Berita Bagus: Studi Mengungkapkan Angka Kematian Kanker Kulit Menurun Drastis

melanoma
Foto: www.unsplash.com

Siapa di sini yang sedang sangat ingin mendengar kabar baik? LIMONE bisa melihat ada banyak suara yang mengatakan “aku, aku, aku”. Wajar sih, dengan berita COVID-19 yang semakin hari membuat gundah, kita semua memang membutuhkan kabar baik. Begini kabar baiknya: menurut sebuah analisa data melanoma dari tahun 1980an, ditemukan bahwa jumlah kematian akibat melanoma drastis dalam beberapa tahun belakangan. Bahkan para peneliti dari New York University dan Harvard University yang menganalisa data ini menyimpulkan angka kematian tahunan melanoma mencapai rekor terendah! Apa penyebabnya?

Apa Hasil Penemuan Studi Ini?

Menurut para ilmuwan, salah satu penyebab penurunan ini adalah 10 perawatan kanker kulit baru yang terbukti efektif menyembuhkan pasien-pasien dengan kondisi ini. David Polsky, M.D., Ph.D, salah satu penulis penelitian ini mengatakan bahwa, “terapi ini sekarang dianggap sebagai tulang punggung bagaimana menangani kanker ini.”

Memang sih, data ini menggunakan data orang Amerika, tapi tetap saja kabar menggembirakan bagi dunia. Menurut data ini, sejak 1986, kematian yang disebabkan oleh metastatik melanoma di Amerika naik terus sampai 2013, dengan peningkatkan sebesar 7,5%. Akan tetapi, antara 2013 dan 2016, terjadi penurunan sebesar 18% untuk kematian akibat metastatik melanoma.

Penurunan ini sifatnya sangat signifikan, apalagi jika dibandingkan dengan angka kematian akibat tipe kanker lain. Dan tidak hanya itu berita baiknya: cara pengobatan terbaru ini lebih nyaman dibandingkan kemoterapi.

Apa Penyebab dan Pencegahan Melanoma?

Belum diketahui penyebab pasti melanoma. Meski memang sepertinya faktor genetik, usia dan jenis kelamin dianggap sebagai penyumbang risiko. Kanker ini biasanya diderita oleh orang kulit putih, dan risiko terkena semakin meningkat seiring bertambah usia. Akan tetapi, mereka yang sering terpapar sinar UV dari matahari, atau tanning beds—juga bisa berisiko mengalami kanker kulit.

Adakah yang bisa dilakukan untuk mencegahnya? Pertama-tama, seperti yang didengungkan oleh banyak dermatolog, hindari terpapar sinar UV. Lalu, jika mendapati ada perubahan kulit yang aneh, hubungi dokter. Pencegahan dan deteksi awal akan membuat kanker ini memberikan hasil yang baik. Selain itu, gunakan SPF setiap hari.

Selanjutnya: Cek rekomendasi tabir surya terbaik.

podcast button