Ternyata, Baju Kotor Pasangan Bisa Membuat Tidurmu Lebih Nyenyak

baju pasangan
Foto: www.gettyimages.com

Apakah tidurmu akhir-akhir ini tidak nyenyak? Mungkin penyebabnya dengkuran atau kebiasaan tidur pasangan yang aneh bin ajaib? Ternyata, ada jalan tengahnya jika kamu ingin tidur nyenyak tapi pasangan tetap ada di sebelahmu: tidur dengan bajunya. Sebuah studi menyimpulkan bahwa baju pasangan sama efeknya dengan dosis malam melatonin. FYI, melatonin adalah sebuah suplemen yang biasanya digunakan untuk membantu tubuh untuk tidur.

Bagaimana Penelitian Mendapatkan Kesimpulan Ini?

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti dari Universitas British Columbia mengamati data tidur dari 155 partisipan. Setiap peserta ini diberikan dua kaus yang identik untuk digunakan sebagai sarung bantal. Satu dari kaus tersebut adalah milik pasangan romantisnya, dan satunya lagi milik orang asing atau belum pernah dipakai sama sekali. Akan tetapi, para partisipan tidak tahu fakta ini.

Ohya, seandainya kamu penasaran dengan aroma kaus itu… bayangkan jika sebuah kaus dipakai selama 24 jam. Si pemakai tidak boleh memakai deodoran atau produk pengharum lainnya. Tidak boleh merokok, olahraga atau mengonsumsi makanan tertentu yang bisa mengubah hawa tubuh mereka. Lalu, sebelum studi dilakukan kaus tersebut dibekukan untuk menjaga aroma unik. Yep, aromanya se-“istimewa” itu.

Dua hari berturut-turut para partisipan tidur dengan kaus tersebut. Dan setiap paginya mereka dminta untuk mengisi kuesioner tentang seberapa segar perasaan mereka setelah bangun. Tidak hanya itu, aktivitas dan gerakan selama tidur mereka juga diobservasi oleh monitor.

Dan Apa Kesimpulan Studi Ini?

Hasilnya? Muntah atau eneg dari aromanya. Aroma di kaus ternyata malah membuat mereka tidur nyenyak. “Penemuan kami memberikan bukti baru bahwa tidur hanya dengan aroma pasangan bisa meningkatkan efisiensi tidur,” kata Marlise Hofer, penulis utama studi ini. Peningkatan ini mencapai lebih dari dua persen. Di samping itu, gerakan bolak-balik saat tidur pun berkurang saat tidur ditemani kaus tersebut. “Padahal mereka tidak tahu aroma tubuh siapa yang sedang mereka cium,” kata Frances Chen, salah satu penulis lain studi tersebut.

Ah, alam bawah sadar sepertinya lebih tahu. Artinya, menghirup aroma pasangan—bahkan ketika mereka tidak ada di sebelahmu—membuatmu lebih aman, nyaman dan rileks.

Hasil penelitian ini mendorong para ilmuwan ini untuk segera melakukan studi yang mirip. Yakni, menginvestigasi apakah aroma orangtua bisa meningkatkan kualitas tidur bayi. Well, sembari menunggu hasil studi ini, yang pasti jangan cuci dulu baju kotor si dia. Apalagi jika dia akan bepergian dalam waktu dekat.

Tidak hanya baju pasangan yang memberikan efek positif bagi hidup hidup. Ternyata, Jika pasanganmu orang yang optimis, maka kamu akan menjadi … (klik di sini).

podcast button