Super Penasaran: Berapa Banyak Telur yang Boleh Dimakan Setiap Hari?

berapa banyak telur
Foto: www.rawpixel.com

Berkat social distancing dan bekerja dari rumah, pilihan menu makanan tiap hari ehmm… apa-saja-yang-penting-kenyang. Bahkan mungkin bisa dibilang cenderung monoton: nasi dan lauk ala kadarnya, mi instan (dengan berbagai rasa), dan pastinya telur. Ah, telur, siapa sih, yang tidak suka telur? (LIMONE sangat bersimpati untuk kamu yang tidak bisa makan telur karena satu dan lain hal.) Telur sangat serbaguna dan bisa dimasak dengan ala apapun. Balado, semur, ceplok, orak-arik, egg benedict (jika sedang ingin bergaya ala chef), hingga hanya telur rebus (ketika tidak ada energi atau mood untuk masak). Plus, anak kecil juga suka (penyelamat buat para ibu yang kehabisan ide mau masak apa)! Namun, pertanyaannya: berapa banyak telur yang aman dikonsumsi per hari? Ini penjelasannya.

Mengapa Telur Memiliki Reputasi “Buruk”?

Bertahun-tahun lalu, nasihat yang kita dengar adalah: sebaiknya jangan mengonsumsi lebih dari satu atau dua telur per minggu. Mengapa? “Alasannya kandungan kolesterol yang tinggi pada kuning telur—kira-kira 200mg per telur. Sementara waktu itu anjuran asupan kolesterol adalah tidak melebih 300mg per hari,” kata Howard LeWine, M.D, kepada publikasi Harvard Health Publishing.

Apakah saran tersebut masih valid?

LeWine menjelaskan bahwa penelitian yang lebih baru menemukan kolesterol makanan memiliki pengaruh yang sedikit terhadap total level darah dan kolesterol LDL yang dianggap buruk.

Alih-alih yang berasal dari makanan (kolesterol di dalam telur, misalnya), sebenarnya lemak jenuh-lah yang meningkatkan level kolesterol darah.

Seandainya kamu belum tahu, “sebagian besar kolesterol di dalam tubuh tidak berasal dari diet, tapi dihasilkan oleh hati. Dan lemak jenuh di dalam makanan bisa menyebabkan hati memproduksi lebih banyak kolesterol,” jelas LeWine.

Berapa Banyak Telur yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

Jadi, apakah ini artinya bagi nasib telur dalam menu makanan kita? Berapa banyak telur yang aman dimakan?

“Meski studi-studi baru masih belum memberikan jawaban pasti, rata-rata orang sehat kemungkinan tidak akan mengalami bahaya jika makan sampai tujuh telur per minggu,” kata LeWine.

Pasalnya, telur itu makanan sehat. Kalori dan kandungan lemak jenuhnya cenderung rendah? √. Kaya vitamin, protein dan mineral? √√. Selain itu, “telur juga mengandung nutrien, seperti lutein dan zeaxanthin, yang bagus untuk mata, serta choline, yang membantu kesehatan otak dan sistem saraf,” jelasnya.

Ini artinya, konsumsi telur (hampir setiap hari) aman. Phew.

Well, jadi silakan nikmati telur balado (hari ini) dan telur ceplok (besok). Namun, perlu diingat bahwa jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu—sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang asupan telur harian yang tepat untukmu.

Selanjutnya: Jika kamu memiliki kesulitan mendorong anak untuk mengonsumsi makanan sehat, memperlihatkan tayangan ini bisa menjadi solusi.