Merasa Pusing dan Sensasi Berputar? Kenali Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

bahaya vertigo
Foto: www.pexels.com

Pernah mengalami pusing dan merasa sekelilingmu berputar? Jika kondisi ini sering terjadi maka kemungkinan besar kamu mengalami vertigo. Tidak jarang, bahaya vertigo sering diabaikan oleh beberapa orang.

Simak artikel ini sampai habis untuk mengetahui gejala dan cara mengatasinya dengan benar.

Apa Itu Vertigo?

bahaya vertigo
Foto: www.canva.com

Vertigo merupakan kondisi saat mengalami pusing dan merasa tubuh atau sekelilingnya berputar. Sensasi berputar ini terkadang membuat keseimbangan tubuh perlahan menjadi hilang, sehingga tak jarang kamu jadi mudah goyah dan sulit untuk berdiri.

Pusing dan sakit kepala yang dirasakan juga sering kali membuat penderitanya mengalami mual, muntah, hingga keluar keringat berlebih.

Biasanya, gejala dari vertigo akan bisa dirasakan selama kurang lebih satu menit. Namun dalam kasus penyakit Meniere, kondisi tersebut dapat berlangsung selama lebih dari 20 menit.

Sedangkan bahaya vertigo yang disebabkan karena migraine dapat terjadi selama beberapa menit hingga berjam-jam.

Jenis-jenis Vertigo

Foto: www.canva.com

Sesungguhnya, sensasi berputar yang dibarengi dengan perasaan sakit kepala ini dibagi menjadi dua jenis, yakni:

Vertigo periferal

Jenis vertigo periferal merupakan yang paling umum terjadi. Biasanya disebabkan karena beberapa hal, salah satunya terdapat masalah pada bagian telinga dalam atau area saraf vestibular yang mengontrol keseimbangan.

Gejala yang terkadang dikaitkan dengan vertigo:

  • kehilangan pendengaran pada satu telinga,
  • adanya suara dengingan di telinga,
  • kesulitan untuk memfokuskan mata,
  • kehilangan keseimbangan.

Berikut beberapa penyebab vertigo periferal:

Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)

BPPV merupakan bentuk paling umum dari vertigo periferal. Biasanya ditandai dengan serangan vertigo yang singkat dan dipicu dari perubahan posisi kepala yang terjadi secara tiba-tiba. Seperti saat harus bangun secara tiba-tiba dari tidur.

Labirintitis

Labirintitis merupakan sebuah kondisi di mana kamu merasa seperti sedang bergerak padahal kenyataannya tidak. Hal ini disebabkan karena terjadinya infeksi telinga di bagian dalam yang bertugas untuk mengontrol keseimbangan dan pendengaran.

Penyakit ini sering terjadi bersamaan dengan gejala lain seperti demam dan sakit telinga. Selain itu, penyakit virus seperti flu juga terkadang sering menyebabkan infeksi tersebut.

Vestibular neuritis

Vertigo jenis ini biasanya ditandai dengan serangan yang mendadak dan dapat menyebabkan tubuh kliyengan, sakit telinga, mual, dan muntah. Ini terjadi karena adanya peradangan di bagian saraf telinga yang terhubung langsung dengan otak.

Penyakit Meniere

Salah satu penyakit langka ini terjadi pada bagian telinga dalam. Meski jarang dialami, namun gejalanya bisa menyebabkan vertigo yang sangat parah.

Salah satu tandanya seperti kehilangan fungsi pendengaran selama kurun waktu tertentu yang dibarengi dengan mual dan muntah yang hebat.

Vertigo sentral

Sementara jenis vertigo sentral umumnya terjadi karena ada masalah pada bagian otak. Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap penyakit ini adalah otak kecil atau cerebellum. Hal ini juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi yang berbeda mulai dari:

  • pukulan,
  • tumor otak yang menyerang otak kecil sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi gerakan tubuh,
  • migrain atau sakit kepala sebelah yang disertai rasa nyeri,
  • cedera otak traumatis,
  • infeksi,
  • sklerosis ganda atau multiple sclerosis, gangguan sinyal saraf yang terjadi akibat kesalahan sistem kekebalan tubuh.

Bahaya Vertigo

bahaya vertigo
Foto: www.canva.com

Meski sebagian orang sering kali mengabaikan penyakit ini, namun terdapat bahaya vertigo yang bisa dialami oleh penderitanya seperti:

Terganggunya aktivitas

Tak jarang, bahaya vertigo juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi jika penyakit ini muncul secara tiba-tiba yang mana dapat menyebabkan mu menjadi kehilangan keseimbangan dan sulit untuk berdiri.

Kehilangan keseimbangan

Bahaya vertigo yang kemungkinan dapat langsung dialami oleh penderitanya adalah kehilangan keseimbangan yang membuatnya bisa terjatuh.

Sebab saat ia mengalami pusing dan merasa sekelilingnya berputar, maka secara tidak langsung juga dapat menurunkan keseimbangan tubuh secara perlahan. Sehingga tak jarang kamu jadi mudah goyah dan sulit untuk berdiri.

Mengganggu pendengaran

Jika penyebab penyakit ini disebabkan karena infeksi telinga di bagian dalam, tak jarang hal ini juga bisa mengganggu fungsi pendengaran. Mulai dari telinga berdenging, penurunan kemampuan dengar, hingga hilangnya pendengaran dalam waktu tertentu.

Meningkatkan risiko kecelakaan

Karena sering kali muncul secara mendadak, mungkin saja sensasi berputar ini dapat kamu rasakan saat mengendarai kendaraan. Sehingga bahaya vertigo ini bisa meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara.

Cara Mengobati Vertigo

Foto: www.unsplash.com

Untuk mengatasi penyakit ini, maka kamu perlu mengetahui penyebab pastinya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara:

Melakukan maneuver epley

Teknik yang satu ini dapat dilakukan untuk meredakan gejala benign paroxysmal positional vertigo (BPPV). Nantinya pengobatan tersebut dapat membantu menggantikan kristal kanalit atau partikel kecil yang dapat menyebabkan vertigo yang ada di saluran telinga bagian dalam.

Mengonsumsi obat-obatan

Meclizine merupakan obat antihistamin yang bisa digunakan untuk mengobati gejala mual, muntah, pusing yang disebabkan karena mabuk perjalanan atau vertigo. Akan tetapi pada lansia, obat ini dapat menyebabkan penurunan ingatan bahkan amnesia.

Aktivitas fisik

Ternyata melakukan olahraga dapat membantu meringankan gejala vertigo. Terdapat beberapa gerakan yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan tubuh.

Latihan-latihan ini mirip dengan yang digunakan dalam terapi rehabilitasi vestibular (VRT). Yang mana diperlukan adanya pembiasaan yang berfokus untuk meningkatkan kontrol gerakan mata dan latihan keseimbangan.

Penggunaan minyak esensial

Minyak aromaterapi seperti lavender juga diduga dapat membantu mengurangi pusing dan mual. Akan tetapi masih diperlukan banyak penelitian demi membuktikan efektivitas dari penggunaan minyak atsiri yang satu ini untuk penderita vertigo.

Namun jika kamu mengalami vertigo yang parah, sangat disarankan untuk menghubungi tenaga profesional untuk mendapatkan tips mengobati penyakit tersebut.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Sesungguhnya, vertigo dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi, migrain, cedera, dan beberapa kondisi kesehatan lainnya.

Meski sering kali diabaikan, namun terdapat bahaya vertigo yang bisa dirasakan oleh penderitanya. Untuk itu sangat disarankan untuk mengatasinya dengan segera.

Terdapat berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mengobati vertigo. Akan tetapi pastikan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya dengan tepat.