Ini Alasan Mengapa Kamu Bermimpi Buruk

Foto: www.unsplash.com

Mimpi apa kamu semalam? Dikejar orang gila? Atau, di alam mimpi teman baikmu memotong rambut yang kamu jaga dengan keamanan 24/7 (baca: rajin pakai masker dan keramas)? Apa pun mimpi buruk yang kamu dapatkan akhir-akhir ini, sepertinya para ilmuwan memiliki jawaban kenapa kamu mengalami mimpi buruk saat tidur. Yakni, otakmu sedang mempersiapkan dirimu untuk menghadapi kesulitan di dunia nyata.

Kesimpulan Ini Dihasilkan Setelah…

Kesimpulan ini didapatkan oleh para peneliti dari Sleep and Cognition Laboratory di Department of Basic Neurosciences di Universitas Jenewa.

Bagaimana kesimpulan tersebut bisa dihasilkan? Seperti yang dilaporkan Metro, pada 18 partisipan, para peneliti mimpi menggunakan sebuah teknik yang disebut high-density electroencephalography (EEG). Ini artinya, beberapa elektroda ditempatkan di batok kepala untuk mengukur aktivitas otak saat sedang tidur. Para partisipan ini dibangunkan beberapa kali selama malam hari dan diminta menceritakan mimpi mereka. “Kami terutama tertarik pada rasa takut: area mana pada otak yang aktif ketika kita mengalami mimpi buruk,” kata Lampros Perogamvros, peneliti dari lembaga tersebut.

Foto: www.pnas.org

Ternyata, ada bagian tertentu pada otak yang bertanggung jawab atas terjadinya mimpi buruk dan teraktivasi pada saat kita mengalami mimpi tersebut. Terutama, ada dua area di otak yang terimplikasi saat mengalami mimpi buruk: bagian insula dan cingulate cortex. Dan kedua bagian ini, juga aktif ketika kita merasa takut di dunia nyata.

Bedanya, level aktivasi kedua bagian tersebut meningkat saat mimpi buruk, tapi berkurang saat kita mengalami ketakutan di dunia nyata.

Ini Manfaat Mimpi Buruk

Jadi, apa arti penelitian ini? Penemuan ini membuat ilmuwan menyimpulkan bahwa “mimpi membantu kita bereaksi lebih baik saat mengalami situasi-situas yang menakutkan.” Dengan kata lain, jika kamu mengalami mimpi buruk, bisa jadi itu adalah cara otak untuk mempersiapkan diri dari kesulitan-kesulitan sehari-hari. Plus, mempersiapkanmu secara psikis untuk menghadapi rasa takutmu.

Tidak hanya itu, hasil penelitian ini juga diharapkan bisa membantu menghasilkan metode terapi yang bisa menolong orang-orang yang mengalami anxiety.

Ini artinya, jika di kehidupan nyata, temanmu tiba-tiba mengambil gunting dan ingin memotong rambutmu—otakmu sudah tahu apa yang harus kamu lakukan. Yakni, jangan takut, tetap kalem, dan katakan tidak dengan tegas. Lagian teman baik mana sih, yang akan memotong rambutmu tiba-tiba tanpa diminta atau alasan yang jelas? Sementara apabila di kehidupan nyata kamu dikejar orang gila… kamu tahu ‘kan yang harus dilakukan? Yep, lari dan sembunyi. Lalu, jangan lupa pesan gojek online.

Untuk menghindari mimpi mendapatkan komentar negatif di media sosial, kamu perlu tahu panduan bijak ini.