuh.

Biji bunga matahari atau yang biasa kamu kenal dengan kuaci ini mengandung vitamin, mineral, dan lemak yang berlimpah. Kabar baiknya, kamu bisa mengonsumsinya dengan mudah, baik itu secara langsung atau mencampurkannya dengan roti dan salad.

Apa Itu Biji Bunga Matahari?

Foto: www.freepik.com

Sesungguhnya, biji bunga matahari adalah buah dari tanaman bunga matahari atau yang memiliki nama latin Helianthus annuus. Dalam satu tangkai bunga matahari bisa mengandung hingga 2000 biji. Untuk itu tanaman berwarna kuning cerah ini terbagi menjadi dua, yakni ditanam untuk biji yang dapat diolah dan dikonsumsi, sementara lainnya adalah ditanam untuk dibudidayakan.

Mungkin sebagian orang belum mengetahui bahwa kuaci alias camilan favorit yang dibungkus dengan cangkang bergaris hitam-putih ini berasal dari bunga matahari. Makanan kesukaan Hamtaro tersebut memiliki rasa yang menyerupai kacang namun memiliki rasa yang lembut.

Dalam 1 ons (30 gram) biji bunga matahari, mengandung 163 kalori dan 1,5 gram lemak jenuh. Selain itu, terdapat kandungan lemak tak jenuh ganda sebanyak 9,2 gram dan 2,7 gram lemak tak jenuh tunggal. Dalam ¼ cangkir biji bunga matahari yang dipanggang kering juga memiliki 5,5 gram protein, 6,5 gram karbohidrat, serta 3 gram serat.

Tidak hanya itu, terdapat nutrisi lain seperti vitamin E, niacin, vitamin B6, folat, asam pantotenat, zat besi, magnesium, seng, tembaga, mangan, dan selenium yang ada dalam buah dari tanaman hias ini. Biji bunga matahari juga merupakan sumber manfaat yang baik, termasuk kandungan asam fenolik dan flavonoid yang bisa berfungsi sebagai antioksidan.

Apa Manfaat dari Biji Bunga Matahari?

bunga matahari
Foto: www.freepik.com

Berkat kandungan yang beragam tersebut, makanan yang digemari Hamtaro ini dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.

Peradangan

Peradangan parah merupakan salah satu faktor risiko dari banyak penyakit kronis. Misalnya peningkatan kadar penanda inflamasi protein C-reaktif dalam darah yang sering dikaitkan dengan risiko  penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Namun kandungan vitamin E yang ada dalam biji bunga matahari dapat membantu menurunkan kadar protein C-reaktif. Tak hanya itu, flavonoid dan senyawa lainnya yang ada dalam bunga matahari juga dapat membantu peradangan.

Mengurangi tekanan darah

Senyawa yang ada dalam kuaci dapat membantu pembuluh darah terasa lebih rileks dan menurunkan tekanan darah. Hal ini terjadi berkat kandungan magnesium yang ada dalam biji bunga matahari. Kandungan asam lemak tak jenuh, terutama asam linoleat juga dapat membuat senyawa seperti hormon yang bisa melemaskan pembuluh darah, serta membantu menurunkan kolesterol.

Penurunan gula darah

Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 30 gram biji bunga matahari setiap hari ternyata dapat mengurangi gula darah puasa sekitar 10% dalam enam bulan. Efek penurunan gula darah ini mungkin disebabkan oleh asam klorogenat yang ada dalam tanaman hias tersebut.

Dalam penelitian juga membuktikan bahwa menambahkan seed sunflower , ke makanan seperti roti, ternyata dapat membantu mengurangi efek karbohidrat pada gula darah.

Antioksidan

Salah satu manfaat dari biji bunga matahari yang telah diolah menjadi minyak ternyata bisa berdampak baik untuk kulit. Hal ini berkat kandungan vitamin E atau antioksidan yang bisa membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan radikal bebas. Sehingga meminimalisir penuaan dini dan mencegah kerutan yang bisa memengaruhi penampilan wajah.

Non-komedogenik

Minyak biji kuaci memiliki daya serap yang tinggi sehingga tidak menyumbat pori-pori wajah. Produk non-komedogenik ini juga bisa digunakan pada semua jenis kulit, mulai dari kering hingga sensitif.

Melindungi kulit

Dalam sebuah studi membuktikan bahwa minyak bunga berwarna kuning cerah ini jika dioleskan secara topikal pada kulit ternyata secara efektif dapat meningkatkan hidrasi kulit dan menjaga integritas lapisan luar kulit.

Bagaimana Cara Menggunakan Biji Bunga Matahari?

Foto: www.freepik.com

Buah dari bunga matahari bisa dikonsumsi secara langsung atau ditambahkan ke dalam makanan lainnya. Akan tetapi biji ini juga bisa diolah menjadi minyak yang dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan kulit.

Makanan

Makanan favorit Hamtaro yakni kuaci, bisa kamu konsumsi secara langsung dengan memecahkan cangkangnya yang berwarna hitam-putih lalu memakan benihnya. Bahkan di pasaran telah beredar biji bunga matahari yang telah dikupas, sehingga akan lebih praktis untuk dimakan.

Selain itu, kamu juga bisa mencampurkannya ke dalam makanan lain, seperti salad sayuran hijau, sereal, yoghurt, atau roti.

Kulit

Biji yang telah diolah menjadi minyak ini bisa kamu oleskan secara langsung ke kulit atau menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung seed sunflower oil. Ketika mengoleskan minyak pada area wajah, pastikan untuk tidak mengenai mata karena dapat menyebabkan penglihatan kabur untuk sementara waktu.

Apakah Biji Bunga Matahari Aman Untuk Digunakan?

bunga matahari
Foto: www.pexels.com

Meski biji bunga matahari memiliki beragam manfaat bagi tubuh, namun ternyata terdapat beberapa kerugian, yakni:

Tingginya kalori dan natrium

Dalam 30 gram kuaci, terkandung kalori yang relatif tinggi yakni sebanyak 163 kalori. Selain itu, terkadang sebagian orang akan mengisap cangkang yang memberikan rasa asin. Namun tanpa disadari, cangkang tersebut biasanya dilapisi dengan lebih dari 2500 mg natrium per ¼ cangkir.

Penyumbatan feses

Mengonsumsi makanan ini dalam jumlah yang besar secara sekaligus terkadang dapat mengakibatkan penyumbatan feses, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Ketika secara tidak sengaja menelan cangkangnya, hal ini juga bisa meningkatkan kemungkinan impaksi feses atau kesulitan buang air besar karena cangkang tersebut tidak dapat dicerna oleh tubuh.

Alergi

Meski jarang terjadi, akan tetapi mengonsumsi kuaci ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi mulai dari asma, pembengkakan mulit, gatal pada mulut, demam, atau ruam kulit. Sementara pada minyak dari bunga berwarna kuning ini juga dapat menimbulkan sejumlah reaksi pada pemilik kulit yang sangat sensitif.

Untuk itu jangan lupa melakukan uji coba sebelum mengoleskan seed sunflower oil, pada wajah atau bagian kulit lainnya yang sensitif.

Produk Rekomendasi

Berikut produk perawatan wajah yang mengandung minyak bunga yang berwarna kuning cerah ini.

Innisfree Extreme UV Protection Cream 100 High Protection SPF 50+ PA+++

Krim tabir surya ini dapat melindungi wajah ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan. Berkat kandungan ekstrak bunga matahari yang dikombinasikan dengan teh hijau Jeju, membuat produk ini bisa bekerja dengan maksimal melawan radikal bebas.

Nuxe Reve de Miel Ultra Comforting Night Face Cream

Kaya akan nutrisi yang berasal dari bahan-bahan alami seperti madu, ekstrak bunga matahari, argan oil, serta vitamin E, membuat produk ini memiliki beragam manfaat bagi wajah. Mulai dari menenangkan kulit bermasalah, meregenerasi sel kulit mati, serta melindungi kulit wajah dari paparan debu dan kotoran.

Kiehl’s Daily Reviving Concentrate

Produk ini dapat bekerja dengan maksimal untuk memperkuat pertahanan dan menjaga kulit agar terlihat lebih muda dan tampak cerah. Perlindungan antioksidan yang diberikan pada Kiehl’s Daily Reviving Concentrate ternyata berasal dari campuran minyak alami, termasuk akar jahe, bunga matahari, dan pohon tamanu.

Nacific Fresh Herb Origin Serum

Diperkaya dengan antioksidan yang diperoleh dari lidah buaya dan seed sunflower oil, membuat serum wajah ini dapat meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah munculnya keriput pada wajah. Selain itu, fungsi produk ini juga dapat menyeimbangkan produksi minyak, melembapkan, dan meratakan warna kulit wajah.