13 Buku Yang Akan Mengajarkan Kita dan Anak Tentang Toleransi

arti toleransi
Foto: Istimewa

Punya resolusi tahun baru ingin menjadi pribadi yang lebih toleran? Kamu bisa lho, mempelajari arti toleransi dan mendapatkan inspirasi dari buku.

Tidak hanya untuk orang dewasa, buku untuk anak-anak juga ada. Yuk, cek 13 rekomendasi buku yang bisa kamu gunakan lebih mengenal arti toleransi dan bisa menghargai orang lain.  

To Kill a Mockingbird | Harper Lee

arti toleransi
Foto: www.goodreads.com

Jem dan Scout berhasil mempelajari arti toleransi dari sang ayah, Atticus Finch, yang merupakan seorang pengacara. Sebab, ayahnya ini dikenal dengan sosok yang membela keadilan dan selalu menolak adanya diskriminasi rasial. Di lingkungan mereka tinggal, kebanyakan warganya menganggap bahwa orang kulit putih lebih mulia dibanding orang kulit hitam.

Saat Atticus membela Tom Robinson, seorang kulit hitam yang dituduh memperkosa perempuan berkulit putih, ia pun dihujat habis-habisan oleh tetangganya. Namun hal tersebut tidak membuat Atticus menyerah dan tetap menegakkan keadilan. Dengan jalan ceritanya yang sangat menarik, novel ini memenangkan Pulitzer Award di tahun 1961.

Eleanor & Park | Rainbow Rowell

Foto: www.amazon.com

Eleanor harus menaiki bus untuk tiba di sekolah barunya. Namun tidak ada yang mau memberi kursi pada seorang gadis yang memiliki rambut merah menyala dengan postur tubuh yang gemuk itu. Untungnya ada Park yang merasa iba dan memberikan tempat duduk untuknya.

Akan tetapi mereka berdua tidak pernah berkomunikasi setiap harinya, Park dan Eleanor sibuk dengan dunianya sendiri. Sampai suatu ketika, Park memergoki Eleanor yang ikut membaca komik yang sedang dibacanya. Sejak saat itu, Park selalu menaruh tumpukan komik di kursi yang biasa ditempati Eleanor di bus.

I am Malala | Malala Yousafzai

arti toleransi
Foto: www.goodreads.com

Faktanya, kita tidak bisa memilih tempat kelahiran, begitu juga dengan Malala. Ia tidak bisa menolak untuk lahir dalam keluarga yang sangat sederhana di Pakistan. Saat ia lahir, para tetangga merasa simpati terhadap ibunya, karena melahirkan anak perempuan yang tidak bisa meneruskan nama keluarga.

Namun ayahnya berkata bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang setara, termasuk dalam pendidikan. Ia pun ingin memperjuangkan hal tersebut. Sayangnya, Malala harus berjuang hidup di antara perang dan kekerasan.

Girl with a White Dog | Anne Booth

Foto: www.goodreads.com

Saat ingatan nenek Jessie mulai berkurang dan mulai mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal,  gadis itu pun merasa takut kepadanya. Namun tiba-tiba sang nenek membawa anak anjing jenis Alsatian putih yang diberi nama Snowy.

Berkat peristiwa itu, akhirnya Jessie berniat untuk mencari tahu tentang masa lalu neneknya, yang tidak pernah diketahui oleh siapa pun di keluarganya.

The Invisible Boy | Trudy Ludwig

arti toleransi
Foto: www.goodreads.com

Brian sebenarnya anak yang baik, tetapi ia sangat pendiam dan tidak banyak membuat keributan di kelas, sehingga laki-laki ini sering dianggap tidak terlihat. Ia juga tidak pernah diajak untuk bermain sepak bola bahkan tidak diundang ke pesta ulang tahun.

Dalam bukunya, Trudy Ludwig berusaha untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa sangat menyakitkan menjadi anak yang selalu tersisihkan dari segalanya.

Kitu, Kucing Kecil Bersuara Ganjil | Sekar Sosronegoro

Foto: www.idwriters.com

Hanya satu keinginan Kitu ketika pindah ke rumah Cita, yakni bisa bermain dengan kucing-kucing tetangga. Namun kucing kecil ini memiliki suara yang tak sama dengan kucing lainnya, sehingga akan tampak berbeda.

Kisah Kitu pun dapat membantu kita untuk mengajarkan arti toleransi pada anak. Dengan ceritanya yang menarik dan dilengkapi dengan ilustrasi, anak pun dapat menerima dan menghormati perbedaan yang ada di sekitarnya.

Zero Tolerance | Claudia Mills

arti toleransi
Foto: www.goodreads.com

Menjadi siswa yang teladan dan sempurna memang sangat lekat dengan kepribadian Sierra Shepard. Sayangnya keadaan menjadi berbeda setelah siswa kelas tujuh ini tidak sengaja membawa tas makan siang ibunya, yang mana terdapat pisau di dalamnya.

Karena taat akan aturan, Sierra pun menyerahkan pisau tersebut ke ruang guru.

Namun sang kepala sekolah justru menjatuhkan hukuman skorsing dan merencanakan sidang untuk mengeluarkannya. Dengan alasan aturan sekolah yang tidak memperkenankan adanya senjata tajam.

The Sneetches and Other Stories | Dr. Seuss

Foto: www.goodreads.com

Sneetches merupakan makhluk mirip burung kuning yang beberapa di antaranya memiliki bintang hijau di perutnya, yang disebut dengan Star-Belly Sneetches. Mereka pun merasa memiliki tingkatan tertinggi dan mulai mendiskriminasi sekaligus menghindari Plain-Belly Sneetches.

Terdiri dari empat cerita yang terpisah, yakni “The Sneetches”, “The Zax”, “Too Many Daves”, dan “What Was I Scared Of?”. Hampir semua buku yang ditulis oleh Dr. Seuss ini menceritakan tentang arti toleransi, keragaman, dan kompromi.

The Story of Ferdinand | Munro Leaf

arti toleransi
Foto: www.amazon.com

Biasanya banteng menjadi hewan yang dianggap berbahaya dan tampak agresif, sehingga membuat beberapa orang menjadi takut. Namun berbeda dengan sosok Ferdinand, ia memiliki penampilan yang seram namun tidak ingin melakukan apa pun, selain duduk dan mencium bunga setiap harinya.

Namun, semuanya menjadi berbeda saat seekor lebah menghampirinya dan disusul dengan beberapa pria yang memberinya tawaran untuk menjadi sosok bintang.

Wonder | R.J. Palacio

Foto: www.amazon.uk

August (Auggie) Pullman terlahir dengan kondisi wajah yang berbeda, hingga akhirnya ia tidak pernah pergi ke sekolah normal. Namun secara tiba-tiba, sang ibu memintanya untuk masuk ke sekolah umum. Menurut kedua orang tuanya, ini sudah saatnya untuk Auggie mengenal lingkungan luar.

Namun sayang, tidak ada orang yang mau duduk di sampingnya. Padahal Auggie merupakan anak yang sederhana, baik dan cerdas. Ia dianggap oleh keluarganya sebagai matahari.

Sylvester and the Magic Pebble | William Steig

arti toleransi
Foto: www.amazon.com

Sylvester begitu panik saat ia harus menghadapi seekor singa. Untuk itu, ia memegang sebuah batu yang ternyata dapat mengubahnya menjadi kerikil. Karena kejadian itu, akhirnya ia tidak dapat dikenali oleh semua orang, termasuk ayah dan ibunya.

Selama 30 tahun keledai ini putus asa dan berharap ada seseorang yang dapat menemukan dirinya. Malangny, ia sulit untuk memberi tahu semua orang bahwa ia masih hidup, dan orang tuanya pun mengira bahwa putra kesayangan mereka telah meninggal.

Number the Stars | Lois Lowry

Foto: www.goodreads.com

Di tahun 1943, Jerman telah menduduki Denmark dan muncul sebuah peringatan bahwa semua orang keturunan Yahudi akan dievakuasi.

Karena hal tersebut, Ellen Rosen yang seorang Yahudi harus tinggal di kediaman Annemarie, tetangga sekaligus sahabatnya. Dengan berusaha melindungi sahabatnya, Annemarie pun berusaha melawan rasa takut dan melawan tentara Nazi.

Goblinheart | Brett Axel

Foto: www.goodreads.com

Julep seharusnya tumbuh menjadi peri, namun ia merasa bahwa tubuhnya ini menyerupai goblin. Saat pelatihan, Julep pun lebih memilih bergabung dengan para goblin.

Para tetua suku pun terkejut ketika mendapati Jule merawat akar pohon, namun akhirnya mereka memutuskan untuk mengizinkan Julep yang ingin mencoba menjadi goblin.

Dengan penuh usaha, Julep pun membuat sepasang sarung tangan yang dilengapi dengan cakar batu, serta rompi yang akan menyembunyikan sayapnya. Ia pun mulai diterima sebagai goblin oleh suku tersebut.