13 Film Tentang Teori Konspirasi yang Akan Membuat Otakmu Pecah

arti konspirasi
Foto: Istimewa

Ketika mendengar arti konspirasi, sebagian orang mulai memikirkan beberapa teori di luar ilmu pengetahuan umum. Demi menghibur, tak jarang kebanyakan orang juga membuat realita alternatif yang sering disebut dengan teori konspirasi.

Umumnya, film pun menjadi salah satu wadah untuk menyampaikan keresahan dari sang sutradara atau penulis naskah. Biasanya, tontonan dengan tema konspirasi akan menggambarkan sosok orang baik yang melawan orang jahat. Tertarik dengan segala sesuatu yang berbau konspirasi dan arti faktanya? Berikut 13 rekomendasi film yang wajib ditonton.

The Conspirator (2010)

arti konspirasi
Foto: www.imdb.com

Frederic Aiken (James McAvoy) merupakan seorang pengacara yang terkenal dengan sifat idealisnya. Ia diminta untuk menjadi pembela dari Mary Surratt (Robin Wright), satu-satunya wanita yang dituduh terlibat dalam perencanaan pembunuhan presiden beserta jajarannya.

Padahal Surratt hanyalah seorang pemilik rumah yang digunakan oleh orang-orang yang merencanakan pembunuhan tersebut. Aiken pun sadar bahwa Surratt sesungguhnya tidak terlibat dari kejadian ini, bahkan ia juga berpikir bahwa wanita tersebut hanya dijadikan korban agar pelaku sebenarnya bisa meloloskan diri.

Syriana (2005)

Foto: www.imdb.com

Sesungguhnya, film yang mengajarkan arti konspirasi ini terdiri dari empat cerita yang saling berhubungan. Pangeran Nasir (Alexander Siddig) mengundang  Bryan Woodman (Matt Damon) untuk menjadi penasehat ekonominya. Ia ingin melepaskan ketergantungan pada AS serta berharap untuk menjadi emir (gelar bangsawan yang paling tinggi) dan menggantikan posisi ayahnya.

Sayangnya, sang ayah justru memilih adiknya yang dianggap Nasir tidak mampu mengurus negara. Akhirnya, laki-laki ini pun berniat untuk melakukan kudeta militer.

Frost/Nixon (2008)

arti konspirasi
Foto: www.imdb.com

Film biografi ini disutradarai oleh Ron Howard yang menceritakan tentang pengunduran diri dari Presiden Richard Nixon (Frank Langella) yang meninggalkan gedung putih. Sementera itu, seorang jurnalis bernama David Frost (Michael Sheen) pernah melakukan wawnacara dengan Richard Nixon. Ia percaya bahwa wawancara tersebut bisa mengubah cerita masa pemerintahan Nixon.

Ia pun membujuk produsernya, John Birt (Matthew Macfadyen), untuk bertemu dengan Nixon. Mereka bertekad mendorong Nixon agar mengakui skandal Watergate yang menggegerkan Amerika Serikat pada 1972.

The Constant Gardener (2005)

Foto: www.imdb.com

Justin Quayle (Ralph Fiennes) adalah seorang diplomat Inggris yang ditugaskan untuk mengunjungi kawasan Kenya Utara. Saat itu, ia harus meninggalkan istrinya Tessa Quayle (Racher Weisz), seorang aktivis lingkungan dan HAM yang tengah mengandung.

Karena iba melihat penderitaan rakyat Kenya yang hidup di bawah garis kemiskinan, dan menyimpan kecurigaan terkait konspirasi jahat yang dilakukan oleh sebuah perusahaan besar, Tessa pun melakukan investigasi bersama rekan aktivis lainnya. Sayangnya, Kedutaan Besar Inggris di Kenya menganggap perilaku Tessa dapat mengancam kepentingan politik.

The Insider (1999)

arti konspirasi
Foto: www.imdb.com

Film yang menceritakan arti konspirasi ini diadaptasi dari sebuah buku berjudul The Man Who Knew Too Much karya Marie Brenner. Film ini menceritakan tentang Jeffrey Wigand (Russell Crowe), seorang mantan eksekutif dari perusahaan tembakau Brown & WIilliamson (B&W), yang menjadi salah satu perusahaan tembakau raksasa di Amerika.

Setelah mengetahui seluk beluk perusahaan dan menyadari bahwa perusahaan tersebut melakukan kecurangan, ia pun mengundurkan diri. Mendengar hal tersebut, Lowell Bergman (Al Pacino) pun tertarik untuk mewawancarai Wigand.

Angels & Demon (2009)

Foto: www.imdb.com

Beberapa perwakilan dari Gereja Vatikan mulai mendatangi Robert Langdon (Tom Hanks). Mereka ingin meminta bantuan Langdon untuk mengungkap pembunuh dari Paus. Hal ini disebabkan karena pembunuhan yang terjadi pada Paus dapat mengancam kestabilan dan keamanan gereja.

Setelah diselidiki, ternyata pembunuh tersebut merupakan anggota iluminati yang berniat untuk mengancam dan membunuh empat calon penerus Paus yang telah mereka culik.

The Big Short (2015)

arti konspirasi
Foto: www.imdb.com

Dr. Michael Burry (Christian Bale) menyadari bahwa tidak lama lagi, krisis finansial akan melanda Amerika Serikat. Hal tersebut pun mendorongnya untuk mengajukan credit default swap, sebuah investasi yang masih dipandang rendah saat itu.

Meski orang-orang meragukan Michael, namun untungnya terdapat beberapa orang yang percaya dengan sistem tersebut. Di antaranya adalah Jared Vennet (Ryan Gosling) dan Mark Baum (Steve Carell), serta dua investor muda yakni Charlie Geller (John Margaro) dan Jamiie Shipley (Finn Wittrock).

JFK (1991)

Foto: www.imdb.com

Seorang pengacara bernama Garrison (Kevin Costner) menyakini bahwa ada sesuatu yang lebih besar, atau konspirasi di balik tewasnya Presiden John F. Kennedy. Ia pun melakukan investigasi dengan menyelidiki satu-persatu orang yang diduga menjadi dalang.

Tak hanya itu, Garrison juga berhasil menemukan beberapa saksi kunci, salah satunya David Ferrie (Joe Pesci), tentara bayaran yang tengah hidup di pengasingan. Menurut Ferrie, terdapat andil CIA (Badan Intelejen Pusat Amerika) dalam pembunuhan tersebut. Namun, nasib malang menimpa Ferrie, ia tewas setelah memberikan informasi kepada Garrison.

All the President’s Men (1976)

arti konspirasi
Foto: www.imdb.com

Film dengan tema arti konspirasi ini diangkat dari kisah nyata perjuangan dua orang wartawan yang membongkar rahasia Presiden Amerika. Carl Bernstein (Dustin Hoffman) dan Bob Woodward (Robert Redford) mulai mengumpulkan data-data terkait perilaku Nixon.

Menurut bukti-bukti yang didapatkan dari para narasumber, Presiden Amerika ini terlibat dalam skandal Watergate, di mana ia melakukan berbagai cara kotor untuk memantau gerak-gerik dari partai saingannya. Hal itu ia lakukan demi terpilih kembali menjadi presiden pada periode kedua.

Wag the Dog (1997)

Foto: www.imdb.com

Film berdurasi 95 menit ini menceritakan tentang Conrad Brean (Robert De Niro), yang sedang menyusun sebuah skenario rekayasa isu. Tujuannya, untuk menutupi skandal seks yang dilakukan oleh presiden. Ia dibantu oleh Stanley Moss (Dustin Hoffman), seorang produser yang memberikan ide untuk mempublikasikan rekaman rekayasa terkait krisis Albania.

Setelah berhasil membuat perhatian publik beralih pada krisis Albania, tiba-tiba skenario yang disusun berubah. Hal ini disebabkan karena presiden merasa khawatir atas keterlibatan CIA terkait pencarian informasi dan data rekaman dari peristiwa krisis tersebut.   

Enemy of The State (1998)

arti konspirasi
Foto: www.imdb.com

Robert Clayton (Will Smith) secara tidak sengaja menemukan sebuah bukti video pembunuhan. Meski ia tidak mengerti dengan apa yang terjadi sesungguhnya, namun kondisi ini membuat Robert terlibat dalam masalah yang cukup besar.

Untungnya, seorang agen intelejen bernama Edward “Brill” Lyle (Gene Hackman) bersedia membantu Robert, dan membuktikan bahwa pria tersebut tidak bersalah. Tak hanya itu, Brill juga berupaya untuk menguak dalang di balik kejadian pembunuhan ini.

The Bourne Identity (2002)

Foto: www.imdb.com

Film pertama dari serial Bourne yang terkait dengan arti konspirasi ini mengisahkan tentang Jason Bourne (Matt Damon) yang mengalami hilang ingatan karena amnesia retrograde. Bourne ditemukan tidak sadarkan diri dengan dua luka tembak di punggungnya. Ia hanya memiliki satu petunjuk, yakni nomor rekening kotak deposit yang ada di dalam sebuah proyektor kecil.

Saat membuka deposit box tersebut, Bourne diburu oleh CIA. Setelah diselidiki, ternyata dulunya Bourne merupakan utusan CIA yang gagal membunuh diktator Afrika bernama Wombosi (Adewale Akinnuoye-Agbaje).

Da Vinci Code (2006)

arti konspirasi
Foto: www.imdb.com

Disutradarai oleh Ron Howard, film ini diadaptasi dari novel dengan judul serupa karya Dan Brown. Robert Langdon (Tom Hanks) merupakan seorang ahli simbol yang bekerja di Harvard University. Suatu hari, ia diminta untuk memecahkan kode yang dibuat oleh Sauniere (Jean-Pierre Marielle) sebelum meninggal.

Dalam penyelidikannya, ia dibantu dengan Sophie Neveu (Audrey Tautou) yang merupakan ahli bahasa kuno. Lama-kelamaan, Langdon menemukan fakta bahwa terdapat hubungan antara Sauniere dengan lukisan terkenal Monalisa karya Da Vinci.