Seberapa Sering Orang Bohong di Online Dating?

Foto: www.freepik.com

Siapa di sini yang pernah punya pengalaman kopi darat dan ternyata orang yang ditemui tidak sesuai dengan yang digambarkan di profilnya? Di dunia maya dia menuliskan: “tinggi 180 cm,” tapi di dunia nyata, ternyata lebih tinggi/ lebih pendek (pilih salah satu)! Ah! Sebenarnya seberapa sering sih, orang berbohong di online dating?

David Markowitz, seorang ilmuwan tingkah laku dan asisten profesor dari University of Oregon, menuliskan di publikasi Time bahwa menurut studi laki-laki cenderung melebih-lebihkan tinggi badan dan tidak berkata jujur soal pekerjaan mereka. Sementara perempuan? Berat badan dan cenderung mencantumkan foto yang samar-samar!

Akan tetapi, menurutnya tidak hanya itu saja yang seringkali “ditutupi” oleh para pengguna online dating. Dari penelitian yang dilakukan oleh Markowitz dan rekannya, Jeff Hancock, hal lain yang sering menjadi bahan ketidakjujuran adalah sesuatu yang disebut “butler lies.” Artinya, mereka menghindari berkomunikasi tanpa sepenuhnya memutuskan tali silahturahmi. Misalnya, kamu menuliskan, ‘sori, nggak bisa menerima telepon karena baterai habis’, padahal ponselmu baik-baik saja! Kamu hanya tidak ingin mengobrol dengannya!

Butler lies tidak berarti seseorang memiliki kepribadian buruk. Malah bisa membantu kamu terhindar dari yang namanya jebakan kencan, yakni terlihat sangat putus asa dan selalu siap sedia setiap saat,” tulisnya.

Dan kenapa sih, tidak jujur kecil-kecilan juga ada manfaatnya? Pasalnya, “bisa membuat kita terlihat mencolok di antara jutaan pengguna online dating, dan pada saat yang bersamaan juga jujur tentang diri sendiri,” jelasnya.

Intinya sih, jangan terlalu banyak bohong. Apalagi jika yang kamu cari adalah pemberi tulang rusuk, belahan jiwa, atau jodoh seumur hidup. Jika kita jujur dan hanya berbohong sedikit, itu artinya “kamu berpikir bahwa pihak lain juga jujur,” paparnya. Akan tetapi jika kamu sedang mencari cinta dan bohong untuk mendapatkannya, bisa jadi itu karena “kamu berpikir pihak lain juga sedang berbohong.” Aha!

Kesimpulannya, menurut Markowitz, “berbohong sedikit untuk cinta itu normal, dan kita melakukannya karena ada tujuannya—bukan hanya karena kita bisa.”

Jadi, seberapa jujur profil online dating-mu? Ohya, saat mencari pasangan, pastikan dia memiliki karakter ini, ya!

podcast button