Ingin Lebih Konsisten di Tahun 2022? Coba Baca 13 Rekomendasi Buku Ini

arti konsisten
Foto: Istimewa

Berusaha untuk menjalankan segala sesuatu secara terus-menerus memang menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Namun seperti kata pepatah, tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Jika kamu ingin berusaha untuk menerapkannya, berikut ini 13 rekomendasi buku yang dapat mengajarkan arti konsisten dengan cerita yang tidak akan membuatmu bosan.

The Help | Kathryn Stockett

arti konsisten
Foto: www.goodreads.com

Aibeleen merupakan seorang pengasuh kulit hitam yang secara konsisten bekerja pada keluarga kulit putih. Ia memilih untuk fokus mengasuh para bayi dan ketika bayi-bayi itu menginjak usia anak-anak, maka ia akan berpindah ke keluarga kulit putih yang lain.

Meski sering kali mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari majikannya, namun Aibeleen tetap menanamkan sikap dan sifat baik pada setiap bayi yang diasuhnya.

The Kite Runner | Khaled Hosseini

arti konsisten
Foto: www.kobo.com

Kisah tentang persaudaraan, pengkhianatan, serta penyesalan hadir dalam buku yang satu ini. Amir dan Hassan merupakan dua orang anak Afganistan yang berbeda kasta.

Amir merupakan kaum Pasthun yang dianggap sebagai tuan, sedangkan Hassan berasal dari kaum Hazara yang tidak lebih dari seorang pelayan.

Namun perbedaan itu terasa tidak memengaruhi persahabatan mereka. Bahkan Hassan sangat menyayangi Amir, sahabat sekaligus tuannya itu. Ia selalu mengejar layang-layang untuk Amir, mendengarkan Amir membacakan cerita, dan meyakini bahwa Amir bisa menjadi penulis hebat di masa depan.

1984 | George Orwell

Foto: www.goodreads.com

Sepanjang hidupnya, Winston tetap berusaha menerapkan arti konsisten dengan menjadi warga negara yang mematuhi setiap aturan yang ada. Meski di lubuk hatinya ia tidak terima dengan kediktatoran yang ada di negaranya, namun Winston tidak berani untuk melakukan perlawanan secara terang-terangan.

Negara yang ia tinggali memiliki kekuasaan yang mutlak, bahkan sejarah pun ditulis ulang sesuai dengan kehendak Partai. Buku karya George Orwell ini merupakan satire tajam yang seluruh kehidupan masyarakatnya dikendalikan oleh negara.

Pride and Prejudice | Jane Austen

arti konsisten
Foto: www.goodreads.com

Lizzie adalah gadis yang cerdas, teguh, dan pemberani. Sebagai anak kedua dari Mrs. Bennet, ia pun tidak luput dari rencana perjodohan.

Suatu ketika, datang sebuah lamaran dari Mr. Darcy yang ternyata sudah jatuh cinta terhadap Lizzie. Namun lelaki itu berkata bahwa keluarga Bennet tidak setara dengannya. Mendengar hal tersebut, Lizzie merasa harga dirinya terluka.

Sementara Mr. Darcy merasa terkejut karena lamarannya ditolak. Ia pun berusaha untuk memperbaiki diri dan berusaha mendalami keluarga Bennet. Tak berhenti sampai di situ, lelaki ini pun berusaha mengaplikasikan arti konsisten demi merebut hati Lizzie.

To Kill a Mockingbird | Harper Lee

arti konsisten
Foto: www.goodreads.com

Atticus Finch berusaha mengajarkan arti konsisten kepada anak-anaknya. Ia adalah seorang pengacara yang hidup di lingkungan yang penuh dengan diskriminasi rasial, ketidakadilan, dan kebencian.

Saat dihina oleh warga sekitar karena telah membela Tom Robinson, kulit hitam yang dituduh memperkosa perempuan kulit putih, Atticus tetap berupaya untuk menegakkan keadilan.

Sebab Atticus yakin bahwa Tom Robinson tidak bersalah. Atticus juga menolak untuk membenci orang-orang yang telah membencinya. Soalnya, di dalam hati laki-laki ini hanya ada cinta, kebenaran, dan keadilan.

A Thousand Splendid Suns | Khaled Hosseini

Foto: www.goodreads.com

Rasanya, penderitaan Mariam tidak kunjung berakhir. Setelah ditinggal ibunya bunuh diri, gadis ini terpaksa harus hidup bersama sang ayahnya, Jalil, serta ketiga istri sahnya.

Bagi Mariam, tinggal bersama mereka seperti diasingkan seumur hidup. Sementara bagi ketiga istri Jalil, Mariam merupakan aib keluarga yang harus ditutupi.

Ketiga istri Jalil pun berusaha menikahkan Mariam dengan Rasheed, seorang duda. Meski awalnya gadis ini mendambakan pernikahan yang bahagia, namun lambat laun Rasheed justru sering berbuat kasar kepadanya. Apalagi setelah Mariam yang berkali-kali mengalami keguguran.

Animal Farm | George Orwell

Foto: www.goodreads.com

Seekor babi tua bernama Major mengumpulkan para binatang lain untuk menceritakan mimpinya. Ia juga merenungkan bahwa hidup sebagai binatang penuh dengan kesengsaraan.

Major pun mengutarakan keinginannya untuk melakukan pemberontakan terhadap manusia dan ingin menciptakan dunia yang mana binatang akan berkuasa atas dirinya sendiri.

Siapa sangka, pemberontakan pun benar-benar terjadi. Hingga akhirnya menimbulkan perpecahan dan menciptakan kasta pada binatang. Padahal awalnya mereka semua menolak untuk mengikuti gaya hidup seperti manusia.

The Giver | Lois Lowry

arti konsisten
Foto: www.goodreads.com

Jonas adalah seorang anak laki-laki berusia 12 tahun. Kehidupannya sangatlah sempurna, sebab terdapat peraturan yang telah diterapkan oleh komite di tempatnya tinggal.

Secara konsisten, komite selalu memutuskan apa pekerjan yang cocok untuk diberikan pada anak-anak yang telah berusia 12 tahun.

Tetapi saat hari pengumuman tiba, nama Jonas tidak kunjung disebutkan. Ternyata ia ditugaskan untuk sebuah pekerjaan yang mulia, yakni menjadi seorang Penerima Ingatan.

The Grapes of Wrath | John Steinbeck

Foto: www.goodreads.com

Diterbitkan tahun 1939, buku klasik Amerika ini menceritakan tentang keluarga petani yang diusir dari rumah mereka sendiri.

Hal ini disebabkan karena terjadinya kekeringan yang menyebabkan keluarga Joads mengalami kesulitan ekonomi. Bersama dengan buruh tani lainnya, Joads pun mencoba peruntungan untuk mengunjungi California.

Buku karya John Steinbeck ini ternyata mendapatkan banyak kritikan. Terutama dari petani California yang menganggap bahwa adanya ketidaksesuaian terhadap cerita yang digambarkan oleh Steinbeck.

Bahkan, mereka mengecam bahwa buku tersebut merupakan sebuah kebohongan dan menamakannya sebagai propaganda komunis.

The Giving Tree | Shel Silverstein

Foto: www.goodreads.com

Siapa sangka sikap dari pohon apel dapat memberikan pemahaman terkait arti konsisten kepada para pembacanya.

Kisah dimulai dari seorang alak laki-laki yang datang menghampiri pohon apel, ia mengumpulkan daun dari pohon tersebut dan merangkainya menjadi mahkota. Sang pohon pun merasa bahagia dan sangat menyayangi anak tersebut.

Kehangatan ini berhenti hingga sang anak tumbuh menjadi seorang remaja. Ia sibuk dengan kehidupannya dan jarang mengunjungi pohon.

Meski begitu, pohon apel selalu memberikan yang terbaik pada pria tersebut. Sang pohon menyuruhnya untuk menjual buah apel, membuat rumah menggunakan dahannya, hingga batang pohonnya yang digunakan untuk membuat perahu.

Life of Pie | Yann Martel

arti konsisten
Foto: www.goodreads.com

Seorang pemuda India bernama Pi, harus terombang-ambing di tengah Samudra Pasifik bersama seekor harimau.

Meski awalnya terbesit keinginan untuk menyerah, namun lama-kelamaan ia dan harimau tersebut merasa saling membutuhkan. Soalnya secara konsisten Pi selalu memberikan makanan dan air kepada harimau.

Sementara Pi membutuhkan harimau tersebut untuk mengingatkan keberadaan dirinya sendiri. Persahabatan yang terjalin antara Pi dan harimau tersebut semakin kental. Apalagi saat ada kapal yang sama sekali tidak melihat keberadaan mereka.

A Tree Grows in Brooklyn | Betty Smith

arti konsisten
Foto: www.amazon.co.uk

Di sebuah pemukiman miskin, tumbuh sebatang pohon besar yang kuat dan tahan terhadap berbagai cuaca. Karena hal tersebut, beberapa orang pun menyebutnya sebagai pohon surga.

Francie Nolan, seorang anak perempuan ini sering menghabiskan waktunya di dekat pohon tersebut.

Selama ini, keluarga Fancie, yang merupakan imigran di kota Brooklyn harus diselimuti dengan kemiskinan. Namun ibu dan ayahnya berusaha untuk memberikan pendidikan bagi anak-anaknya agar bisa keluar dari lingkup kemiskinan.

The Glass Casyle | Jeannette Walls

Foto: www.goodreads.com

Rasanya, masa kecil Jeannette tidak seindah anak-anak lainnya. Meski ia memiliki keluarga yang utuh, ayah, ibu, dan adik, tetapi ia merasa tidak bahagia.

Mereka harus berpindah-pindah tempat tinggal dari satu bangunan kosong ke bangunan kosong lainnya. Tak berhenti sampai di situ, Jeannette dan adik-adiknya harus mengurus diri mereka sendiri sejak kecil.

Sebab, sang ibu dan ayah justru menghindari kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai orang tua.

Dengan tekad yang kuat, Jeannette akhirnya berusaha untuk keluar dari kemiskinan dan rasa lapar. Bersama dengan sang adik, gadis ini pun berniat mencari kehidupan baru di New York.